[LIBURAN LOKAL] Floating Market-Dusun Bambu-Boemi Joglo

Picture 008

Pagi-pagi, papa saya sudah rapi dan mengajak cucunya keliling daerah hotel 🙂

Sebelum kami beranjak meninggalkan hotel, sarapan telah tersedia dan kami bisa menyantapnya di dalam kamar atau pun di ruang makan yang telah disediakan.

Picture 017

Beberapa tempat wisata yang akan kami tuju hari ini adalah Floating Market dan Dusun Bambu.

Sampai di floating market tepat saat jam buka memang menyenangkan karena belum ramai dan yang paling menarik bagi #D1 adalah Taman Minatur Kereta Api! Sedangkan saya yang sedang hamil memilih duduk-duduk sambil menikmati angin bertiup 🙂

20150411_100014-1

20150411_104626

Taman Miniatur Kereta Api and look at his face!

Taman Miniatur Kereta Api and look at his face!

Lain kali saya akan posting terpisah mengenai Floating Market, perjalanan dilanjutkan ke Dusun Bambu.

Setibanya kami di Dusun Bambu ternyata sudah ramai dan mulai gerimis 😦

Dengan menggunakan mobil yang berkeliling kami diantar ke dalam lokasi Dusun Bambu yang terdiri dari beberapa area. Saya juga akan posting terpisah mengenai Dusun Bambu ini.

Picture 023

sebagian lahan yang masih hijau

naik mobil menuju area dusun bambu

naik mobil menuju area dusun bambu

Karena banyaknya pengunjung dan kami harus antri cukup lama untuk bisa makan di Lutung Kasarungkami memutuskan untuk berfoto-foto saja dan memilih makan di Pasar KhatulistiwaPsssst, sate ayam di sini enak! dan Anda perlu membeli voucher untuk membeli makan di sini.

tampak dalam Lutung Kasarung

tampak dalam Lutung Kasarung

Picture 035

IMG_20150413_115132

Setelah sate ayam dirasa cukup mengganjal perut, kami melanjutkan perjalanan menuju tempat menginap malam ini di Bantal Guling Guest Housetepatnya di Jl. Bukit Dago Utara II No. 20C (di sekitar belakang S2 Fisip Unpad). Kami agak kesulitan mencari lokasi penginapan ini sehingga harus berputar-putar dan begitu tiba di lokasi, kamar sempit dan ranjang banyak semut merah namun tertolong oleh staff yang ramah dan sarapan pagi yang terdiri atas beberapa pilihan. I wouldn’t come back again, sorry to say.

Malam harinya, kami beranjak ke Boemi Joglo, sebuah tempat makan yang mengusung tema Jawa dan makanan andalannya nasi liwet. Untuk mencapai Boemi Joglo, lewat saja jalan alternatif melalui arah masuk komplek Dago Highland Resort, putar arah dan kemudian belok kiri setelah melihat plang beberapa rumah makan di Dago Pakar.

Picture 039

Picture 038

Picture 037

Harga makanan standar, yang pasti kami kenyang malam ini *elus perut*

Bye for now, besok pagi suami mau nyari kue balok di pasar Dago 🙂

Postingan hari pertama bisa dibaca di sini

Day 2 Expenses:

Floating Market     Rp 85.000

Taman Miniatur KA Rp 30.000

Dusun Bambu        Rp 85.000

Sate Ayam           Rp 16.000

Warung Ma’ Mur    Rp 30.000

Guest House         Rp430.000

Total                      Rp676.000

@HoneyJT

[LIBURAN LOKAL] Jakarta-Subang-Lembang

20150411_131614

Dalam rangka liburan mid semester  anakku  yang SD dan merayakan ultah papa dan aku yang bersamaan,  kami memutuskan berlibur ke Bandung.

Perjalanan dimulai dari menjemput kedua orangtuaku di kawasan Jakarta Pusat kemudan dilanjutkan menjemput #D1 di sekolahnya dan dia terkejut sekaligus sumringah saat melihat mama saya muncul di hadapannya!

Namun, kami gak langsung meluncur ke Bandung via Subang karena  koper #D1 ternyata tertinggal di rumah! Maklumlah kami selalu melakukan segala sesuatu sendiri tanpa bantuan asisten rumah tangga sehingga wajar kalau ada yang tertinggal….. HAHAHAHAHA

Long story short, kami sampai juga di Hotel Narima, tempat  menginap satu malam. Bersyukur sekali karena penginapan ini bersih, mulai dari ranjang, bantal sampai toilet! Fasilitasnya termasuk lengkap mulai dari air panas, kulkas kecil dan kolam renang. Cukup layak mengingat jalan masuk ke dalam lingkungan hotel agak sempit, dalam dan sedikit rusak. Kami menginap di kamar dengan kapasitas empat orang dewasa dengan dua ranjang king size!

Picture 016

Picture 015

Picture 006

Mengetahui ada kolam renang, #D1 memutuskan untuk bermain air walaupun cuaca cukup berangin dan air kolam terasa dingin 😀

20150410_172151-1

Kegiatan selanjutnya, kami makan malam di Mandarin, sebuah chinese food resto yang selalu jadi langganan keluarga besar suami aku setiap kali main ke Lembang.

Perut kenyang hati senang, kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Besok kami akan pindah hotel ke daerah Dago, let’s packing!

Expenses:

  • Hotel                   Rp 550.000
  • Jajan di perjalanan Rp   50.000
  • Makan malam        Rp  280.000
  • BBM                    Rp  250.000
  • Tol                      Rp   30.000

TOTAL                           Rp1.160.000

Perjalanan hari kedua kami dapat dibaca di sini sedangkan hari ketiga bisa dibaca di sini

@HoneyJT

The Spa Experience

20141101_124608

Kalian tentunya sudah tahu dong logo hotel apakah foto di atas? Benar, logo hotel bintang 4-5 yang terletak di Kuningan, Ritz Carlton.

Aku berkesempatan menikmati spa mewah di sana sebagai hadiah kemenangan atas kontes Cosmopolitan FM di Instagram 🙂

Saat memasuki ruangan spa yang diiringi musik lembut membuat aku rileks ditambah lagi dengan staf yang sangat helpful dan ramah 🙂

20141101_123952

Ruangan spa sangat luas, salah satu dinding dilapisi dengan cermin yang buat aku selalu ngaca 😀

Long story short, aku sangat menikmati sesi spa yang menyenangkan dengan terapis handal dan terampil. Seketika hilang rasa penat dan aku siap untuk menjalani sisa hari! Setelah selesai sesi spa, aku diberikan minuman jahe hangat yang nikmat 🙂

20141101_124339And, here I am… Feeling fresh after the spa experience at Ritz Carlton 🙂

20141101_124142

Thank you Cosmopolitan FM and Ritz Carlton!

@HoneyJT

Love In Pink

IMG-20141105-WA0001

Aku bergabung dengan Pink Shimmerinc sejak 2011 dan tidak terasa sudah tiga tahun Pink Shimmerinc mengubah hidup banyak orang.

Pink Shimmerinc merupakan komunitas yang dibentuk oleh Dinda Nawangwulan, seorang survivor kanker payudara bersama dengan mendiang suaminya Alexander Abimanyu yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memeriksa kesehatan payudara dan mendukung penderita kanker khususnya kanker payudara.

Oktober 2014, Pink Shimmerinc menggelar campaign Love In Pink selama dua hari berturut-turut disertai dengan bazaar barang selebriti di Kuningan City.

Begitu banyak pemusik yang terlibat sehingga pesan mengenai apa dan bagaimana kanker payudara dapat sampai kepada masyarakat. Dukungan penuh juga didapat dari public figure baik yang bekerja di bidang industri kreatif maupun industri lainnya.

Merupakan kehormatan bagi saya untuk dapat menjadi sukarelawan di Pink Shimmerinc dan semoga melalui komunitas ini semakin banyak penderita kanker yang menjadi survivor!

20141031_195313