CHRISYE a film by Rizal Mantovani

Kalau baca judul tulisan ini, pastinya udah tau dong siapa Chrisye itu? Chrisye, legenda pop Indonesia dengan single dan album yang hits.

Tentunya ga susah ya untuk mencari tahu siapa Chrisye, apa yang sudah dilakukannya dalam 40 tahun perjalanan karirnya… kita bisa dengan mudah melihatnya di wikipedia.

Namun, saya jadi tahu lebih banyak mengenai pribadi Almarhum Chrisye saat menonton film ini.

WhatsApp Image 2017-12-04 at 10.55.42

Press Screening, XXI Epicentrum Walk 1 Des 2017

Di awal film diceritakan tentang masa muda almarhum yang memiliki ketertarikan dalam bermusik. Ketertarikannya tersebut mengantar almarhum bergabung dengan Gipsy Band dan berkesempatan manggung selama satu tahun di New York, Amerika Serikat walau sempat ditentang oleh papinya. Pada masa itu, berkarir di bidang musik dianggap tidak memiliki masa depan yang baik makanya ditentang habis-habisan bahkan seringkali Chrisye harus masuk kedalam rumah diam-diam saat selesai manggung bersama band-nya. Tapi berhubung Chrisye pernah sakit sampai berbulan-bulan karena larangan papinya untuk bermusik, akhirnya papinya luluh juga untuk memberikan restu almarhum berkarir sebagai pemusik.

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39(1)

Dari film yang dibintangi Vino G Bastian ini,Β  saya jadi tahu betapa cupu dan kakunya almarhum saat harus berhadapan dengan mahluk yang namanya perempuan. Dan perempuan yang dipilih Chrisye, yang bisa jadi merupakan cinta pada pandangan pertamanya (kalau ini saya perlu nanya tante Yanti Noor, istri almarhum) sebagai pendamping hidupnya.

Saya juga melihat totalitas Chrisye dalam bermusik. Setiap selesai membuat lagu, single atau album, Chrisye selalu move forward. Selalu mencari sesuatu yang baru dan fresh, benar-benar memikirkan mulai dari konsep karya sampai paska produksi.

Kehidupan pribadi almarhum ditampilkan seutuhnya di film Chrisye, mulai dari keputusannya untuk menjadi mualaf sampai kegelisahan dalam hidup bersama dengan keempat anak buah pernikahan dengan Gusti Firoza Damayanti Noor yag diperankan oleh Velove Vexia. Diceritakan meskipun almarhum sudah menjadi penyanyi hebat, Chrisye masih merasa khawatir tidak bisa menafkahi keluarganya hanya dengan kemampuannya bernyanyi sehingga dia sempat memutuskan untuk berhenti menyanyi.

Melihat keadaan tersebut, Hendra Priyadi dan Jay Subyakto mendatangi Chrisye dan memberikan ide kepada almarhum untuk mengadakan konser tunggal di Jakarta Convention Centre. Konser bertajuk “Sendiri” merupakan pelopor konser tunggal musik Indonesia… keren ya!

Konser “Sendiri” yang diadakan pada 19 Agustus 1994 dengan diiringi orkestra aransemen Erwin Gutawa. Padahal, dua hari menjelang konser diadakan, almarhum sempat kehilangan suara. Tapi berkat dukungan penuh dari Erwin Gutawa dan Jay Subyakto, konser tersebut sukses diadakan. Sejak saat itu, Chrisye, Jay Subiakto dan Erwin Gutawa bersahabat hingga akhir hayatnya.

Setelah sukses dengan konser tunggalnya, lagi-lagi Chrisye merasakan kegelisahan dalam hidupnya yang berbeda dari kegelisahan sebelumnya. Perjalanan mencari jawaban atas kegelisahan spiritualnya membuat almarhumm menciptakan notasi sebuah lagu yang liriknya ditulis oleh penyair angkatan 66, Taufiq Ismail.

Ingin tahu bagaimana proses penulisan lirik “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” oleh Taufiq Ismail dan proses Chrisye melagukan lirik tersebut? Temukan jawabannya di film “Chrisye” yang akan tayang di bioskop kesayanganmu mulai 7 Desember 2017!

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39

Judul Film: Chrisye

Sutradara: Rizal Mantovani

Penulis: Alim Sudio

Produksi: MNC Pictures

Tayang: 7 Desember 2017

Genre: Drama

Pemain: Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti Noor), RaySahetapy (Ayah Chrisye), Tien Basuki (Ibu Chrisye), Fendy Chow (Joris), Teuku Rifnu Wikana (Gauri), Cholidi Asadil Alam (Surya), Roby Tremonti (Jay Subyakto), Peter Taslim (Hendra Priyadi), Andi Arsyil (Erwin Gutawa), Irsyadillah (Addie Ms), Verdi Solaiman (Aciu), Eduwart Boang Manalu (Danny), Fauzi Baadilla (Imran Amir), Ali Mensan (Sinyang), Arick Ardiansyah (Sys Ns), Ayu Dyah Pasha (Ibu Yanti), Hetty Reksoprodjo (Tante Cia), Dwi Sasono (Guruh Soekarno Putra), Fuad Idris (Taufiq Ismail), Indra Aziz (Adjie Soetama), Nabila Bintang (Nissa 11 tahun), Shaquilla Nugraha (Risty 8 tahun), Toar & Rungan (Masha & Pasha 5 tahun), Tria The Changcuters (Eddy Sud), Nenny Welch (Acin)

Terima kasih MNC Pictures dan bloggercrony untuk undangannyaΒ  πŸ™‚

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.36

*pic courtesy of Andiyani Ahmad

 

Advertisements

30 thoughts on “CHRISYE a film by Rizal Mantovani

  1. Chrisye memang sosok yang sangat luar biasa. Suaranya abadi dan hingga kini masih mudah didengar di radio maupun di youtube. Pantas sekali jika dibuat film mengenai chrisye, apalagi pemerannya cowok ganteng Vino G Bastian.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s