Natur Green Action

Kalian masih ingat kan ya ulasan saya tentang cara saya merawat kekuatan dan kesehatan rambut dengan NATUR Hair Care?

Minggu lalu, NATUR kembali mengadakan acara berupa olahraga zumba bersama dan bertemu dengan bintang tamu seperti Luna Maya (selebriti) dan Tasya Farasya (beauty influencer) di Hari Bebas Kendaraan, Minggu, 8 Juli 2018 yang bertempat di sekitar jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.

Setelah peserta melakukan registrasi ulang untuk mendapatkan kupon doorprize dan sarapan. Tersedia juga photo booth yang apabila kita membagikan inforasi mengenai acara yang sedang berlangsung, kita akan mendapatkan satu sachet shampoo NATUR.

IMG20180708072249

Tommy Dewantara selaku instruktur zumba mengajak peserta yang kebanyakan perempuan untuk bergerak bersama.

IMG20180708065320

IMG20180708065232

Setelah badan terasa segar dengan ber-zumba, duo MC Molan dan Surya mengajak Tasya Farasya untuk berbagi pengalamannya menggunakan NATUR Hair Care. Walau rambutnya hitam dan keriting, tidak ada niatan Tasya untuk mengubah penampilannya. Baginya, segala sesuatu yang NATURal merupakan pilihan terbaik, sama seperti NATUR Hair Care yang Tasya pilih untuk merawat mahkotanya.

IMG20180708073646

Sambil menunggu bintang tamu selanjutnya, yaitu Luna Maya, diadakan doorprize dengan hadiah utama water filter dari Kangaroo Healthy Home Appliances Indonesia. Awalnya, Kangaroo memasuki pasar di Vietnam dengan dua produk unggulan yaitu water filter dan water heater. Kini, Kangaroo hadir di Indonesia dengan beragam produk seperti blender, kipas angin, steam cooker dan lainnya.

IMG20180708080439

Selain itu, peserta juga dapat menukarkan botol plastik bekas sebagai aksi mendukung pelestarian lingkungan bersama NATUR serta mendapatkan sampel produk.

IMG20180708075859

Akhirnya, yang ditunggu tiba juga…. Luna Maya berbagi pengalaman menggunakan NATUR Hair Care. Ternyata model yang berbakat di dunia akting ini sudah lama menggunakan NATUR Hair Care untuk merawat rambutnya.

IMG20180708081118

Saat ini, Luna Maya sedang syuting sebuah film yang mengharuskannya memakai wig sepanjang hari yang menyebabkan rambutnya rontok. Untungnya ada NATUR Hair Care yang membantu merawat rambut panjangnya untuk tetap kuat!

Terima kasih untuk NATUR Hair Care, komunitas sahabat blogger, dan Kangaroo Indonesia atas undangannya!

Advertisements

Still Water VS Water

Hello all, I am back for more stories about my trip my adventure to Portugal!

baca cerita sebelumnya di:  Flight Across Continent part 2

Yuk kita lanjutin apa yang terjadi setelah saya akhirnya tiba di depan boarding gate G24 yang kosong!

Melihat boarding gate yang kosong, saya langsung menuju ke service counter maskapai penerbangan yang saya gunakan. Sampai di service counter, saya mendapatkan informasi bahwa pesawat sudah take off!

Dooorr!

Akhirnya saya diarahkan petugas maskapai penerbangan menuju ke ticket counter untuk informasi selanjutnya. Di daerah ticket counter sudah banyak penumpang yang mengantre, sebagian membeli tiket pesawat on the spot, sebagian lagi yang baru saja mengalami kejadian serupa dengan saya.

Yang saya rasakan saat ketinggalan pesawat adalah panik! Panik tentang koper yang terpisah dan panik akan perjalanan selanjutnya. Enggak lucu kan kalau koper saya hilang entah kemana dan saya hanya memakai baju satu-satunya di Global Finance Summit!

Padahal apabila penerbangan saya on schedule, saya bisa bertemu dengan kolega di bandara Porto, Portugal (OPO) dan bersama dengannya menuju apartemen tempat kami akan menginap. Saya juga punya kekhawatiran tentang tiket pesawat yang hangus dan bagaimana cara menuju apartemen dari bandara.

Setelah menunggu sesaat, tibalah saya di depan petugas ticketing. Saya berusaha tenang dan menyampaikan kalau saya tidak mendapatkan informasi mengenai berpindahnya boarding gate sehingga ketinggalan pesawat. Kemudian petugas ticketing memproses keluhan saya dan saya mendapatkan penerbangan selanjutnya tapi harus transit ke Frankfurt (FRA) terlebih dahulu sebelum mendarat di OPO karena itu satu-satunya penerbangan yang tersedia untuk hari itu. Saya diminta untuk memperhatikan layar monitor setibanya saya di FRA dan tiket pesawat rute terbaru diberikan secara cuma-cuma, Puji Tuhan!

Saya perlu menunggu sekitar kurang lebih 2 jam untuk boarding pada jam 10:35 dari MUC menuju FRA.Sedikit waktu yang tersisa saya gunakan untuk memotret isi bandara MUC yang menyediakan working station bersebelahan dengan playground untuk anak.

IMG20180515061453(1)IMG20180515063921(1)

Karena takut tertinggal pesawat lagi, saya memutuskan untuk menunggu dekat monitor dan melupakan sarapan pagi, sudah tidak selera. Akhirnya saya hanya membeli air minum kemasan botol, namun karena bingung dengan istilah yang tertera di kemasan, saya pun dengan mantap mengambil botol dengan keterangan “WATER”.

Kebiasaan meminum air bening dalam jumlah yang cukup membantu saya untuk tetap terhidrasi apalagi saya  punya kecenderungan memiliki kulit yang kering. Pernah lho seharian di ruangan ber-AC dan kurang minum air bening membuat saya memiliki medan listrik dan bisa “menyetrum” orang yang berdekatan dengan saya.

baca juga:  Minum Air Putih Saja Tidak Cukup!

Rasa haus yang sudah tidak tertahankan akhirnya akan terpuaskan dengan air yang baru saja saya beli. Saya pun buru-buru membuka tutup botol dan meminum air tersebut. Dan, setelah saya meminum air tersebut ada rasa soda di lidah…. wah, ternyata saya salah membeli air minum! For Your Information, di Eropa, air minum itu terdiri atas 2 varian, dengan sebutan STILL WATER dan WATER.

Bedanya, STILL WATER merupakan air bening tanpa rasa yang biasa kita minum sehari-hari. Sedangkan WATER merupakan air berkarbonasi yang biasa juga dikenal dengan sebutan sparkling water. Jadi, kalau di restoran, harus lengkap menyebut STILL WATER apabila ingin air bening saja… kalau hanya menyebut WATER, kita akan diberikan sparkling water. Mau enggak mau deh saya harus menghabiskan sprakling water tersebut, mudah-mudahan saja tidak sakit perut karena saya belum makan siang sama sekali sejak pesawat mendarat di MUC.

Sambil menunggu, saya kembali mengecek email dan ternyata saya mendapatkan email dari maskapai penerbangan bahwa boarding gate penerbangan MUC ke Porto, Portugal (OPO) berubah dikirim tepat jam 08:15. Mungkin ini juga yang membuat saya tidak membayar tiket untuk penerbangan MUC-FRA. Selain itu, penerbangan dari MUC-FRA delay padahal sampai jam 12:00 padahal saya sudah harus boarding lagi dari FRA-OPO pada jam 13:15!

Kepanikan saya ternyata belum usai karena penerbangan MUC-FRA yang delay dan apakah yang terjadi selanjutnya dengan saya? Stay tune for more stories about my trip my adventure to Portugal!

Kalau kalian, pernah mengalami ketinggalan pesawat atau enggak pernah? Kalau pernah, bagaimana kalian mengatasinya? Let’s share!

33 Degree Sky Bridge

Sebagai pekerja kantoran yang terkadang harus keluar untuk meeting dengan kolega, biasanya kita memilih restoran atau coffee shop. Kalau meeting pas jam makan siang, pilihan saya langsung jatuh ke restoran yang menyediakan lunch meeting. Tapi kalau harus meeting di jam tanggung (biasanya setelah jam makan siang atau bahkan setelah jam pulang kantor), saya sebenarnya kurang merasa sreg untuk bertemu di coffee shop.

Kenapa? Karena terkadang business meeting membicarakan hal-hal yang cukup private & confidential. Jadi, kalau bukan di coffee shop, pilihannya di mana lagi dong untuk meeting?

Kebetulan banget nih, minggu lalu saya diundang oleh 33 Degree Sky Bridge dan blogger crony untuk menghadiri jamuan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Utara. Yuk kenalan dengan 33 Degree Sky Bridge!

IMG_20180709_133146

33 Degree Sky Bridge merupakan rooftop lounge and bar yang terletak di lantai ke-33 Aston Marina Hotel, Ancol, Jakarta dengan kapasitas 250 orang. Lounge & bar ini menawarkan view yang menarik jika dibandingkan dengan rooftop lounge and bar lainnya, karena di sini pengunjung bisa menikmati dua pemandangan sekaligus, yaitu city view Jakarta Utara dan ocean view dari Teluk Jakarta.

IMG20180704160648

City View of North Jakarta

IMG20180704160456Ocean View of Jakarta Bay

Selain pemandangannya yang memanjakan mata,  area indoor 33 Degree Sky Bridge didesain dengan konsep interior bohemian style. Sedangkan di area outdoor, terdapat kursi berwarna putih yang terbuat dari rotan. Kesan dekorasi ini mengingatkan saya akan beach club yang dapat ditemui di daerah Seminyak, Bali. Pengunjung pun dapat memilih untuk ditempatkan di lounge dengan city view atau ocean view.

IMG20180704172425

IMG20180704160636

33 Degree Sky Bridge menyediakan high tea+ (high tea plus) bagi pengunjung yang dapat dinikmati mulai dari harga Rp110.000 net per orang (promo berlaku 4 Juli – 4 Agustus 2018) .

Kalian sudah familiar belum sih dengan yang dinamakan high tea? Kebiasaan meminum teh sudah dikenal bangsawan Inggris sejak tahun 1800-an yang biasa dikenal dengan sebutan afternoon tea, disajikan di antara jam 3 sore sampai jam 4 sore. Untuk menemani minum teh, dibuatlah kudapan seperti finger sandwich serta kue tart dengan ukuran kecil sehingga tidak mengenyangkan.

Nah, kalau high tea, biasanya kalangan yang meminumnya adalah para pekerja buruh pabrik. Pada masa revolusi industri di Inggris abad ke-18, banyak bermunculan pabrik. Para buruh biasanya pulang dari pabrik di antara jam 4 sore dan jam 5 sore dalam kondisi lapar. Karena budaya minum teh di Inggris yang sangat kuat, maka para buruh juga minum teh sambil makan dengan menu makanan yang mengenyangkan. Maka lahirnya istilah high tea karena memakan makanan “berat” seperti makan malam di high table (meja makan).

Setiap harinya, menu di 33 Degree Sky Bridge selalu berganti namun tetap mengutamakan menu makanan Indonesia. Ini juga yang membedakan 33 Degree Sky Bridge dari restoran high tea lainnya, menu yang disajikan terdiri atas tapas (makanan yang disajikan dalam porsi kecil) dan makanan Indonesia. Minuman yang disajikan berupa teh, kopi, jus dan ice lemon tea.

Penasaran menu high tea+ apa saja yang disajikan oleh 33 Degree Sky Bridge?

33

IMG20180704155746

IMG20180704162417

Sore itu, tapas high tea+ yang disajikan oleh 33 Degree Sky Bridge terdiri dari aneka jenis pastry, samosa, pastel, sandwich sampai aneka jenis salad mulai dari buah yang ditusuk seperti sate hingga salad pasta, pisang goreng, dan bakwan. Menu makanan Indonesia disajikan berupa nasi hijau dengan lauk orek tempe, oseng sayur, ayam goreng, irisan telur dadar dan sambal kacang. Perpaduan nasi hijau dengan lauk serta sambal kacang cocok banget di lidah saya, jadi pengen nambah terus *oops

Bagi pengunjung yang merupakan tamu menginap di Aston Marina Hotel, dapat menikmati suguhan high tea+ yang sudah siap sejak jam 16.30 dengan memanfaatkan voucher potongan harga sebesar Rp50.000. Menarik banget kan penawarannya?! Saya pun jadi tergoda untuk staycation bersama keluarga sambil menikmati high tea+ dari ketinggian.

IMG-20180705-WA0016

lagi cerita ketinggalan pesawat ke kakak Idfi

IMG-20180705-WA0008

obrolan perempuan bareng mpok Wawa

Nah, daripada kena macet ibukota yang bikin stres, mendingan mampir ke 33 Degree Sky Bridge dan dijamin obrolan bisnis pun jadi lebih menyenangkan 🙂

Terima kasih untuk 33 Degree Sky Bridge dan blogger crony untuk jamuan high tea+ yang memanjakan mata dan lidah saya 🙂

Further information:

33 Degree Sky Bridge

Address: Aston Marina Hotel, 33th floor, Jalan Lodan Raya No 2A, Ancol, Jakarta Utara

Phone: +62 21 6983 7120

Opening hours: 16:30-20:00, Wednesday to Sunday

Flight Across Continent part 2

Masih ingat kan cerita saya pada bagian pertama perjalanan ke benua Eropa?

Setelah transit yang singkat di Changi, saya akhirnya masuk pesawat menuju Munich. Saya mendapatkan kursi di sayap kanan dan menghadap jendela. Walau menghadap jendela, enggak banyak yang bisa saya lihat karena sudah malam dan memang sudah jamnya tidur di dalam pesawat.

Di sebelah saya adalah sepasang suami istri yang mau kembali ke negaranya setelah liburan ke Singapura. Saya pun enggak mau terlalu banyak ngobrol dengan mereka karena khawatir mengganggu jam istirahat mereka. Namun ada perasaan nyaman saat mengetahui penumpang di sebelah saya adalah pasutri tersebut sehingga saya bisa dengan tenang terlelap dalam tidur.

Beberapa saat setelah take off ada kudapan dan minuman yang ditawarkan pramugari. Karena merasa perut masih penuh akibat makan malam yang disuguhkan saat perjalanan CGK-SIN, saya pun memilih untuk minum saja sambil menonton film.

Singkat cerita, saya pun tertidur (sesekali terbangun-kemudian tidur lagi-lalu bangun) sampai matahari mulai menjelang yang tandanya sebentar lagi pesawat akan tiba di Bandar Udara Munchen (MUC). Melihat perubahan angkasa dari gelap menuju terang, saya pun tidak melewatkan kesempatan untuk memotret langit yang indah.

IMG20180515081645

IMG20180515093250

IMG20180515102017

Yeay! akhirnya saya sampai juga menginjakkan kaki di MUC dengan pendaratan yang mulus. Saya tiba jam 05.25 waktu setempat dan toko-toko di dalam bandara belum ada yang buka kecuali coffee shop. Namun karena letak coffee shop dengan boarding gate agak berjauhan maka saya langsung menuju gate K09 yang tercetak di boarding pass.

MUC merupakan bandara tersibuk kedua di Jerman dalam hal lalu lintas penumpang dan juga sebagai bandara tersibuk keenam di benua Eropa.

Penerbangan saya selanjutnya menuju Porto, Portugal dimulai jam 08:15 membuat saya masih bisa video call dengan keluarga mengandalkan free wifi yang tersedia di MUC. Selesai bertukar kabar dengan keluarga, saya pun langsung mengatur kamera ponsel untuk selfie dan memotret suasana di landasan terbang dengan matahari yang bersinar dengan gagahnya!

IMG20180515062034

Enggak lupa juga dong saya mengecek email dan submit beberapa pekerjaan kantor sambil menunggu waktu boarding. Jam setempat menunjukan pukul 07:30, tapi kenapa suasana depan boarding gate masih saja sepi. Ternyata memang biasanya petugas yang menjaga gate akan standby 30 menit menjelang waktu boarding.

Akhirnya waktu yang tersisa pun saya gunakan untuk membaca novel Dee Lestari yang terbaru, yaitu Aroma Karsa.

IMG20180515062751

Tanpa terasa, jam sudah menunjukkan pukul 08:10 dan ada petugas yang mulai berdatangan. Kemudian dengan pede saya menunjukkan boarding pass kepada petugas tapi melihat raut wajah si petugas… batin saya berkata ,”ada yang enggak beres nih!”

Dan, ternyata benar…. boarding gate saya berubah! dari K09 menjadi G24. Secepat kilat saya berlari menuju G24 tapi ternyata untuk menuju gate tersebut saya harus menggunakan skytrain yang artinya K09 dan G24 terletak di terminal yang berbeda. Setelah tiba di terminal yang dimaksud, saya kembali berlari secepat mungkin…. lumayan deh ya latihan lari selama ini kepake juga akhirnya untuk ngejar pesawat 🙂

Namun, saat saya tiba di depan G24, tidak ada seorang petugas pun! Juga tidak ada pesawat yang sedang parkir!

Kira-kira nih, apa yang terjadi dengan saya selanjutnya? Ikuti terus cerita saya selanjutnya tentang perjalanan ke benua Eropa untuk pertama kalinya ya!

IMG20180515063617

related article  Buat Visa Schengen Tanpa Agen Perjalanan

Day of My Flight Across Continent part 1

Finally, the day of my flight across continent is arrived! Tepat 14 Juni 2018, saya melakukan perjalanan ke Portugal (PRT) tepatnya kota Porto seorang diri. Ada rasa khawatir tapi juga excited karena saya akan menginjakkan kaki di benua Eropa yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya!

Saya memilih penerbangan dengan menggunakan maskapai Lufthansa. Mengapa memilih Lufthansa? Pertama, karena maskapai dari Indonesia dilarang terbang ke benua Eropa dengan alasan standar keselamatan. Tetapi larangan itu telah dicabut dan terhitung mulai 14 Juni 2018, maskapai nasional Indonesia diperbolehkan melayani perjalanan ke Eropa. Alasan kedua, entah kenapa saya merasa nyaman terbang pertama kali melintasi benua dengan maskapai buatan teknologi Jerman. Walaupun rute penerbangan lebih jauh dengan waktu tempuh selama kurang lebih 16-18 jam. Saya perlu transit sebanyak 2 (dua) kali yaitu di bandara Changi, Singapura (SIN) dan bandara Munchen, Jerman (MUC). Lumayan deh ya saya bisa melihat-lihat kota Munich dari atas 🙂

Setelah semua kelengkapan dokumen yang saya butuhkan mulai dari paspor, visa, travel insurance, tiket pesawat sampai uang saku dalam bentuk Euro berada di dalam tas, saya berangkat ke bandara Soekarno-Hatta (SHIA), Cengkareng pada pukul 4 sore.

read moreBuat Visa Schengen Tanpa Agen Perjalanan

Perjalanan dari rumah menuju bandara saya diantar oleh suami dan putra sulung saya. Agak menakjubkan juga karena perjalanan sangat lancar mengingat sore itu adalah Senin sore yang biasanya jalanan macet luar biasa!

Tiba di SHIA, saya melewati security gate dan ingat juga untuk meminta security check tag for luggage dari petugas bandara karena semua koper harus mendapatkan tanda aman sehingga diperbolehkan masuk kedalam pesawat. Bahkan saya melihat setiap koper setelah diperiksa dioleskan cairan khusus oleh petugas.

Saya check in di counter Singapore Airlines (SQ) dan diberitahu bahwa bagasi akan tiba bersama di Porto, Portugal tanpa perlu saya ambil setiap transit. Tapi tidak semua maskapai memberlakukan hal yang sama ya, jadi sebaiknya kamu menanyakan perihal bagasi saat check in.

Sambil menunggu boarding, saya menyempatkan untuk makan malam bersama suami dan D1 terlebih dahulu karena di tiket pesawat tidak terdapat keterangan mendapatkan makanan saat perjalanan dari SHIA ke SIN.

Waktu boarding pun tiba dan saya berpamitan serta berpisah dengan keluarga. This is it! My 1st flying solo accross the continent! Tanpa menunggu lama, saya beserta penumpang lain pun dipanggil untuk naik kedalam pesawat.

Saat naik ke pesawat, ada toddler yang tidak berhenti menangis sejak masuk pesawat bahkan semakin menjadi saat pesawat take off. Mungkin si ibu muda itu tidak tahu kalau anaknya perlu disusui atau diberi minum saat pesawat mulai terbang atau mungkin juga toddler tersebut mengalami anxiety attack.

Mendengar si toddler menangis, saya bukan merasa terganggu melainkan kasihan karena menangis itu menguras emosi dan energi. Setelah lampu indikator penggunaan sabuk pengaman dimatikan saya menghampiri ibu si toddler yang terbang hanya didampingi oleh ibunya (nenek si toddler) sambil memberikan soothing balm andalan saya. Sebenarnya, lebih tepatnya produk Daintree yang dinamakan Deep Sleep yang formulanya terdiri atas minyak atsiri penenang seperti lavender, chamomile, cedarwood, patchouli, cananga dan vetiver.

IMG_20180619_194057

Deep Sleep dari daintree bukan hanya saya gunakan saat kesulitan tidur menyerang tapi juga saat hidung mulai tersumbat hingga mengalami mood swing karena aromanya yang menenangkan. Ditambah lagi, produk ini aman untuk digunakan oleh anak karena terbuat dari bahan alami sehingga tidak menimbulkan alergi atau pun iritasi kulit. Saat dioleskan, tidak terasa sensasi hangat yang berlebihan seperti balsam orang dewasa, pokoknya nyaman banget deh!

Penumpang lain juga mencoba meredakan tangis si toddler dengan meminjamkan gawainya yang berisi video anak-anak dan perlahan tangisnya berangsur mereda.

Pesawat pun akhirnya tenang dan kru pesawat mulai berdatangan membawa makan malam, penumpang pun tidak terkecuali saya sibuk dengan makanan masing-masing. Iya, walau sudah makan sebelum boarding, saya tetap makan di pesawat karena saya memiliki first name: Always dan last name: Hungry 🙂

Pilot dari dalam kokpit pun mengumumkan bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat di Changi dan penumpang pun kembali ke kursi masing-masing memasang sabuk pengamannya.

Pendaratan pun berjalan mulus dan akhirnya setiap penumpang memilih jalan masing-masing untuk melanjutkan perjalanannya. Saya bergegas untuk mengejar penerbangan selanjutnya di terminal yang berbeda dan kembali bertemu dengan toddler yang menangis tadi saat menaiki skytrain. Ibunya hendak menyerahkan Deep Sleep kembali namun saya tolak. Ibu muda itu lebih membutuhkan Deep Sleep untuk si toddler ketimbang saya karena ternyata mereka akan berangkat ke Belanda untuk pertama kalinya. Semoga dengan Deep Sleep, si toddler bisa tenang dan nyaman selama perjalanan yang panjang.

Itu bagian pertama perjalanan Eropa saya, nantikan kelanjutannya ya 🙂

LIMA Nilai dalam Keseharian

Ingatan saya melayang ke masa kecil saat bermain permainan “Pancasila Lima Dasar”. Permainan itu butuh maksimal lima orang dengan cara ber-hom-pim-pa sambil menyebutkan hal apa yang mau disebutkan. Kemudian menghitung jari dengan menyebutkan abjad lalu setelah itu masing-masing menyebutkan hal yang disepakati dengan berawalan abjad yang dihitung tadi.

Apakah kalian juga pernah bermain Pancasila Lima Dasar?

Tepat di hari lahir Pancasila, saya bersama komunitas Sahabat Blogger dan ShopBack menonton film LIMA. Sebelum menonton saya mulai mencari tahu apakah film LIMA itu. Setelah saya membaca berita mengenai film LIMA, saya menjadi penasaran bagaimana kelima sutradara saling bekerja sama agar film tersebut dapat berkesinambungan.

maxresdefault

Ide film ini berawal dari salah satu sutradara LIMA, Lola Amaria yang kemudian mengajak keempat temannya untuk menggarap film LIMA. Lola melihat adanya krisis penghayatan Pancasila dalam masyarakat, sekaligus mengekspresikan kegelisahan dan harapan melihat Indonesia yang lebih damai pada masa yang akan datang.

Film diawali dengan cerita meninggalnya Maryam (Tri Yudiman), ibu dari tiga bersaudara, Fara (diperankan Prisia Nasution), Aryo (Yoga Pratama), dan Adi (Baskara Mahendra).

Scene dilematis dimulai ketika terjadi perdebatan mengenai jenazah ibu mereka dari sudut pandang agama masing-masing. Bahkan ada juga adegan jenazah Maryam ditolak untuk disholatkan di mesjid karena dia yang meninggal dalam posisi sebagai muslimah dikisahkan sebelumnya pernah memeluk agama Kristen. Adegan sila pertama yang diciptakan sutradara Shalahuddin Siregar ini dapat diselesaikan dengan damai.

Setelah Aryo ditinggal ibunya, dia merasa kesepian sehingga kerapkali mengenang ibunya dengan bermain piano. Saat Aryo mengunjungi toko musik, pemilik toko sempat berujar, “Kita yang memilih diam juga sama pengecutnya”, membuat Aryo berpikir mengenai bully yang terjadi di sekolahnya. Puncaknya saat Aryo mau menolong seorang pencopet ketika dia dalam perjalanan pulang ke rumah.

Rasanya, adegan sila kedua yang disutradarai oleh Tika Pramesti ini merupakan adegan yang membuat pilu karena seolah-olah nyawa manusia tidak ada harganya. Masyarakat dengan mudahnya menghukum orang yang bersalah dengan main hakim sendiri.

Adegan ini disutradarai oleh Lola Amaria diawali dengan cerita Fara yang merupakan pelatih renang mendapatkan kabar gembira kalau Indonesia dapat mengikuti ajang kompetisi internasional namun hanya satu orang yang dapat dikirim. Pemilik klub renang memaksa Fara untuk mengirim Andre yang seringkali terlambat datang untuk latihan. Sebenarnya Fara mengajukan Kevin yang lebih baik performance-nya daripada Andre namun karena Kevin seorang keturunan Tionghoa maka ditolak. Hal ini menyebabkan Fara mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pelatih renang.

Cerita bergulir sampai ke adegan keempat di mana Fara, Adi dan Aryo kedatangan notaris yang jasanya digunakan oleh Maryam. Ibu mereka telah meninggalkan sejumlah warisan untuk segera diselesaikan. Penolakan keras terjadi dari Aryo yang merasa bahwa saat itu bukan waktu yang tepat untuk berbagi warisan. Tentu saja konflik sila keempat yang disutradarai oleh Harvan Agustriansyah ini akhirnya mencapai mufakat.

Adegan terakhir diceritakan tentang si bibi yang memutuskan untuk kembali ke desa karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dia kerjakan di keluarga Maryam. Lagipula si bibi ingin membesarkan anak-anaknya di sisa hidupnya. Akibat absennya si bibi, kedua anaknya mencoba untuk mengambil bibit cocoa di perkebunan orang lain. Kejadian ini membuat kedua anak si bibi berhadapan dengan hukum.

Lalu, bagaimana kelanjutannya? Yuk tonton film LIMA yang menciptakan narasi positif demi bangsa Indonesia yang lebih maju ketimbang menghidupkan narasi negatif tentang intoleransi atau terorisme.

 

Film LIMA begitu berkesan bagi saya karena mampu mengingatkan lagi arti Pancasila yang bukan hanya sekadar ideologi negara tetapi sejatinya merupakan pandangan hidup kita sehari-hari.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama yang mengajarkan kepercayaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Sila kedua yang mengakui manusia diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban azasinya, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, dan keparcayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. Karena itu dikembangkanlah sikap saling ,mencintai sesama manusia, dan sikap tenggang rasa.
  3. Persatuan Indonesia. Sila ketiga menempatkan manusia Indonesia pada persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila keempat menyatakan bahwa manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Dalam menggunakan hak-haknya ia menyadari perlunya selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan negara dan kepentingan masyarakat.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kelima mengingatkan kita untuk mengembangkan sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menghormati hak-hak orang lain.

Nilai-nilai luhur Pancasila mampu menyatukan berbagai perbedaan dan justru dengan segala keberagaman yang ada di bangsa Indonesia memperkuat jati diri kita.

Mungkin kalau semua dari kita benar-benar menghayati nilai-nilai Pancasila tidak akan terjadi keriuhan di media sosial yang tiada henti 🙂

Terima kasih Lola Amaria dkk yang sudah membuat film yang wajib ditonton oleh semua anak bangsa yang peduli dengan Indonesia.

Doa saya, semoga kedepannya lahir film-film kebangsaan yang bermutu seperti LIMA!

*artikel ini menjadi pemenang dalam lomba blog yang diselenggarakan shopback dan komunitas sahabat blogger

Merawat Kekuatan dan Kesehatan Rambut dengan Natur Hair Care

Siapa yang tahu shampoo Natur? Kalau kamu belum pernah mencoba shampoo Natur, ada baiknya kamu membaca tulisan ini sampai habis 🙂

Saya kenal shampoo Natur mulai tahun 2008. Saat itu saya mengalami kerontokan rambut sehabis melahirkan anak pertama. Khawatir kepala menjadi botak akhirnya saya mencoba memakai shampoo Natur Ginseng Extract. Walaupun bau jamu, saya tahan-tahanin demi mendapatkan rambut yang lebat karena rambut adalah mahkota terutama bagi perempuan. Nah supaya rambut bisa indah dan sehat perlu dirawat tentunya dengan Natur Hair Care.

Yuk kita kenalan lebih jauh dengan Natur Hair Care!

Natur Hair Care merupakan produk perawatan rambut yang diproduksi oleh PT Gondowangi Tradisional Kosmetika. Perusahaan yang memproduksi produk kecantikan dari bahan baku alami ini berdiri sejak tahun 2000, diprakarsai oleh Bapak Liem Soedarno. Beliau lahir di Solo, Jawa Tengah pada tahun 1925. Karena concern terhadap produk perawatan kecantikan yang banyak mengandung bahan kimia, beliau melakukan analisa secara mendalam pada pemanfaatan bahan-bahan alami untuk menciptakan produk-produk perawatan alami sesungguhnya.

Tahun 1970 Bapak Liem Soedarno mengawali usaha berbudidaya rumput laut. Dari sana, sebuah ide untuk membuat inovasi produk kosmetik kulit melalui proses racik pun lahir. Dengan kesuksesan produk tersebut, pada tahun 1972 beliau mengembangkan penelitian dan observasi produk kosmetik untuk rambut dan kulit kepala di klinik yang didirikannya. Barulah pada tahun 2000 beliau mendirikan pabrik yang memproduksi produk Natur Hair Care untuk pertama kalinya dengan didukung mesin berteknologi terdepan dan di bawah pengawasan ketat dari riset dan penelitian ilmiah.

Dalam proses produksinya, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika menggunakan teknologi ekstraksi dengan sistem penyinaran  ultra violet (UV) serta menggunakan air yang terjamin kebersihannya dalam proses manufaktur. Dengan Close Sytem Process, higienitas dari produk terjamin sehingga Natur Hair Care mendapatkan Sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, proses akhir menggunakan Clean In Pipe (CIP) System mencegah terjadinya kontaminasi antara satu proses dengan proses lainnya. Melalui proses ini, Natur Hair Care memenuhi prosedur Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Nah, untuk menjaga kualitas bahan alami dari Natur Hair Care, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika melakukan sendiri proses ekstrasi dari bahan-bahan alami seperti ekstrak ginseng, ekstrak minyak zaitun, ekstrak urang aring, ekstrak lidah buaya dan ekstrak moringa oliefera. Catatan tambahan pada botol pun berbunyi, “Botol jangan sampai kemasukan air sebab dapat merusak produk.” Ini membuktikan bahwa Natur Hair Care terbuat dan diracik murni dari bahan-bahan alami.

Belakangan memang saya suka gonta ganti perawatan rambut lain tapi ujung-ujungnya saya pasti balik lagi ke Natur. Bisa dibilang shampoo andalan saya sekarang ya Natur dengan ginseng extract karena permasalahan rambut yang saya alami udah paling pas pakai varian ini!

Ternyata sekarang produk Natur itu enggak cuma shampoo, rangkaian perawatan rambutnya lengkap banget dengan berbagai varian! Mulai dari shampoo, conditioner, hair tonic sampai yang terbaru ada hair vitamin!

Natur Hair Care Series

Natur Hair Care Series

Natur Shampoo Ginseng Extract

Shampoo ini mengandung bahan alami Ginseng Extract yang membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Kemasannya menggunakan botol plastik bewarna hitam dengan tutup flip top. Bagian depan kemasan terdapat logo Natur dengan gambar ginseng yang menunjukkan varian. Bagian belakang berisikan tentang informasi seputar produk, komposisi produk, dan aturan pemakaian dengan keterangan perusahaan produsen yaitu PT Gondowangi Tradisional Kosmetika.

Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Depan Kemasan Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Belakang Natur Ginseng Extract

Komposisi Shampoo Natur Ginseng Extract

Tekstur Shampoo Natur Ginseng Extract

warna kecoklatan yang artinya Shampoo Natur Ginseng Extract memakai bahan alami

Surprisingly, sekarang Shampoo Natur Ginseng Extract wangi! Udah enggak bau jamu-jamuan, wanginya jauh lebih segar dan harum dibandingkan produk pertama yang saya pakai hampir sepuluh tahun lalu! Produk ini juga halal karena tidak mengandung alkohol.

Cara pakai: Tuang Shampoo Natur Ginseng Extract secukupnya di telapak tangan. Usapkan shampoo pada rambut dan kulit kepala yang basah, pijat kepala dengan lembut hingga menghasilkan busa. Bilas hingga bersih.

Setelah pakai Shampoo Natur Ginseng Extract ini, rasanya kulit kepala saya bersih dan segar, akar rambut pun jadi sehat karena kerontokan rambut saya berkurang drastis!

IMG20180604173632

Terbukti deh dengan pemakaian teratur dapat mengurangi kerontokan rambut sebanyak 90%. Memang enggak salah deh kalau Shampoo Natur Ginseng Extract meraih penghargaan sebagai Top Brand sejak tahun 2007 sampai dengan 2017!

Selain ginseng extract, shampoo ini memiliki varian lain seperti:

  1. Aloe Vera, untuk menyuburkan rambut
  2. Moringa Oleifera, untuk merawat rambut rusak
  3. Olive Oil, untuk merawat rambut kering
  4. Tea Tree Oil, untuk mengatasi ketombe

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Setelah keramas dengan Shampoo Natur Ginseng Extract, disarankan untuk menggunakan Natur Conditioner agar rambut menjadi lebih mudah ditata, lembut dan halus. Dikemas dengan tube plastik seberat 165ml membuat Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil tidak mudah terlepas dari tangan ketika basah.

Komposisi Natur Conditioner

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Komposisi Natur Conditioner

Bagian belakang kemasan Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

tekstur natur conditioner

Cara pakai: Setelah menggunakan Shampoo Natur Ginseng Extract, tuang Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil ke telapak tangan secukupnya. Usapkan merata pada helai rambut dan bilas hingga bersih.

Pengalaman setelah memakai Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil, wanginya lembut dan menenangkan serta rambut menjadi lembab dan mudah ditata. Tersedia juga dalam varian Aloe Vera & Olive Oil serta Moringa Oleifera & Olive Oil.

IMG20180604173707

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Salah satu senjata andalan mencegah kerontokan rambut adalah dengan menggunakan hair tonic. Natur Hair Tonic Ginseng Extract membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Dikemas menggunakan botol plastik hitam yang khas karena ujungnya runcing tapi bertutup ulir sehingga memudahkan pemakaian Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala.

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

komposisi Natur Hair Tonic

komposisi Natur Hair Tonic Ginseng Extract

ekstrak hair tonik

Cara pakai: Kocok produk terlebih dahulu. Tuangkan Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala sehabis keramas. Pijat kulit kepala secara lembut untuk memperlancar peredaran darah ke akar rambut. Diamkan sampai kering dan tidak perlu dibilas.

Pada saat menggunakan Natur Hair Tonic Ginseng Extract, wanginya alami dan segar sehingga bikin mood jadi happy! Tidak meninggalkan kesan lengket setelah pemakaian. Duh, jadi tambah cinta sama produk yang satu ini karena sama sekali tidak bau jamu! Dan biasanya nih setelah aku pakai Natur Hair Tonic Ginseng Extract, akan muncul rambut-rambut baru sehingga rambut tambah lebat! Super senang! Tersedia juga varian Aloe Vera Extract.

IMG20180604173738

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E For Hair & Scalp

Ini merupakan produk terbaru Natur Hair Care yang mengandung 7 Natural Oil dan Vitamin E yang berfungsi untuk melembutkan dan melembabkan helaian rambut sekaligus memberikan kesejukan di kulit kepala dan membantu menjaga kesuburan rambut serta memberikan efek kemilau alami rambut. Selain itu, juga mengandung UV A dan UV B filter yang membantu melindungi rambut yang diwarnai dari pudar akibat efek radiasi sinar matahari.

IMG20180604161123

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

IMG20180604161223

Komposisi Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

Selain varian Olive Oil & Vitamin E untuk rambut diwarnai, ada juga Aloe Vera & Pro Vitamin B5 untuk semua jenis rambut dengan wangi French Rose.

Saat saya pakai, tercium wangi yang manis…. saya kira itu bau coklat tapi ternyata Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E mengandung sweet vanilla makanya rambut jadi harum dan segar sepanjang hari.

IMG20180530172007

Secara keseluruhan, saya suka menggunakan rangkaian produk Natur Hair Care berupa Shampoo Natur Ginseng Extract dan Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E.  Kenapa? Karena Shampoo Natur Ginseng Extract pas dengan kondisi rambut saya yang saat ini sedang rontok karena bisa membuat rambut rontok berkurang. Shampoo Natur Ginseng Extract memberikan hasil yang signifikan mengurangi kerontokan rambut dan memperkuat akar rambut. Senang deh karena saya sudah berhasil mengatasi kerontokan rambut dengan Natur Hair Care!

Ditambah lagi saya yang seringkali menggunakan ojek online terselamatkan oleh Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E. Jadi, begitu turun dari ojol, pakai hair vitamin langsung lupa dengan kemacetan yang baru dialami plus rambut jadi bebas stres dan tambah cantik 🙂

Informasi lebih lanjut tentang produk Natur Hair Care, sila kunjungi:

Instagram: @backtonatur

Fan Page: BackToNatur

Twitter: @backtonatur

*artikel ini dilombakan dan menjadi pemenang pertama dari Natur Hair Care