Mahkota Baru

Mahkota merupakan penutup kepala yang digunakan oleh raja, ratu bahkan dewa dalam mitologi Yunani. Mahkota adalah simbol kekuasaan, kebanggaan dan status sosial di masyarakat. Bagi perempuan, rambut merupakan mahkota berharga yang wajib untuk diperhatikan dan dirawat. Bagi saya sendiri, rambut merupakan bagian dari tubuh yang terlebih dahulu diperhatikan oleh orang yang kita temui setelah wajah sehingga penting agar rambut tertata rapi.

Masalahnya, walau rambut saya termasuk lurus tapi mengembang sehingga kalau digerai, saya gak terlalu pede dengan bentuk rambut, ditambah lagi kalau salah potong…. Biasanya saya akan mengikat rambut yang salah potong tadi terus menerus sehingga rambut saya bukan tetap lurus tapi menjadi ikal! Huh, sebal bukan main! Saat memotong rambut terakhir, saya baru tahu bahwa model potongan  saya gak cocok dengan kondisi rambut sehingga  perlu di-smoothing terlebih dahulu agar lebih cantik. Pas banget saya diundang oleh Clozette Indonesia untuk mencoba perawatan di Irwan Team Hair Design dan saya memilih untuk melakukan smoothing terhadap rambut saya.

Jalanan Jakarta mulai lenggang beberapa hari ini dan rasanya sekarang waktu yang tepat untuk mencoba smoothing di Irwan Team Hairdesign  Central Park. Sebaiknya sebelum perawatan lakukan  pemesanan terlebih dulu via e-mail di booking@irwanteam.com  sehingga ga perlu ngantri. Saya sendiri melakukan pemesanan melalui telepon 021-2920 0022 sehari sebelum melakukan perawatan. Tiba saat salon yang berada di Level 1, Central Park Mall baru saja buka membuat saya bisa melihat persiapan  stylist  dan therapist yang bertugas hari itu.

DSC_3631

Di meja resepsionis, saya menyampaikan kalau  saya ingin melakukan smoothing terhadap rambut dan langsung dipanggilkan mbak Ika, stylist  yang sudah cukup lama bergabung dengan Irwan Team Hairdesign dan saya pun langsung diajak menuju bangku perawatan.

DSC_3627

Setelah melihat kondisi rambut, mbak Ika menyarankan saya untuk memotong sedikit rambut saya agar saat smoothing selesai kelihatan lebih bagus dan tentu saja saya setuju dengan sarannya. Dan, ini rambut saya sebelum dipotong dan di-smoothing:

DSC_3628

Setelah rambut dicuci bersih, pemotongan pun dilakukan dan Mbak Ika melakukannya dengan cepat! Baru kali ini saya melihat seorang stylist yang cekatan dan tahu apa yang dibutuhkan oleh client! Oh ya, di Irwan Team Hairdesign kalian juga bisa memesan minuman seperti air mineral, teh manis sampai es teh manis secara gratis.

DSC_3630

Selanjutnya, untuk smoothing saya dibantu oleh mbak Lusi yang baru beberapa bulan bergabung dengan Irwan Team Hairdesign. Walaupun tergolong baru, mbak Lusi bekerja dengan sepenuh hati dalam menangani saya. Dengan telaten dan kesabaran, dia mengaplikasikan formula smoothing di rambut saya sampai keseluruhan proses smoothing yang memerlukan waktu 3-4  jam!

DSC_3632

DSC_3634

 

Seluruh stylist dan therapist yang berada di Irwan Team Hairdesign ramah dan helpful, mungkin hal ini juga yang membuat salon ini selalu ramai dan pelanggan silih berganti berdatangan mulai dari perempuan, pria, dewasa hingga anak. Buat kalian yang berhijab, ga perlu kuatir karena ada cabang-cabang Irwan Team Hairdesign tertentu yang menyediakan private ladies area  sehingga kalian juga bisa melakukan perawatan from head to toe. Langsung cuss aja ke www.irwanteam.com untuk informasi  cabang salon mana saja yang menyediakan layanan ini.

Udah penasaran belum mau melihat seperti apa hasil smoothing perdana rambut saya?

Beginilah mahkota baru saya,

DSC_3643

Gimana menurut kalian? Kalau saya puas banget sama hasil potongan dan smoothing di  Irwan Team Hairdesign Central Park dan pengen nyobain service  lainnya seperti  creambath  atau bahkan hair coloring!

Selamat mencoba!

Irwan Team Hairdesign

Central Park Mall, Level  1

Phone: 021-2920 0022

E-mail: booking@irwanteam.com

Website: www.irwanteam.com

Instagram: @irwanteamhairdesign

Facebook: Irwan Team Hairdesign

Aries yang unik

Apakah kalian percaya bahwa sifat seseorang dipengaruhi oleh rasi bintang  sesuai dengan waktu kelahirannya? Kebetulan saya dan pasangan memiliki bintang yang sama, kami berdua berbintang Aries. Biasanya individu dengan rasi bintang berlambangkan kepala domba ini cenderung memiliki sifat energik, petualang, pemberani, antusias, percaya diri tinggi, egois, mudah tersinggung, kurang sabar dan bijaksana. Ada beberapa sifat yang disebutkan tadi yang sesuai dengan saya tapi banyak juga yang bertolak belakang dengan suami saya, Aries yang unik.

Saya energik, percaya diri, pemberani, antusias, terkadang kurang bijaksana  tapi bukan petualang. Sedangkan pasangan saya, kurang energik, kurang percaya diri tapi panjang sabar dan cukup bijaksana menghadapi setiap permasalahan yang datang.  Jadi kalau menjawab kalimat pembuka artikel ini, saya bisa bilang kalau sifat seseorang berdasarkan rasi bintang tidak berpengaruh terhadap saya dan pasangan.

Di balik semua perbedaan yang dimiliki, ada persamaan yang menyatukan kami yaitu kami saling mengasihi dan menyayangi.  Cara sayang kami pun diwujudkan dengan sehati  berusaha menjaga kesehatan bersama agar bisa melihat kedua anak kami tumbuh dan berkembang. Siapa sih yang ga mau hidup lebih lama untuk bisa melihat anaknya mentas jadi orang dan main dengan cucu? Pastinya semua mau kan ya!

Di tengah kehidupan kota yang serba sibuk, penting bagi kita untuk menyelaraskan kesehatan fisik dengan jiwa. Kepedulian untuk hidup lebih sehat saya mulai dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat, contohnya rajin mengkonsumsi  Teh Hijau Kepala Djenggot.

DSC_3573

Teh hijau sudah dikonsumsi selama berabad-abad di seluruh Asia.  Belakangan banyak penelitian yang menghubungkan teh hijau dan manfaatnya bagi kesehatan. Teh hijau yang berasal dari daun tanaman Camelia sinensis diproses dengan cara dipetik lalu dikukus sehingga senyawa antioksidan yang dinamakan katekin tidak hilang. Katekin diyakini ampuh melawan radikal bebas dan mendorong perbaikan sel yang rusak.  Jenis teh ini selain memiliki rasa yang nikmat juga memiliki kandungan antioksidan lain yang dinamakan polifenol dan kandungan favanoid tinggi dengan kadar kafein  lebih rendah dibandingkan kopi.  Polifenol dan flavonoid membantu menyehatkan kulit serta rambut dan membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Read more: Teh tradisional dengan rasa dan kualitas internasional

Dengan melihat begitu banyak manfaat teh hijau bagi kesehatan, biasanya saya minum Teh Hijau Kepala Djenggot saat pagi atau sore hari. Ritual minum Teh Hijau Kepala Djenggot menjadi kebiasaan santai yang menyenangkan dan menyehatkan.

DSC_3655

Saat minum Teh Hijau Kepala Djenggot bersama pasangan, kami akan membicarakan segala hal yang terjadi  mulai dari aktivitas yang dilakukan masing-masing sampai mentertawakan perbedaan kami.

Kalau kalian, apa cerita persahabatan #Sehatea  dengan seseorang yang “berbeda” dari dirimu? Cerita yuk!

 

WONDER FULL, Light and Water Show

dsc_1806

dsc_1808

dsc_1813

dsc_1809

dsc_1811

Seharusnya, setelah naik Singapore River Cruise… jadwal selanjutnya adalah menonton Wonder Full, Light and Water Show.  Namun karena durasi cruise yang cukup lama, saya hanya melihat akhir dari pertunjukan ini.

Pertunjukan ini unik karena memanfaatkan air mancur sebagai sarana layarnya, sedangkan pertunjukan lampu sebagai film-nya.

Wonder Full Light and Water Show ini berlangsung mulai jam 20.00 di area Promenade Marina Bay Sands dan gratis tanpa dipungut biaya.

Selamat menonton ya!

Photography Workshop with Arbain Rambey

Saya baru ingat kalau ada photography workshop yang saya hadiri tapi belum sempat saya tuliskan di blog ini.

18 Februari 2017 bertempat di Aruba Room, Kota Kasablanka, Jakarta merupakan kali keduanya saya mengikuti workshop bertemakan fotografi dengan Arbain Rambey, wartawan senior Kompas.

WhatsApp Image 2017-03-27 at 13.06.31

Arbain memulai karirnya sebagai wartawan tulis pada harian Kompas sejak tahun 1990. Sekarang doi menjabat sebagai Redaktur Foto Harian Kompas.

Kenapa sih sekarang saya jadi rajin sekali belajar tentang fotografi? Dulu, saya hanya sebatas mengagumi sebuah hasil karya fotografi. Kini, dengan semakin menekuni penulisan blog, saya mau ga mau harus belajar terus menerus mengenai teknik fotografi agar menghasilkan gambar yang bagus dan dapat mewakili tulisan saya.

Mau tau lebih lanjut apa aja sih yang saya pelajari dari photography workshop kali ini?

Tanya KENAPA. Sebelum mencoba memotret, coba ambil sebuah foto yang menurut kalian bagus. Tanyakan dua hal tentang foto tersebut kepada diri kalian. Yang pertama, “Apa yang bagus menurut saya di foto ini?”. Apakah karena modelnya yang ganteng/cantik, apakah karena dengan melihat foto tersebut saya jadi kepengen mendatangi daerah tersebut dan sebagainya.

Pertanyaan kedua, “Bagaimana ya caranya si fotografer bisa mendapatkan foto yang bagus seperti ini?” Bisa jadi foto bagus yang dihasilkan itu merupakan koneksi (chemistry) antara fotografer dengan modelnya yang merasa nyaman sehingga foto yang dihasilkan terlihat alami. Mungkin juga proses pemotretan foto tersebut berlangsung di pagi hari saat cahaya matahari sedang bagus-bagusnya. Atau, foto bagus tersebut diambil dari tempat yang tinggi, misalnya di atas pohon.

Praktik langsung. Memotret bukan hanya persoalan praktik langsung mengambil foto. Sebaiknya bila ingin mendapatkan foto yang bagus, sering-seringlah melihat karya orang lain dan Tanya KENAPA seperti di atas. Hal tersebut pada akhirnya akan menjadi perbendaharaan (library) di otak yang lama kelamaan membuat foto hasil karya kita menjadi semakin bagus dari hari ke hari dan respon kita menjadi lebih cepat ketika melihat momen bagus untuk sebuah foto.

3 Kunci. Untuk mendapatkan hasil foto yang bagus, kita hanya butuh tiga kunci, yaitu pencahayaan terbaik, obyek yang statis dan kemampuan melihat.Pencahayaan terbaik ada pada waktu pagi hari (7-9 pagi) dan sore hari (3-5 sore).

Yang terpenting dalam fotografi adalah kemampuan melihat maka perlu melatih kemampuan dan kreativitas memotret. Cara latihan pun dapat dilakukan dengan sederhana, misalnya kita bisa melakukan perjalanan keliling kota sambil memotret hal yang lazim seperti moda transportasi, orang-orang di daerah tersebut, flora, fauna sampai benda mati.

Selanjutnya, Arbain Rambey berbagi pengalamannya sebagai wartawan foto. Pada tahun 2005, ada sebuah perusahaan minyak Eropa yang meminta Arbain memotret untuk website perusahaan tersebut dan doi dibiayai keliling dunia untuk menghasilkan foto yang dimaksud. Ini artinya profesi fotografer bisa menjadi profesi yang menghasilkan dan karya kita bisa dibayar mahal jika tekun dan produktif.

Nah, untuk persoalan harga ada tips dari Arbain yaitu jangan serakah dan jangan menyesal. Misalnya, ada orang yang tertarik dengan hasil foto kita dan kita mematok harga sekian Rupiah, ternyata orang tersebut langsung mengiyakan maka jangan merasa “harusnya gue kasih harga di atas itu ya”. Jangan pula menyesal apabila saat kita menawarkan hasil foto kita terlalu tinggi dan tidak jadi dibeli oleh orang tadi. Sebaiknya “kita belajar tahu harga kita di mana” dan menilai foto yang kita hasilkan dengan proses serta usaha yang kita keluarkan.

Bagaimana dengan hak cipta? Perlukah watermark apabila berbagi di media sosial?

Media sosial merupakan area news sehingga selama sebuah foto tidak komersial, tidak mengandung unsur pornografi maka tidak masalah dengan hak cipta apabila kita meng-upload foto tangan sepasangan penganting yang sedang tukar cincin misalnya.

Arbain menjawab bahwa doi ga pernah membuat watermark untuk foto yang dia upload di media sosial karena menurutnya, kalau foto ga mau diambil orang ya ga usah di-upload ke media sosial. Kalau kalian sudah meng-upload foto itu artinya foto tersebut sudah disedekahkan untuk dipakai oleh siapa saja maka sebaiknya foto yang di-upload di media sosial merupakan foto yang ketajamannya tidak sebaik model dslr canon  🙂

Nah, gimana…. sudah semakin tahu kan apa dan bagaimana fotografi itu?!

Sekarang saatnya praktek memotret!

-Honey Josep-

Makansutra, Gluttons Bay

So, after having fun around Marina Bay Sands and ride on boat tour, it’s time for the tummy to get delish food  🙂

We decided to have dinner at makansutra, Gluttons Bay, the nearest culinary spot that you can reach by walking from MBS area.Just walking through Helix bridge and you’ll find thirty odd food stalls that serve variety food from East to West with affordable price around SGD5.00  🙂

That nite, I pick satay and fried rice and they have an unique taste, different from satay and fried rice in Indonesia  🙂

img-20161214-wa0015

How about Halal food? Yes, they also serve Halal food at some stalls such as Sweet Spot, Alhamba Padang Satay, Old Satay Club Mee Goreng, Huat Huat Chicken Wings and Carrot Cake, Thai Yummy Food and Redhill Rong Guang BBQ Seafood.

Makansutra open everyday from 5PM until 1AM.

 

[MOVIE] Ular Tangga Based on true events at Curug Barong

Kalo kamu anak 90-an, pasti kamu familiar dengan permainan ular tangga. Cara mainnya pun sederhana, setiap yang main berhak untuk melemparkan dadu dan melangkah sesuai jumlah yang ditunjukkan dadu, kadang naik tapi kebanyakan terpaksa harus turun dan ga jarang memulai dari awal kemudian siapa yang berhasil menuju garis akhir terlebih dahulu, dialah pemenangnya.

Seru ya?! Tapi kalau jadi film, apakah akan seseru permainannya?

Saat blogger crony membuka kuota untuk nonton bareng film Ular Tangga the movie, saya jadi penasaran karena film ini genre-nya thriller bukan horror ditambah lagi pemerannya muda dan sering terlihat di FTV. Awalnya saya ga punya ekspektasi apa-apa, kalau kata pasangan saya, mungkin filmnya seperti Jumanji lagipula kejadian nyata mempunyai daya tarik tersendiri untuk divisualisasikan.

Selasa, 7 Maret 2017 bertempat di XXI Epicentrum Walk, Kuningan berlangsung premiere UlarTangga yang dihadiri oleh pemerannya dan tim produksi Lingkar Film dengan diiringi hujan menambah dramatis malam itu.

DSC_2754

Let’s roll the dice and enjoy the show!

DSC_2752

Film dimulai dengan adegan Fina (Vicky Monica) seorang mahasiswi pecinta alam bermimpi tentang Bagas (Ahmad Afandy), kekasihnya  yang berulang terus menerus hingga akhirnya membuat Fina mempertanyakan hal tersebut kepada dosennya, Bapak Kuntara (Roy Marten).

Fina merasa mimpi-mimpinya adalah firasat dia akan segera kehilangan orang-orang yang dikasihinya hingga saat perencanaan pendakian Fina berusaha melarang Bagas dan teman-temannya untuk meneruskan rencana mereka tapi  bisa tebak kan kalo mereka akhirnya berangkat juga (yaeyalah, kalo mereka ga jadi berangkat filmnya terpaksa berhenti sampai di sini aja :p)

Ngaku deh, buat kalian yang suka banget mendaki gunung… kekepoan menyebabkan kalian jadi bersentuhan dengan alam gaib saat mendaki bukan?  Sama persis dengan apa yang terjadi pada Fina dan kawan kawannya. Satu persatu mereka menghilang dan satu persatu hantu pun menampakkan diri!

DSC_2755

What? Did I mention ghost? Yep! Ternyata Ular Tangga bukan film thriller  tapi film horror, saya pun menyibukkan diri dengan membaca WhatsApp dan buka Instagram sambil sesekali melirik layar bioskop yang tepat di depan mata karena saya duduk di P11 dan berkali-kali rasanya jantung ini mau copot!  🙂

Sinematografinya keren hanya saja perpindahan scene masih terlihat kasar namun termaklumi karena ini film horror , sound effect-nya bikin merinding, ending-nya masih bikin saya penasaran dan bertanya-tanya, “ Jadi yang beneran hantu siapa sebenernya?”

“Apakah Fina akan selamat dari permainan Ular Tangga?”

Cari tahu jawabannya di bioskop terdekat mulai 9 Maret 2017 ya!

Judul Film: Ular Tangga

Sutradara: Arie Aziz

Penulis: Mia Amalia

Produksi: Lingkar Film

Tayang: 9 Maret 2017

Genre: Horor

Pemain: Shareefa Danish (Gina), Vicky Monica (Fina), Ahmad Afandi (Bagas), Fauzan Nasrul (William), Alessia Cestaro (Martha), Yova Gracia (Lani), Randa Septian (Dodoy), Egy Fedly (Pak Karto), Tuti Kembang Melati (Nyi Barong), Yafi Tessa Zahara (Tania), Atiyah Shahab (Sania), Hadijah Shahab (Gina kecil), Roy Marten (Pak Kuntoro), Guntur Triyoga (teman Bagas).

Singapore RIVER CRUISE

Setelah puas berfoto dan bersantai di Observation Deck, MBS, kami mengelilingi negara singa nyembur banyu ini dengan Singapore River Cruise menjelang malam.

dsc_1787

Nikmati pengalaman berkeliling selama 40 menit dengan tiket seharga USD25. Singapore River Cruise dioperasikan oleh 1 kapten kapal dan 1 awak kapal, dan mampu menampung sampai 45 penumpang.

dsc_1792

Berawal dari Bayfront South Jetty, perahu berlaju diiringi dengan gerimis   🙂

20161213_191607dsc_1800dsc_1801

dsc_1798dsc_1794

Tanpa terasa, 40 menit sudah kami menyusuri Singapura dengan Singapore River Cruise dan kami bersiap untuk makan malam.

Pengalaman naik Singapore River Cruise: menyenangkan! Menyenangkan karena bisa melihat setiap sisi Singapura, memotret, juga saat yang tepat untuk sekadar bengong atau tidur tertiup angin sepoi-sepoi 🙂