Pleasant Dinner at Porto Escondindo

Setelah hampir berjam-jam berjalan menyusuri Sungai Ribeira – Rio Duoro, saya dan kolega mulai merasakan perut kami memberontak minta diisi makanan. Tanpa terasa, kami menikmati jalan kaki itu sampai hampir jam 10 malam. Langit Porto masih terlihat cerah walau jam sudah menunjukkan pukul 19:00, makanya saya merasa masih sore. Tapi setelah beberapa lama, saya baru sadar kalau belum makan malam padahal selama di Ilhavo, dinner time tidak melebihi jam 20:00 🙂

Sebenarnya, ada banyak pilihan restoran yang tersedia di sepanjang pinggir Sungai Ribeira – Rio Duoro, tapi saya dan kolega merasa terlalu ramai dan hingar bingar. Sehingga kami memutuskan untuk mencari tempat makan yang lebih sepi. Saya dan Glenn, kolega dari Malaysia menemukan sebuah rumah makan yang dikelola oleh sebuah keluarga dan mereka hampir tutup karena sudah malam. Sementara kolega lainnya masih sibuk mencari buah tangan. Melihat menu yang mereka tawarkan, saya langsung memantapkan hati untuk makan malam di sini.

escondindo porto

Pic courtesy of Porto Escondindo

Kami pun sempat berbincang dengan pengelola restoran sekaligus pemiliknya, apa nama restoran yang unik ini. Ternyata nama restoran yang kami kunjungi untuk makan malam bernama Porto Escondindo yang memiliki arti “hidden Porto” atau Porto yang tersembunyi.

Well, the name suit the place!

Porto Escondindo yang terletak di jalan Rua da Lada 68 70, Porto 4050-328 memang tersembunyi, mungkin hanya orang beruntung seperti saya yang dapat menikmati makan malam enak di sini.

Sayangnya, smartphone saya kehabisan daya untuk memotret makanan yag tersaji di atas meja makan tapi kamu bisa melihat beberapa review dari pengunjung Porto Escondindo melalui trip advisor!

Dengan menu yang tidak melulu ikan, Porto Escondindo cocok untuk anak-anak sampai orang dewasa dan harganya pun terjangkau!

porto escondindo

Dish from cod fish, pic courtesy of Porto Escondindo

Semoga artikel ini bisa menjadi referensi buat kamu yang mau mencoba makanan di Porto Escondindo 🙂

For more information,

PORTO ESCONDINDO
Alamat: Rua da Lada 68 70, Porto 4050-328 , Portugal
Reservation: +351 22 494 5760
Facebook: Porto Escondindo

related articles:

Strolling around Porto part 1
Fine Dining at Salpoente
Perfect Lunch at The Olaria EFTA

 

Advertisements

Strolling Around Porto #2

Walau hanya 3 hari berada di Ilhavo, tapi kota ini menciptakan begitu banyak kenangan. Awalnya saya sudah google apa saja tempat yang bisa dikunjungi tapi kolega dari Asia memutuskan untuk kembali ke Porto karena tempat wisata lebih mudah dijangkau bahkan dengan berjalan kaki. Saya dan rombongan pun berangkat dari The Olaria EFTA setelah makan siang dan menuju Porto dengan menggunakan taksi.

Tujuan pertama kembali ke Porto adalah menuju ke Eurostars Das Artes, hotel bintang 4 tapi pelayanannya tidak memuaskan kecuali sarapannya saja. Yang artinya masih kalah dari pengalaman saya menginap di Best Western Premier The Hive! Bayangkan saja, saya menginap selama 3D2N tanpa diberi air mineral botol dan tidak diperbolehkan membawa air mineral botol yang dibeli sendiri. Padahal saya termasuk orang yang minum air bening cukup banyak setiap harinya, sungguh peraturan hotel yang aneh!

Perjalanan menuju hotel yang terletak di Rua do Rosario, 160-164 Porto 4050-521, Portugal cukup sulit karena jalan protokol di Porto ditutup dalam rangka acara 2018 Vodafone Rally de Portugal. Saya dan 2 orang teman terpaksa berjalan kaki dari ujung jalan yang ditutup.

gettyimages-960006912-2048x2048

Lumayan juga jalan sambil nenteng koper dan kami jadinya banyak bertanya kepada polisi dan orang di jalan, alamat hotel yang dimaksud. Kalau sudah seperti ini, saya jadi bersyukur deh bisa berbahasa asing khususnya Inggris secara baik, jadi bermanfaat banget untuk nanya alamat dan apa sih yang menyebabkan jalan ditutup…. Walau cukup lelah tapi bersyukur sih akhirnya ketemu juga hotelnya yang tidak terletak di jalan raya dan bangunan kelihatan sudah cukup tua.

Setelah berhasil check in dan menaruh koper di kamar, kami pun bergegas menuju area sungai Ribeira-Rio Duoro. Dengan hanya berbekalkan peta di tangan (bukan peta digital karena saya belum kenal pocket wifi saat itu), kami berjalan menyusuri jalan dan taman di sepanjang Porto. Menyenangkan sekali melihat banyak orang tumpah ruah di jalan karena menyaksikan 2018 Vodafone Rally de Portugal dan banyak orang piknik di taman sambil tidur-tiduran tanpa alas lho! Duh, saya jadi kepengen Indonesia juga punya taman-taman publik seperti itu deh, yang rindang dan bersih! Jarak dari hotel menuju sungai adalah sepanjang 1,5km yang ditempuh dalam waktu 18 menit dengan berjalan kaki.

IMG20180518185452

santai dulu sambil mainan ponsel

IMG20180518200544

And strolling around Porto part 2 begin!

Di sepanjang sungai Ribeira-Rio Duoro, banyak hal yang membuat saya terkagum-kagum. Mulai dari sungai yang bersih dari sampah walaupun banyak sekali orang yang duduk di pinggir sungai. Juga terdapat beraneka ragam kafe yang dipenuhi orang yang hanya sekadar ingin menikmati wine hingga makan malam.

IMG20180518202752

IMG20180518205944

IMG20180518205407

IMG20180518201228

Oh ya, di Porto jangan heran kalau menemui burung camar yang besarnya hampir sebesar angsa dan merebut makananmu di pinggir sungai 😀

IMG20180518204310

IMG20180518204643

Saya menyaksikan pertunjukan seni di sepanjang sungai Ribeira-Rio Duoro dari penyanyi jalanan, manusia patung sampai capoeira jalanan yang dilakukan oleh anak usia sekolah hingga dewasa. Sungguh pemandangan yang berkesan! Dan saat menuliskan cerita ini kembali, saya jadi kangen Porto… semoga suatu hari nanti bisa kembali bersama keluarga kecil saya!

dav

Pemandangannya kayak lukisan ya 🙂

Hmm, perut pun sudah mulai kelaparan dan saya menemukan sebuah resto tersembunyi di Porto! Seperti apa resto itu? Tunggu cerita saya selanjutnya ya!

Perfect Lunch at The Olaria EFTA Restaurant, Bar and Terrace

Setelah bermalam selama 3D2N di MONTEBELO VISTA ALEGRE ILHAVO HOTEL, tibalah saatnya saya untuk kembali ke Porto. Namun sebelum melakukan perjalanan ke Porto dengan taksi, saya makan siang terlebih dahulu di The OLARIA EFTA Restaurant, Bar and Terrace.

The Olaria EFTA Restaurant, Bar and Terrace yang berada di dalam bangunan bersejarah yaitu gedung pusat kongres dan budaya Aveiro (Centro Cultural E De Congressos De Aveiro). Restoran ini menawarkan makanan Portugal yang otentik, kualitas wine terbaik dan pemandangan danau Aveiro (Ria de Aveiro) di kala menyantap hidangan makan siang.

IMG20180518152441

Ketika tiba di The Olaria EFTA Restaurant, Bar and Terrace, saya disuguhi minuman beralkohol yang diracik dari anggur merah, buah-buahan dan brandy. Minuman ini dinamakan sangria, rasanya manis dan menyegarkan.

IMG20180518140707

Menyisip sangria sambil menikmati pemandangan di depan mata berupa danau Aveiro membuat saya ingin waktu berhenti sejenak secara otomatis dan tidak melakukan apa-apa.

sdr

IMG20180518140219

Tapi saya harus bergegas kembali ke Porto setelah menikmati makan siang dengan menu lengkap dan enak!

Makan siang disajikan secara prasmanan dan semuanya cocok di lidah saya! Rasanya enggak mau berhenti mengunyah….hahahahahaha! Selain rasanya yang enak pake banget, tampilan makanan pun dibuat sempurna, padahal ini saya ambil dari meja prasmanan lho!

IMG_20180520_100235

Harga makanan pembuka berkisar mulai EUR1.00 dan hidangan utama mulai dari EUR2.00. Sedangkan hidangan penutup harganya lebih mahal yaitu mulai dari EUR14.50

Tabula rasa saya semakin kaya selama berada di Ilhavo! Nantikan cerita kuliner saya selanjutnya saat kembali ke Porto

The Olaria EFTA Restaurant

Alamat                 : Centro Cultural e de Congressos de Aveiro, Cais da Fonte 3800-200
Reservasi            : (+351) 234 384 173 | 964 436 905

Website              : olaria-efta.pt

Facebook            : Olaria EFTA Restaurante

Instagram            : @olariaefta

Fine Dining at Salpoente Restaurant, Aveiro

Hey, masih ingat cerita saya lari dengan pemandangan sungai Boco di Ilhavo Portugal?

Selanjutnya saya menikmati makan malam di salah satu restoran terkenal di Aveiro, sebuah kota yang bersebelahan dengan Ilhavo. Perjalanan saya dan rombongan kolega dilakukan dengan bis yang hanya berjarak 11 km dengan waktu tempuh 13 menit.

Setibanya di depan restoran, kelihatannya tidak menarik karena desainnya seperti gudang dan restoran tersebut bernama Salpoente. Restoran ini merupakan salah satu restoran yang ramai dikunjungi karena desainnya yang menarik, makanan yang enak dan minuman yang memuaskan.

Ternyata setelah saya mencari informasi lebih lanjut, bangunan restoran Salpoente yang terletak dekat kanal Sao Roque merupakan bekas bangunan gudang garam. Fine dining experience specially with delicious seafood dishes beautifully presented. Harga makanan di restoran Salpoente mulai dari EUR80.00.

Karena lokasi makan malam yang cukup remang-remang maka saya tidak bisa mengambil foto makanan pribadi. Saya pun sejujurnya lupa menu lengkap makanannya seperti apa. Yang pasti makanan disajikan mulai dari hidangan pembuka, utama dengan menu andalan ikan dan domba hingga penutup. Saat ditawari mau menu ikan atau domba, sudah pasti saya memilih ikan.

Pengalaman makanan yang mevvah di lidah dan saya minum champagne untuk pertama kalinya  di restoran ini membuat saya ingin kembali untuk mengulang hal yang sama tapi di siang hari agar punya foto yang menarik. Saat saya mencari ulasan mengenai Salpoente, ternyata belum banyak orang yang menuliskan ulasannya dengan menarik.

Kalau kamu berkesempatan untuk mengunjungi Aveiro, mampir deh ke Salpoente dan nikmati sensasi makan dengan tampilan yang menarik dan rasa yang enak!

Salpoente Restaurant

Alamat                 : Canal de São Roque, nº 82/83, 3800-256 Aveiro, Portugal
Reservasi            : +351 234 382 674 atau +351 915 138 619

Website              : https://salpoente.pt

Facebook            : Salpoente Restaurant

Instagram            : @salpoente

Twitter                 : @SalpoenteAveiro

Youtube              : Salpoente

Email                   : salpoente@salpoente.pt

Open 12:30 to 15:00 and 19:30 to 22:30

related posts:

Running with view of Boco River

Sebagai orang yang memilih berlari sebagai salah satu olahraga yang menyenangkan untuk dijalani, pastinya enggak akan mengabaikan kesempatan untuk bisa jogging di luar negeri.

Ketika tiba di hotel Montebelo Vista Alegre Ilhavo, saya sudah bertekad untuk berlari melintasi jembatan di atas sungai Boco. Tapi, pertanyaannya, siapa yang bisa saya ajak berlari dan menguasai bahasa lokal, jaga-jaga aja kalau kami sampai tersesat. Mungkin kalau di Jakarta atau Indonesia, saya masih berani deh untuk berlari sendiri tapi tidak di Ilhavo karena jalanannya sangat sepi! Lagipula, enaknya punya running buddy adalah ada yang motoin saya 🙂
Seharian mengikuti workshop Finance Summit 2018, saya mulai mencari kira-kira siapa kolega yang bisa diajak jogging besok pagi. Setelah makan malam, akhirnya saya memutuskan mengajak kolega bernama Ferguso (nama samaran – Spanyol) dan Dina (nama samaran – Meksiko). Mereka berdua adalah teman satu tim saya di workshop Finance Summit 2018. Menjelang tidur malam, mereka belum memberikan jawaban atas ajakan saya, akhirnya saya memutuskan untuk tidur saja.

Keesokannya, saya memutuskan untuk mandi pagi padahal kalau mau jogging saya cukup cuci muka dan gosok gigi. Setelah saya hampir rapi, Ferguso menelepon saya dan bilang dia menunggu saya di lobby hotel untuk berlari bersama. Waduh, karena saya udah wangi dan kece akhirnya saya membatalkan berlari bersama Ferguso padahal kalau saya jadi berlari, ada yang motoin saya! 😀

Singkat cerita, waktu workshop break, saya tanya Ferguso tentang rute lari yang dia ambil tadi pagi. Dengan berbekal rute itu, saya memutuskan untuk berlari sendirian di sore hari sebelum acara Finance Summit selanjutnya karena keesokannya saya akan balik ke Porto karena event-nya sudah selesai. Sebelum berlari, saya titip pesan sama kolega-kolega yang kenal dengan saya supaya kalau saya menghilang tolong dicari karena mungkin saya tersesat karena enggak bawa mobile wi-fi 😀

Nah, ini kira-kira foto yang saya ambil saat berlari dengan pemandangan cantik sungai Boco

img20180517193338

img20180517193440

img20180517192055

Aselik! Begitu saat berlari dan selesai lari, hati ini tuh rasanya puas banget karena bisa “me time” dan menikmati salah satu sudut Ilhavo yang tenang banget!

Ternyata berlari sendirian di negeri orang itu enggak menyeramkan walaupun enggak bisa bahasa lokal maupun enggak bawa mobile wi-fi sama sekali 😀

Saat pendinginan, saya berjalan di sekitar komplek hotel danenggak lupa selfie lagi dong!

img20180517193903

whatsapp image 2019-01-15 at 13.31.55img20180517194005

Wagelaseh, di sini banyak spot foto kece! Kayaknya kudu balik lagi sama keluarga nih! Doakan suatu hari nanti terwujud ya 🙂

Kalau kalian, punya rute lari favorit di mana? Cerita yuk di kolom komentar 🙂

MONTEBELO VISTA ALEGRE ILHAVO HOTEL

Hello! Kalian masih ingat perjalanan saya ke Portugal Mei lalu? Saya masih akan melanjutkan cerita perjalanan saya dan kali ini, saya mau bercerita tentang hotel yang saya tempati selama di Ihavo.

MONTEBELO VISTA ALEGRE ILHAVO HOTEL terletak di 3830-292 Ílhavo, Portugal, satu kompleks dengan Museum Vista Alegre. Hotel berbintang lima ini menyediakan 83 kamar dengan berbagai tipe, dan 2 pemandangan yaitu sungai dan view satunya adalah bangunan di sekitar hotel. Sayangnya, saya mendapatkan kamar dengan pemandangan bangunan tapi beberapa kolega saya mendapatkan kamar dengan pemandangan langsung ke sungai sehingga saya masih bisa selfie di depan kamar mereka.

IMG20180516122758

Pemandangan outdoor hotel ini indah sekali karena di kejauhan kita bisa melihat bangunan-bangunan bersejarah yang terawat baik dan juga sungai Boco yang bersih.

IMG20180516122749

Boco River in front of Montebelo Vista Alegre Hotel

Kamar yang saya tempati ternyata luas sekali dengan area yang cukup untuk mengakomodasi satu keluarga kecil.

_Y0A3099

pic courtesy of montebelo

Tempat tidur ukuran king rasanya terlalu lowong untuk ditiduri seorang diri dan saya jadi kangen dengan keluarga di rumah serta berandai-andai kalau mereka ada bersama dengan saya saat itu.

IMG20180516124141

Yang menarik di MONTEBELO VISTA ALEGRE ILHAVO HOTEL, kamar mandinya yang luas tapi tanpa bidet atau biasa kita sebut jet spray. Masyarakat Eropa memang berbeda dari masyarakat Asia yang masih mengandalkan membersihkan dengan air sehingga selama saya di hotel sekalipun cukup kebingungan bagaimana mau membasuh area kewanitaan dengan bersih dan tidak tersedianya jet spray berlaku di area publik di Portugal. Jadi, berdasarkan pengalaman saya, lain kali kalau akan liburan ke Eropa harus menyediakan botol berisi air bersih untuk membasuh di toilet.

26280584_z

pic courtesy of hotel.com

IMG20180516124717

Seperti layaknya hotel berbintang lima, semua fasilitas yang saya nikmati memang berkelas dan membuat betah. Selama tiga hari saya menginap di sana, saya bisa beradaptasi dengan makanan yang disajikan. Pagi hari saya memilih buah sebagai sarapan, siang dan malam hari, makanan yang disajikan tanpa nasi sehingga lingkar pinggang pun sedikit mengecil.

Omong-omong soal lingkar pinggang yang mengecil, saya menyempatkan untuk melakukan jogging di sekitar MONTEBELO VISTA ALEGRE ILHAVO HOTEL. Nantikan cerita saya selanjutnya saat berlari di Ilhavo!

related post: #neiiEURtrip

Welcome to ILHAVO!

16-18 Mei 2018, selama tiga hari saya akan berada di Ilhavo, Portugal untuk Global Finance Summit 2018.

Sekitar jam 7 pagi, saya dan kolega dari Asia mencoba menuju mini market terdekat untuk membeli beberapa keperluan untuk memasak sarapan.

Porto Nautico Apartment

Morning in Porto, Portugal

Road in Porto, Portugal

On the way to mini market with view!

Namun sayang sekali, mini market baru buka jam 9 pagi sedangkan kami sudah harus bersiap-siap untuk meninggalkan Porto menuju Ilhavo. Karena  tidak dapat memasak, maka kami pun mencoba membeli menu sarapan di salah satu kafe yang kami temui dalam perjalanan kembali ke Porto Nautico Apartment untuk berkemas.

Belum banyak kafe yang buka sangat pagi dan kebanyakan yang dijual kedai kopi yang kami temui adalah roti. Saya, saat sedang memilih-milih roti apa yang akan saya beli, malah menemukan egg tart. Saya punya pengalaman menyenangkan dengan egg tart saat di Singapura bernama BAKE. Makanya saat melihat sejenis egg tart, saya pun membelinya dan ternyata rasanya enak, tidak kalah dari egg tart yang pernah saya coba.

Read more: #SenangLiburan

Belakangan, saya baru tahu kalau kudapan itu merupakan custard tart yang biasa disebut Pastel De Nata oleh masyarakat lokal.

Custard tart

Pastel de Nata

Pastel de Nata ini crunchy dan creamy! Membuat saya enggak kepengen udahan mengunyahnya. Pastel de Nata cocok banget kalau dimakan bareng kopi hitam tanpa gula karena custard tart ini sudah manis sekali seperti saya *eaaaaa. Setelah perut sedikit hangat karena sudah sarapan pastry dan mie laksa instant dalam cup yang dibawakan oleh kolega dari Singapura, kami pun berangkat menuju Montebelo Allegrevista Hotel di Ilhavo.

Perjalanan dari Porto menuju Ilhavo lebih kurang 1 jam tidak terasa karena saya menikmati pemandangan sepanjang jalan berupa sarang burung camar (seagull). Walaupun sedikit tersasar karena komplek Hotel Montebelo Vistalegre menjadi satu dengan The Vista Alegre Museum, akhirnya saya tiba di hotel yang akan menjadi tempat kegiatan selama 3 hari.

Bem vida ao Ilhavo!” , welcome to Ilhavo!

Bem vida ao Ilhavo

Sunny day in Ilhavo

Ilhavo merupakan salah satu kotamadya Portugal. Tepat di depan Hotel Montebelo Vistalegre, terbentang Boco River. Sebenarnya, di Ilhavo ada tourist spot yang menarik seperti beach houses yang berwarna warni dan mercusuar tertinggi di Portugal.

Sayang sekali, karena jadwal summit yang padat, saya tidak berkesempatan untuk berkeliling Ilhavo maupun masuk ke dalam Museum Vista Alegre. Tapi kalau dilihat dari situsnya di vistaalegre.com, bangunan museum ini dulunya adalah pabrik lama yang sudah tidak digunakan untuk memproduksi porselen dengan merek Vista Alegre.

Bright sky

Tampak depan Museum Vista Alegre

Kerennya lagi, pabrik porselen ini pada tahun 1944 sudah memiliki tempat penitipan anak untuk pekerjanya. Indonesia perlu banyak belajar nih mengenai kebijakan pemerintah yang berpihak kepada perempuan bekerja. Jangankan di pabrik, di kantor bergedung tinggi saja belum tentu tersedia ruangan untuk memerah ASI atau menyusui yang nyaman dan didedikasikan untuk perempuan bekerja. Kalian harus menyempatkan diri mengunjungi museum yang satu ini!

Ulasan tentang Hotel Montebelo Vistalegre akan menyusul di artikel selanjutnya! Stay tune!