All about NIVEA

Nivea, siapa yang gak kenal brand  yang satu ini? Saya pengguna setia Nivea, salah satunya lip butter dan saya mendapatkan rangkaian produk Nivea saat menghadari sebuah event salah satu e-commerce.

Kalian penasaran? Sama!  Saya juga penasaran bagaimana rangkaian produk Nivea buat kulit saya. Yuk kita cari tahu satu persatu searah jarum jam dimulai dari kiri bawah gambar di bawah ini:

dsc_1151

NIVEA White Oil Control Make Up Clear 2 in 1 Foam. Ini merupakan face wash yang mampu mengangkat make up. Penggunaannya pun seperti face wash  biasa. Teksturnya setelah terkena air creamy dan foamy.  Tersedia dalam ukuran 100ml.

237701-1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA Body Serum Intensive Moisture with SPF 25 PA++. Saya memakai serum ini saat beraktivitas di pagi hari. Formula yang diperkaya Grape Seed extract ini dapat memberikan kelembapan secara intensif untuk kulit kering. Saat mengaplikasikannya, serum ini terasa ringan, tidak lengket, dan cepat meresap kedalam kulit. Ditambah lotion ini diperkaya dengan SPF 25 PA++ yang memberikan perlindungan bagi kulit dari sinar UVA dan UVB. Tersedia dalam ukuran 75ml.

237685-1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA Soft. Saya menggunakan produk ini untuk wajah ketika terasa kering karena Nivea Soft mengandung Vitamin E dan Jojoba Oil. Dengan formula yang menyegarkan, produk ini menghaluskan dan membuat kulit kenyal. Tersedia dalam ukuran 50ml.

1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA White Oil Control Make Up Clear 2 in 1 Mud. Produk ini tersedia dalam ukuran 100ml dan memiliki manfaat:

  1. Membantu mengurangi minyak berlebih
  2. Bebas kilau
  3. Kulit terasa halus
  4. Menyamakan warna kulit
  5. Kulit tampak lebih cerah
  6. Pori-pori tampak lebih kecil
  7. Bantu cegah komedo hitam
  8. Bantu cegah komedo putih
  9. Menyamarkan spot hitam
  10. Kulit terasa lembut
SAM_7418

pic courtesy of female daily

NIVEA MAKE UP CLEAR WHITE TONER. Saat mencoba toner ini, saya langsung suka karena efektif mengangkat make up dan kotoran di wajah. Produk ini diperkaya dengan Pearl Whitening Complex yang mampu mencerahkan wajah 10x lebih baik. Saat selesai memakai produk ini, ada sensasi dingin dan segar yang kulit saya rasakan. Yang menyenangkan lagi, Nivea Make Up Clear White Toner mampu membersihkan sisa make up, meminimalisir jerawat dan pori-pori membesar. Produk ini tergolong awet karena tersedia dalam ukuran 200ml.

dsc_1152

Nah itu dia ulasan rangkaian produk yang saya coba selama beberapa bulan. Dan saya suka kesuam rangkain produk Nivea 🙂

Kalau kamu suka produk yang mana?

Advertisements

CHRISYE a film by Rizal Mantovani

Kalau baca judul tulisan ini, pastinya udah tau dong siapa Chrisye itu? Chrisye, legenda pop Indonesia dengan single dan album yang hits.

Tentunya ga susah ya untuk mencari tahu siapa Chrisye, apa yang sudah dilakukannya dalam 40 tahun perjalanan karirnya… kita bisa dengan mudah melihatnya di wikipedia.

Namun, saya jadi tahu lebih banyak mengenai pribadi Almarhum Chrisye saat menonton film ini.

WhatsApp Image 2017-12-04 at 10.55.42

Press Screening, XXI Epicentrum Walk 1 Des 2017

Di awal film diceritakan tentang masa muda almarhum yang memiliki ketertarikan dalam bermusik. Ketertarikannya tersebut mengantar almarhum bergabung dengan Gipsy Band dan berkesempatan manggung selama satu tahun di New York, Amerika Serikat walau sempat ditentang oleh papinya. Pada masa itu, berkarir di bidang musik dianggap tidak memiliki masa depan yang baik makanya ditentang habis-habisan bahkan seringkali Chrisye harus masuk kedalam rumah diam-diam saat selesai manggung bersama band-nya. Tapi berhubung Chrisye pernah sakit sampai berbulan-bulan karena larangan papinya untuk bermusik, akhirnya papinya luluh juga untuk memberikan restu almarhum berkarir sebagai pemusik.

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39(1)

Dari film yang dibintangi Vino G Bastian ini,  saya jadi tahu betapa cupu dan kakunya almarhum saat harus berhadapan dengan mahluk yang namanya perempuan. Dan perempuan yang dipilih Chrisye, yang bisa jadi merupakan cinta pada pandangan pertamanya (kalau ini saya perlu nanya tante Yanti Noor, istri almarhum) sebagai pendamping hidupnya.

Saya juga melihat totalitas Chrisye dalam bermusik. Setiap selesai membuat lagu, single atau album, Chrisye selalu move forward. Selalu mencari sesuatu yang baru dan fresh, benar-benar memikirkan mulai dari konsep karya sampai paska produksi.

Kehidupan pribadi almarhum ditampilkan seutuhnya di film Chrisye, mulai dari keputusannya untuk menjadi mualaf sampai kegelisahan dalam hidup bersama dengan keempat anak buah pernikahan dengan Gusti Firoza Damayanti Noor yag diperankan oleh Velove Vexia. Diceritakan meskipun almarhum sudah menjadi penyanyi hebat, Chrisye masih merasa khawatir tidak bisa menafkahi keluarganya hanya dengan kemampuannya bernyanyi sehingga dia sempat memutuskan untuk berhenti menyanyi.

Melihat keadaan tersebut, Hendra Priyadi dan Jay Subyakto mendatangi Chrisye dan memberikan ide kepada almarhum untuk mengadakan konser tunggal di Jakarta Convention Centre. Konser bertajuk “Sendiri” merupakan pelopor konser tunggal musik Indonesia… keren ya!

Konser “Sendiri” yang diadakan pada 19 Agustus 1994 dengan diiringi orkestra aransemen Erwin Gutawa. Padahal, dua hari menjelang konser diadakan, almarhum sempat kehilangan suara. Tapi berkat dukungan penuh dari Erwin Gutawa dan Jay Subyakto, konser tersebut sukses diadakan. Sejak saat itu, Chrisye, Jay Subiakto dan Erwin Gutawa bersahabat hingga akhir hayatnya.

Setelah sukses dengan konser tunggalnya, lagi-lagi Chrisye merasakan kegelisahan dalam hidupnya yang berbeda dari kegelisahan sebelumnya. Perjalanan mencari jawaban atas kegelisahan spiritualnya membuat almarhumm menciptakan notasi sebuah lagu yang liriknya ditulis oleh penyair angkatan 66, Taufiq Ismail.

Ingin tahu bagaimana proses penulisan lirik “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” oleh Taufiq Ismail dan proses Chrisye melagukan lirik tersebut? Temukan jawabannya di film “Chrisye” yang akan tayang di bioskop kesayanganmu mulai 7 Desember 2017!

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39

Judul Film: Chrisye

Sutradara: Rizal Mantovani

Penulis: Alim Sudio

Produksi: MNC Pictures

Tayang: 7 Desember 2017

Genre: Drama

Pemain: Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti Noor), RaySahetapy (Ayah Chrisye), Tien Basuki (Ibu Chrisye), Fendy Chow (Joris), Teuku Rifnu Wikana (Gauri), Cholidi Asadil Alam (Surya), Roby Tremonti (Jay Subyakto), Peter Taslim (Hendra Priyadi), Andi Arsyil (Erwin Gutawa), Irsyadillah (Addie Ms), Verdi Solaiman (Aciu), Eduwart Boang Manalu (Danny), Fauzi Baadilla (Imran Amir), Ali Mensan (Sinyang), Arick Ardiansyah (Sys Ns), Ayu Dyah Pasha (Ibu Yanti), Hetty Reksoprodjo (Tante Cia), Dwi Sasono (Guruh Soekarno Putra), Fuad Idris (Taufiq Ismail), Indra Aziz (Adjie Soetama), Nabila Bintang (Nissa 11 tahun), Shaquilla Nugraha (Risty 8 tahun), Toar & Rungan (Masha & Pasha 5 tahun), Tria The Changcuters (Eddy Sud), Nenny Welch (Acin)

Terima kasih MNC Pictures dan bloggercrony untuk undangannya  🙂

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.36

*pic courtesy of Andiyani Ahmad

 

GARDENS BY THE BAY

dsc_1873

Pemandangan yang cantik bukan? Yep! Itu adalah Supertree Grove, Gardens By The Bay, Singapore.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau Singapura itu punya taman-taman kecil yang indah dan nyaman buat warganya. Perlu kalian ketahui bahwa hampir 50% lahan yang ada di Singapura merupakan lahan terbuka hijau! Keren ya?! Padahal luas negara Singapura lebih kecil dibandingkan Indonesia tapi setengah luasnya adalah taman!

Hmm, Indonesia bakalan bisa kayak gitu ga ya?

dsc_1872

Di tahun 2006, ide untuk membuat City in a Garden dicetuskan dan pada 28 Juni 2012, Gardens By The Bay resmi dibuka untuk umum. Keputusan untuk membangun taman ini bukan merupakan hal yang mudah karena itu artinya pemerintah Singapura harus merelakan lahannya yang mungkin saja dapat digunakan sebagai tempat komersial bisnis yang menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk negara tersebut.

Well, saya sih gak heran kalau pemerintah Singapura berani mengambil langkah tersebut di atas karena warganegara-nya yang sudah taat pajak dan pemberantasan korupsi di sana dilakukan konsisten dan berkesinambungan. Sedangkan di Indonesia, satu-satunya lembaga pemberantasan korupsi malahan mau ditiadakan…. ini membuat saya gagal paham! maap curcol

Gardens By The Bay memiliki 12 area yang berbeda. Karena terbatasnya waktu, saya hanya punya kesempatan untuk mengunjungi 2 conservatory yaitu Flower Dome dan Cloud Forest.

Di Flower Dome, kita bisa melihat segala jenis bunga yang ada di dunia. Yang kerennya lagi, hampir setiap bulan, ada saja tema bunga yang diusung! Salah satunya “Autumn Harvest” yang merupakan tema September-Oktober  🙂

dsc_1918

Saat berada di area ini, saya jadi teringat akan ibu saya. Beliau pasti senang diajak ke tempat ini suatu hari nanti dan semoga saya juga diberi rezeki untuk bisa kembali kesini bersama mamih  🙂

dsc_1903

Di area yang kedua, Cloud Forest, di sini kita bisa melihat air terjun buatan. Singapura tidak memiliki keindahan seperti halnya Indonesia yang di mana kita bisa menikmati air terjun hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan kita ga perlu pergi jauh ke Indonesia Timur, di Puncak pun ada air terjun 🙂

Saking kepengennya mereka memiliki air terjun, akhirnya dibuat air terjun artifisial. Walau artifisial, air terjun ini airnya dingin dan siap-siap untuk merasakan percikan air yang mengenai kita apabila kita terlalu dekat dengan posisi air terjun untuk berfoto.

dsc_1921

Akhir perjalanan di Gardens By The Bay memberikan saya pengalaman yang tidak terlupakan. Saya sungguh kagum dengan pemerintah negara ini yang bukan hanya mendirikan taman ini sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai sarana belajar bagi warganya. Bravo!

dsc_1930

Selesai berkeliling di kedua area tersebut, kita bisa duduk duduk untuk menikmati langit yang cerah dan bertaburkan bintang kalau beruntung 🙂

read more: #neiiSGtrip

 

Gardens By The Bay

http://www.gardensbythebay.com.sg

18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953

 

 

MERLION PARK, One Fullerton

Belum ke Singapura namanya kalau ga menghabiskan waktu di Merlion Park yang letaknya di One Fullerton.

Read more: QM Senang Liburan!

Dari The Pod, saya dan rombongan menuju Merlion Park dengan menggunakan bus. Gak perlu menunggu lama karena jalanan amat sangat bersahabat, kami tiba di Merlion Park dengan melewati National Museum yang ada di Stamford Road.

Di bawah jembatan menuju Merlion Park terdapat outlet Starbucks Coffee, tempatnya enak banget buat ngopi-ngopi sambil ditemani bunyi riuk air, adem deh rasanya karena sinar matahari lagi terik-teriknya di Singapura kala itu.

Merlion Park merupakan destinasi wisatawan sehingga banyak banget orang yang tumpah ruah di sana hanya sekadar untuk foto, makanya saya cepat-cepat menyelesaikan sesi foto sebagai kenang-kenangan kemudian duduk di bawah jembatan dan menikmati pemandangan orang yang lalu lalang 🙂

dsc_1833

dsc_1826

Saya sih udah ngebayangin kalau Merlion Park dalam keadaan sepi, spot ini bisa jadi salah satu andalan buat ngajakin pacar atau anak-anak kecil untuk duduk duduk santai sambil ngeliat merlion yang ga pernah berhenti menyemburkan air.

Selanjutnya, saya akan kemana ya? Tungguin post berikutnya ya!

Mahkota Baru

Mahkota merupakan penutup kepala yang digunakan oleh raja, ratu bahkan dewa dalam mitologi Yunani. Mahkota adalah simbol kekuasaan, kebanggaan dan status sosial di masyarakat. Bagi perempuan, rambut merupakan mahkota berharga yang wajib untuk diperhatikan dan dirawat. Bagi saya sendiri, rambut merupakan bagian dari tubuh yang terlebih dahulu diperhatikan oleh orang yang kita temui setelah wajah sehingga penting agar rambut tertata rapi.

Masalahnya, walau rambut saya termasuk lurus tapi mengembang sehingga kalau digerai, saya gak terlalu pede dengan bentuk rambut, ditambah lagi kalau salah potong…. Biasanya saya akan mengikat rambut yang salah potong tadi terus menerus sehingga rambut saya bukan tetap lurus tapi menjadi ikal! Huh, sebal bukan main! Saat memotong rambut terakhir, saya baru tahu bahwa model potongan  saya gak cocok dengan kondisi rambut sehingga  perlu di-smoothing terlebih dahulu agar lebih cantik. Pas banget saya diundang oleh Clozette Indonesia untuk mencoba perawatan di Irwan Team Hair Design dan saya memilih untuk melakukan smoothing terhadap rambut saya.

Jalanan Jakarta mulai lenggang beberapa hari ini dan rasanya sekarang waktu yang tepat untuk mencoba smoothing di Irwan Team Hairdesign  Central Park. Sebaiknya sebelum perawatan lakukan  pemesanan terlebih dulu via e-mail di booking@irwanteam.com  sehingga ga perlu ngantri. Saya sendiri melakukan pemesanan melalui telepon 021-2920 0022 sehari sebelum melakukan perawatan. Tiba saat salon yang berada di Level 1, Central Park Mall baru saja buka membuat saya bisa melihat persiapan  stylist  dan therapist yang bertugas hari itu.

DSC_3631

Di meja resepsionis, saya menyampaikan kalau  saya ingin melakukan smoothing terhadap rambut dan langsung dipanggilkan mbak Ika, stylist  yang sudah cukup lama bergabung dengan Irwan Team Hairdesign dan saya pun langsung diajak menuju bangku perawatan.

DSC_3627

Setelah melihat kondisi rambut, mbak Ika menyarankan saya untuk memotong sedikit rambut saya agar saat smoothing selesai kelihatan lebih bagus dan tentu saja saya setuju dengan sarannya. Dan, ini rambut saya sebelum dipotong dan di-smoothing:

DSC_3628

Setelah rambut dicuci bersih, pemotongan pun dilakukan dan Mbak Ika melakukannya dengan cepat! Baru kali ini saya melihat seorang stylist yang cekatan dan tahu apa yang dibutuhkan oleh client! Oh ya, di Irwan Team Hairdesign kalian juga bisa memesan minuman seperti air mineral, teh manis sampai es teh manis secara gratis.

DSC_3630

Selanjutnya, untuk smoothing saya dibantu oleh mbak Lusi yang baru beberapa bulan bergabung dengan Irwan Team Hairdesign. Walaupun tergolong baru, mbak Lusi bekerja dengan sepenuh hati dalam menangani saya. Dengan telaten dan kesabaran, dia mengaplikasikan formula smoothing di rambut saya sampai keseluruhan proses smoothing yang memerlukan waktu 3-4  jam!

DSC_3632

DSC_3634

 

Seluruh stylist dan therapist yang berada di Irwan Team Hairdesign ramah dan helpful, mungkin hal ini juga yang membuat salon ini selalu ramai dan pelanggan silih berganti berdatangan mulai dari perempuan, pria, dewasa hingga anak. Buat kalian yang berhijab, ga perlu kuatir karena ada cabang-cabang Irwan Team Hairdesign tertentu yang menyediakan private ladies area  sehingga kalian juga bisa melakukan perawatan from head to toe. Langsung cuss aja ke www.irwanteam.com untuk informasi  cabang salon mana saja yang menyediakan layanan ini.

Udah penasaran belum mau melihat seperti apa hasil smoothing perdana rambut saya?

Beginilah mahkota baru saya,

DSC_3643

Gimana menurut kalian? Kalau saya puas banget sama hasil potongan dan smoothing di  Irwan Team Hairdesign Central Park dan pengen nyobain service  lainnya seperti  creambath  atau bahkan hair coloring!

Selamat mencoba!

Irwan Team Hairdesign

Central Park Mall, Level  1

Phone: 021-2920 0022

E-mail: booking@irwanteam.com

Website: www.irwanteam.com

Instagram: @irwanteamhairdesign

Facebook: Irwan Team Hairdesign

[MOVIE] Ular Tangga Based on true events at Curug Barong

Kalo kamu anak 90-an, pasti kamu familiar dengan permainan ular tangga. Cara mainnya pun sederhana, setiap yang main berhak untuk melemparkan dadu dan melangkah sesuai jumlah yang ditunjukkan dadu, kadang naik tapi kebanyakan terpaksa harus turun dan ga jarang memulai dari awal kemudian siapa yang berhasil menuju garis akhir terlebih dahulu, dialah pemenangnya.

Seru ya?! Tapi kalau jadi film, apakah akan seseru permainannya?

Saat blogger crony membuka kuota untuk nonton bareng film Ular Tangga the movie, saya jadi penasaran karena film ini genre-nya thriller bukan horror ditambah lagi pemerannya muda dan sering terlihat di FTV. Awalnya saya ga punya ekspektasi apa-apa, kalau kata pasangan saya, mungkin filmnya seperti Jumanji lagipula kejadian nyata mempunyai daya tarik tersendiri untuk divisualisasikan.

Selasa, 7 Maret 2017 bertempat di XXI Epicentrum Walk, Kuningan berlangsung premiere UlarTangga yang dihadiri oleh pemerannya dan tim produksi Lingkar Film dengan diiringi hujan menambah dramatis malam itu.

DSC_2754

Let’s roll the dice and enjoy the show!

DSC_2752

Film dimulai dengan adegan Fina (Vicky Monica) seorang mahasiswi pecinta alam bermimpi tentang Bagas (Ahmad Afandy), kekasihnya  yang berulang terus menerus hingga akhirnya membuat Fina mempertanyakan hal tersebut kepada dosennya, Bapak Kuntara (Roy Marten).

Fina merasa mimpi-mimpinya adalah firasat dia akan segera kehilangan orang-orang yang dikasihinya hingga saat perencanaan pendakian Fina berusaha melarang Bagas dan teman-temannya untuk meneruskan rencana mereka tapi  bisa tebak kan kalo mereka akhirnya berangkat juga (yaeyalah, kalo mereka ga jadi berangkat filmnya terpaksa berhenti sampai di sini aja :p)

Ngaku deh, buat kalian yang suka banget mendaki gunung… kekepoan menyebabkan kalian jadi bersentuhan dengan alam gaib saat mendaki bukan?  Sama persis dengan apa yang terjadi pada Fina dan kawan kawannya. Satu persatu mereka menghilang dan satu persatu hantu pun menampakkan diri!

DSC_2755

What? Did I mention ghost? Yep! Ternyata Ular Tangga bukan film thriller  tapi film horror, saya pun menyibukkan diri dengan membaca WhatsApp dan buka Instagram sambil sesekali melirik layar bioskop yang tepat di depan mata karena saya duduk di P11 dan berkali-kali rasanya jantung ini mau copot!  🙂

Sinematografinya keren hanya saja perpindahan scene masih terlihat kasar namun termaklumi karena ini film horror , sound effect-nya bikin merinding, ending-nya masih bikin saya penasaran dan bertanya-tanya, “ Jadi yang beneran hantu siapa sebenernya?”

“Apakah Fina akan selamat dari permainan Ular Tangga?”

Cari tahu jawabannya di bioskop terdekat mulai 9 Maret 2017 ya!

Judul Film: Ular Tangga

Sutradara: Arie Aziz

Penulis: Mia Amalia

Produksi: Lingkar Film

Tayang: 9 Maret 2017

Genre: Horor

Pemain: Shareefa Danish (Gina), Vicky Monica (Fina), Ahmad Afandi (Bagas), Fauzan Nasrul (William), Alessia Cestaro (Martha), Yova Gracia (Lani), Randa Septian (Dodoy), Egy Fedly (Pak Karto), Tuti Kembang Melati (Nyi Barong), Yafi Tessa Zahara (Tania), Atiyah Shahab (Sania), Hadijah Shahab (Gina kecil), Roy Marten (Pak Kuntoro), Guntur Triyoga (teman Bagas).

Kisah Anak Manusia Berjarak-jarak

Sebagai anak yang besar di daerah sekitaran Cempaka Putih, tentunya sudah tidak asing dengan sebuah tempat pertunjukan “Teater Miss Tjitjih”.

Dulu, saat melewati teater ini, saya pernah membatin ingin menyaksikan pertunjukan seni suatu saat nanti.

Tahun pun berganti.

Melihat bloggercrony yang membuka kuota untuk menyaksikan pertunjukan teater dan bertempat di Miss Tjitjih, saya pun mendaftarkan diri.

Yeay! Sehari sebelum pertunjukan dimulai, saya menerima kabar kalau saya mendapatkan undangan tersebut!

Dan, hari itu pun tiba… 12 Februari 2017, bertempat di Teater Miss Tjitjih, pertunjukan “PRAAANG: Kisah anak manusia berjarak-jarak” dipentaskan.

dsc_2511

Tak berapa lama saya tiba di Teater Miss Tjitjih dengan diiringi gerimis, lampu teater pun diredupkan pertanda pertunjukan dimulai.

PRAAANG: Kisah anak manusia berjarak-jarak adalah sebuah pertunjukan teater yang dimainkan oleh para pekerja rumah tangga. Lakon ini menyuguhkan realitas keseharian perlakuan majikan terhadap pekerja rumahnya dengan segala suka dan duka.

Dalam rangka memperingati Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional yang jatuh pada 15 Februari, hari di mana seorang PRT yang bernama Sunarsih meninggal karena dianiaya oleh majikannya 16 tahun yang lalu di Jawa Timur, pentas perdana Teater PRT dimainkan.

Pentas ini dimainkan oleh 23 pemain yang berprofesi sebagai Pekerja Rumah Tangga dengan latihan selama 5 bulan. Salut juga kepada para majikan yang mendukung mereka untuk berlatih dan mementaskan lakon ini.

SINOPSIS CERITA

Adalah Surti, gadis berusia 20 tahun asal Indramayu yang akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai pekerja rumah tangga setelah melamar sekian lama.

Surti diterima bekerja di keluarga Broto Kesowo yang kaya dan terhormat, dengan pekerjaan utama mengurus tetek bengek rumah keluarga tersebut dan menjaga kebersihan dan keutuhan guci keramat wasiat turun temurun keluarga Broto Kesowo.

Surti yang santun membuat Rena, putri Broto Kesowo berempati, Rena memperolah banyak pelajaran kehidupan darinya.

Pernah suatu malam, saat keluarga itu berkumpul, “PRAAANG”… Surti menjatuhkan piring kesayangan sang majikan. Kontan saja Surti mendapatkan cercaan dan makian dari keluarga Broto Kesowo namun Rena menengahi peristiwa tersebut dengan berempati kepada Surti.

Sebaik-baiknya Surti bekerja, tentu saja sebagai manusia biasa yang bisa sakit dan secara tidak sengaja menjatuhkan guci yang dikeramatkan keluarga itu.

“PRAAANG…” bunyi yang teramat keras membuat marah keluarga itu dan kebencian serta hinaan tentu diarahkan kepada Surti.

Gawat! Guci pecah sama saja pertanda keruntuhan keluarga dan kehormatan Broto Kesowo. Di luar dugaan Surti, Rena memilih bersama keluarganya mengutuk dan mengecam Surti. Bagi Broto Kesowo, kata maaf saja tidak cukup, penyiksaaan juga belum memuaskan… Surti harus menerima hukuman gantung!

dsc_2521

dsc_2523

dsc_2524

dsc_2525

Yang membuat saya bersedih adalah lakon ini diadaptasi dari kejadian nyata seorang pekerja  rumah tangga yang disiksa selama 9 tahun dan hukuman yang diterima selain dipukuli juga digantung sehari semalam setiap melakukan kesalahan.

Inilah potret yang terjadi, Pekerja Rumah Tangga Indonesia belum mendapatkan jaminan atas perlindungan baik di dalam negeri maupun di luar negeri sehingga banyak timbul kekerasan terhadap PRT. Persoalan Undang Undang mungkin menjadi tanggung jawab wakil rakyat di DPR namun saya, Anda, kita sebagai majikan bijaknya memanusiakan Pekerja Rumah Tangga yang bekerja di dalam rumah.

Doa saya, semoga tidak ada lagi Sunarsih atau Surti lain yang mengalami kekerasan.