The Avengers, semua bermula dari Tesseract

Antusiasme penonton film Avengers di Indonesia memang tidak diragukan lagi. Indonesia menjadi negara pertama di mana film terakhir superhero Avengers ditayangkan hari ini, Rabu, 24 April 2019. Bahkan ada bioskop yang menayangkan film ini selama 24 jam mulai pukul 05.00!

Selama bertahun-tahun superhero garapan Marvel Studio ini dijadikan film, saya masih belum paham di mana benang merahnya. Namun setelah mendapatkan urutan menonton 22 film Marvel, saya akhirnya mengerti.

WhatsApp Image 2019-04-24 at 17.32.21

Semua terjadi karena sebuah kubus biru yang dinamakan Tesseract. Tesseract merupakan kubus untuk menyimpan salah satu Infinity Stone yaitu Space Stone. Tesseract awalnya di simpan di tempat harta karun dewa tertinggi Asgardian yaitu Odin, ayah dari Thor. Namun Odin akhirnya memutuskan untuk menyimpan Tesseract di Bumi.

Sayangnya tidak selamanya Tesseract aman. Hampir tiga milenium lamanya Tesseract ditemukan oleh Johann Schmidt alias Red Skull yang berhasil dihentikan oleh Steve Rogers sebagai Captain America. Walau berhasil menghentikan Red Skull, Captain America harus kehilangan sahabatnya, Bucky si Winter Soldier dan Tesseract.

Di film Captain Marvel, Tesseract diceritakan jatuh ke tangan Dr Wendy Lawson yang aslinya adalah mahluk Kree dan ingin menguasai Space Stone. Lawson merupakan teman dari Howard Stark, engineer yang membantu Dr. Erskine menciptakan Captain America sekaligus ayah dari Anthony Stark (Iron Man). Long story short, mahluk Kree bisa dikalahkan Carol Denvers sebagai Captain Marvel. Dan Tesseract aman di Supreme Headquarters International Espionage and Law Enforcement Division (S.H.I.E.L.D).

Bagian dari Infinity Stone hadir kembali di film Iron Man 2, di mana Howard Stark menyembunyikannya di dalam diorama Stark Expo 1974.  Tony Stark mengalami penyerangan di Afghanistan sehingga menyebabkan dia harus menggunakan palladium untuk tetap hidup. Namun kelamaan palladium mengakibatkan gangguan kesehatan bagi Stark. Akhirnya Stark mengganti palladium tersebut dengan bagian dari Tesseract.

Berlanjut ke film Thor, terpaksa turun ke Bumi untuk mengambil kembali Tesseract. Dan di film Avengers: Infinity Wars, Tesseract jatuh ke tangan Thanos ketika dibawa oleh Loki.

Bagaimana kelanjutan Tesseract dan nasib umat manusia? Yuk nonton Avengers: End Game di bioskop terdekat!

Advertisements

Belanja Itu Gak Ribet

Denger kata belanja buat sebagian orang terasa menyenangkan termasuk saya!

Tapi terkadang juga menyebalkan kalau harus berhadapan dengan macet, susah parkir, antri atau begitu sampai di tujuan barangnya rebutan…. Duh, kalau kayak gitu bikin ribet dan malesin kan?! Akhirnya solusi buat hasrat belanja yang tak terbendung ini, saya mulai online shopping!

Tepat tiga tahun sudah saya berkenalan dengan Lazada,  perintis ecommerce di beberapa negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia yang menawarkan pengalaman belanja online cepat, aman dan nyaman dengan berbagai macam kategori produk mulai dari gadgetfashion, peralatan rumah tangga, kosmetik, mainan anak-anak dan masih banyak lagi lainnya.

Tiga tahun lalu, barang yang pertama kali saya beli adalah sepatu slip on untuk anak pertama saya. Sebelumnya, saya gak pernah belanja sesuatu secara online, ada aja kekuatiran yang membuat saya enggan untuk online shopping seperti produk gak sesuai dengan  gambar, ukurannya kurang sesuai, pengiriman barang yang lama dan harga yang lebih mahal tentunya. Namun karena harga sepatu slip on  yang rencananya mau saya belikan untuk si sulung terbilang murah maka saya menggunakan Lazada untuk pertama kalinya.

Selang dua hari, paket sepatu dari Lazada tiba! Langsung saja saya coba pakaikan ke kaki si sulung dan ternyata muat! Senang deh, pengalaman pertama saya dengan Lazada begitu menyenangkan. Akhirnya sampai sekarang, saya tetap setia belanja di Lazada karena gak ribet, gak pake antri dan gak rebutan barang!

Masih dalam rangka tahun baru disusul dengan Lunar New Year dan Valentine’s Day, saya kepengen banget menghadiahi diri sendiri beberapa produk yang bisa saya beli di Lazada.

Yang pertama, laptop. Kenapa? Saya kepengen sekali punya laptop yang ringan tapi performanya juara, setelah netbook yang sudah menemani saya menulis dan bekerja bertahun-tahun crash, mati tidak bisa menyala lagi. Kebetulan banget Lazada memiliki pilihan berbagai macam Apple Macbook Air.

Screenshot_2016-02-03-05-00-11

Kedua, handphone. Kenapa? Karena telepon seluler yang saat ini saya pakai tidak bisa melakukan fungsinya dengan baik. Mau upload foto dan video recording Instagram aja gak bisa… Sebel, kan?! jadi kehilangan momen yang bagus buat dipublikasikan.

Saya memilih Apple iPhone 6 Plus karena kameran buat selfie-nya juara! Iya, iya…saya memang narsis.

Screenshot_2016-02-03-05-01-56

Ketiga, sepatu tempur. Mengapa saya menyebutnya sepatu tempur? Sebutan sepatu tempur adalah julukan yang diberikan suami saya untuk sepatu yang sehari-hari dipakai melewati aspal jalanan, cuaca panas dan hujan. Berhubung saya juga punya masalah kaki, maka saya perlu sepatu tempur yang nyaman. Pilihan saya jatuh kepada sepatu Scholl, sudah terbukti kenyamanan sol sepatunya yang juara dan cukup manis kan modelnya?

Screenshot_2016-02-03-05-07-06

Keempat, kamera mirrorless. Kamera ini konon katanya lebih ringan bobotnya tapi hasil fotonya sudah seperti kamera DSLR.  Pas banget buat saya yang orangnya gak mau ribet, supaya hasil foto-foto saya cakep-cakep. Banyak yang bilang Fujifilm X-M1 cukup oke buat saya yang pemula.

Screenshot_2016-02-03-05-11-26

Yang terakhir, Philips Avent Electric Breastpump. Hampir lima bulan saya menggunakan breastpump manual limpahan adik ipar saya, sudah saatnya mencoba electric breastpump dari Philips Avent yang memiliki keunggulan kenyamanan saat digunakan. Saya perlu electric breastpump untuk persediaan ASIP menjelang si bungsu MPASI nanti.

Screenshot_2016-02-03-05-13-05

Semua produk yang ingin saya beli di Lazada, bisa dilihat dari aplikasi yang bisa di-download dari smartphone lho!

Cobain deh belanja di Lazadagak pake ribet, gak pake antri dan gak pake rebutan!

Selain itu, kamu juga bisa ikutan blogger competition. Caranya, silakan menuju ke tautan ini ya: http://shopcoupons.co.id/blog/kompetisi-blogger-shopcoupons-lazada-indonesia

 

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X Lazada Indonesia. Yang diselenggarakan oleh ShopCouponsVoucher Lazada disponsori oleh Lazada Indonesia.

Selamat mencoba dan semoga beruntung!

-@HoneyJT-

[LIBURAN LOKAL] Day 3 Ambarawa

Image

Pada hari ketiga ini, bersama rombongan Maxxio kami berwisata ke Museum Kereta Api Ambarawa.

Liputan lengkap tentang museum ini dapat dibaca di sini

Selesai dari museum ini, kami makan siang bersama di daerah yang dinamakan Bandungan tepatnya di Rumah Makan Apung Kampung Rawa.

Image

Bandungan merupakan tempat wisata seperti Puncak, Ciawi, Jawa Barat yang berudara sejuk.

Setelah perut kenyang dengan hidangan khas Jawa Tengah, kami bergegas kembali ke hotel Pandanaran.

Cuaca mulai mendung, saya dan putra saya memutuskan untuk berenang sebentar. Tidak lama kemudian hujan mulai turun, kami pun memberhentikan acara berenang dan bersiap untuk makan malam di pujasera yang ada di sekitar hotel.

Tak lupa kami singgah di salah satu toko yang menjual bandeng presto, oleh-oleh khas Semarang 🙂

*artikel mengenai perjalanan hari kedua dapat dibaca di sini

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

[LIBURAN LOKAL] Day 2 Dieng Plateu

Image

Setelah energi diisi ulang dengan menginap satu malam di hotel Marlin Pekalongan, kami melanjutkan perjalanan menuju Semarang dengan melewati dataran Dieng.

Kawasan wisata Dieng memiliki 8 kawah, 6 danau vulkanik, candi, gua dan teater untuk menonton film tentang gunung api yang ada.

Waktu yang terbatas tidak memungkinkan kami untuk menjelajah kawasan Dieng lebih jauh.

Kami hanya sempat bermain sebentar di kawasan Candi Gatotkaca, Kawah Sikidang dan Telaga Warna.

Image

Semoga kami berkesempatan untuk menjelajah kawasan Dieng di lain waktu 🙂

Apabila kamu mau ke area ini, pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh dari dinginnya angin yang berhembus.

Hari menjelang sore dan kami memutuskan untuk bergegas menuju Semarang dengan bermodalkan GPS dari Nokia Lumia, kami menembus lembah dan bukit tanpa penduduk.

Sedikit khawatir juga ada orang yang iseng namun bersyukur kami dapat sampai di Semarang sebelum jam 21.00 dan berkumpul dengan teman-teman dari Maxxio

*artikel mengenai perjalanan hari pertama dapat dibaca di sini

 

[LIBURAN LOKAL] Day 1 On The Way to Semarang by car

Oktober tahun 2013, kami sekeluarga pergi ke Semarang bersama dengan teman-teman dari Maxxio

Kami memutuskan berangkat lebih dahulu tidak bersama dengan rombongan, dan singgah di salah satu hotel yang ada di Pekalongan.

Kami memesan voucher penginapan di rajakamar

Berangkat mulai pukul 18.00 dan kami tiba di hotel Marlin, Pekalongan jam 04.00 dini hari.

Image

Memang perjalanan yang melelahkan, bersyukur layanan rajakamar dan hotel Marlin juara… kami mendapatkan kamar yang bebas asap rokok sehingga dapat istirahat dengan nyaman.

Memang hotel Marlin Pekalongan bukanlah hotel bintang lima namun kebersihannya tetap terjaga dan yang terpenting kamar yang kami tempati bebas dari asap rokok.

Buat budget traveller, hotel Marlin Pekalongan recommended!