Traveler’s Tale: Belok Kanan Barcelona

Dulu, saya pernah naksir mati-matian sama seseorang tapi takut menyatakan cinta karena masih punya pemikiran orang zaman old, bahwa perempuan itu akan dicap agresif kalau menyatakan cinta kepada laki-laki. Padahal saat itu, dia mendapatkan beasiswa S2 di negeri kangguru dan kalau saya enggak menyatakan cinta kepadanya pasti akan ada orang lain yang akhirnya jadi pacarnya. Dan beneran aja, setelah menyelesaikan S2-nya dia menikah dengan mantan pacarnya yang sering putus nyambung.

Nyesel gak saya? Kalau dibilang nyesel sih udah pasti, karena dia belakangan baru tahu kalau saya beneran cinta mati sama dia tapi enggak berani menyatakan 🙂

Atau, kalian pernah punya kisah cinta saat SMA? Kamu naksir seseorang tapi ternyata orang yang kamu taksir itu suka sama orang lain… atau kamu takut menerima kenyataan kalau hubungan pertemanan kalian akan jadi sulit kalau dilanjutkan ke arah pacaran?

Beberapa bulan lalu, saya membaca ulang novel yang ditulis 4 orang sekaligus, Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat dan Ninit Yunita. Kenapa membaca ulang? Jujur saja, saat membaca pertama kali, saya tergesa-gesa membacanya sehingga mudah lupa. Selain itu, karena novel tersebut akan diangkat ke layar lebar maka saya merasa perlu mengingat kembali bagaimana jalan ceritanya agar dapat menikmati film secara utuh.

IMG20180613170736

13 September 2018, saya diundang untuk menghadiri Gala Premiere Belok Kanan Barcelona oleh Adithya Mulya dan Ninit Yunita. Mendapatkan jadwal menonton yang baru mulai jam 20:30 dan mungkin akan selesai jam 22:30 tidak menyurutkan niat saya untuk melihat film Belok Kanan Barcelona.

IMG-20180913-WA0016(1)

Film Belok Kanan Barcelona yang sudah tayang di bioskop sejak Kamis, 20 September 2018 dibuka dengan adegan Francis (Morgan Oey) di atas panggung sedang konser piano. Kemudian, sama seperti novelnya, Francis mengabarkan kepada sahabat-sahabatnya, Retno (Mikha Tambayong), Farah (Anggika Bolsterli), dan Ucup (Deva Mahenra) tentang rencana pernikahannya.

Keempatnya adalah sahabat dekat sejak SMA. Setelah lulus, mereka menjalani kehidupan di negeri orang. Francis menjadi pianis kelas dunia yang memiliki kekasih bule yang cinta mati kepada Francis tapi tukang ngatur dan cemburuan kalau Francis menyinggung-nyinggung Retno. Retno, belajar menjadi koki di Copenhagen, Denmark. Mungkin Retno memilih profesi ini karena sebenarnya dia masih belum move on dari Francis. Waktu SMA, Retno sering membuatkan Francis rending atau membuat kue bersama Farah. Ucup, merantau sampai ke Afrika Selatan demi untuk membiayai kuliah adiknya setelah ayahnya meninggal dunia. Farah, diceritakan dalam film sebagai seorang arsitek yang meniti karir di Vietnam.

Tentu saja kabar rencana pernikahan Francis membuat kaget mereka semua, pasalnya, masih ada urusan masa lalu yang belum selesai. Francis pernah jatuh cinta kepada Retno tapi Retno menyimpan rapat-rapat perasaannya karena dia pernah dinasehati oleh kedua orangtuanya mengenai perbedaan agama yang akan membuat hubungannya dengan Francis cukup berat untuk dijalani.

Farah yang juga jatuh cinta kepada Francis memilih untuk memendam rasa karena merasa persahabatannya dengan Retno terlalu berharga untuk dirusak oleh percintaan ala remaja. Sedangkan Ucup, suka dengan Farah dan berniat menyatakan perasaannya saat masih bersekolah tapi selalu saja ada halangan.

Setelah mendengar kabar Francis akan menikah, Retno dan Farah bertekad untuk menyatakan perasaannya masing-masing sebelum semuanya terlambat!

Akankah mereka berhasil? Untuk tahu, kalian perlu nonton film Belok Kanan Barcelona. Dapatkan juga kesempatan untuk ke Barcelona gratis bareng pemain film Belok Kanan Barcelona!

IMG-20180914-WA0011

Belok Kanan Barcelona yang bergenre drama komedi sukses membuat saya tertawa dan mesem-mesem sepanjang film diputar. Lokasi syuting sangat memanjakan mata! Tentu saja dong film Belok Kanan Barcelona harus syuting di luar negeri karena kan film ini berangkat dari novel yang aslinya bercerita banyak tentang lokasi para tokohnya tinggal. Di dalam novel, kalian akan menemukan footnote tentang lokasi yang ada, dan ini membuat pengetahuan saya semakin bertambah tentang negara-negara yang Farah-Francis-Retno-Ucup kunjungi. Kini, novel Traveler’s Tale: Belok Kanan Barcelona dicetak ulang dengan menggunakan sampul terbaru, go grab them in bookstore!

Advertisements

Ally, all these lives by Arleen A

cover ally final

Musim semi, suatu Jumat siang, mengubah segalanya bagi Ally.

Sensasi menggelitik seperti kesemutan muncul pertama kali saat Ally berumur sepuluh tahun.

Dan yang paling mengerikan dari semua itu adalah Ally dibawa menemui sekian banyak psikiater, melakukan serangkaian tes dan tetap tidak ada jawaban atas apa yang sebenarnya terjadi pada Ally.

Ally merasa dia anak tunggal namun nyatanya dia memiliki seorang adik laki-laki berambut merah bernama Albert. Ally bersikeras Albert masih hidup, nyatanya tidak.

Teka teki.

Saat pertama kali aku membaca bab pertama novel ini, aku penasaran dengan akhir dari cerita ini.

Kira-kira, mau dibawa kemana ya alur cerita ini? Psychological thriller? Mystery thriller?

Jangan kelewatan untuk beli dan baca novel “Ally, all these lives” ! (Please click here)

– @HoneyJT –