WONDER FULL, Light and Water Show

dsc_1806

dsc_1808

dsc_1813

dsc_1809

dsc_1811

Seharusnya, setelah naik Singapore River Cruise… jadwal selanjutnya adalah menonton Wonder Full, Light and Water Show.  Namun karena durasi cruise yang cukup lama, saya hanya melihat akhir dari pertunjukan ini.

Pertunjukan ini unik karena memanfaatkan air mancur sebagai sarana layarnya, sedangkan pertunjukan lampu sebagai film-nya.

Wonder Full Light and Water Show ini berlangsung mulai jam 20.00 di area Promenade Marina Bay Sands dan gratis tanpa dipungut biaya.

Selamat menonton ya!

Advertisements

T3 Soetta Face Off

Minggu lalu saya diundang Liputan6.com bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) untuk menghadiri sebuah acara fashion show yang bertajuk “Terminal 3 Fashion Show”. Fashion Show ini merupakan salah satu selebrasi dalam rangka menyambut dibukanya Perluasan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang akan menjadi salah satu terminal terbaik di Asia, jelas Bapak Chairil Anwar selaku Public Relations Angkasa Pura II.

20160720_145342

Mengapa terbaik? karena T3 Bandara Soekarno Hatta akan beroperasi dengan menggunakan:

  • Baggage Handling System (BHS)  level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak.
  • Airport Security System (ASS) yang dapat mendeteksi wajah penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang masuk daftar pihak berwajib.
  • Intelligence Building Management System (IBMS) yang mengatur agar  T3 Bandara Soekarno Hatta menjadi bangunan yang mengusung konsep eco green.

IMG_20160720_162914

Beberapa tahun lalu, saya pernah berangkat ke Bali dan Singapura melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang sudah sedikit direnovasi…. itu aja udah bikin saya seneng karena T3 jadi lebih tertata, gak semrawut seperti terminal lainnya dan yang paling penting adalah bersih!

Begitu turun di depan T3 Bandara Soekarno Hatta yang diperluas, saya langsung kagum!

20160720_142529.jpg

20160720_143131.jpg

Depannya aja udah keren, dalemnya…lebih keren lagi  🙂

IMG_20160720_160720

20160720_155544

20160720_154722.jpg

IMG_20160720_160431

Fasilitas di T3 Bandara Soekarno Hatta cukup lengkap, termasuk airport lounge dan children playground. Saya belum melihat adanya nursery room, mungkin juga karena akses yang terbatas sehingga bagian tersebut tidak terlihat. Besar harapan saya T3 Bandara Soekarno Hatta juga menyediakan nursery room  yang nyaman 🙂

Selanjutnya, fashion show yang bertema smart and fashionable traveling outfit menggandeng tiga desainer ternama Indonesia, yaitu Tri Handoko dengan koleksi ready to wear Austere, Mel Ahyar dengan koleksi Happa Fall/Winter dan Danny Satriadi yang tampil dengan nuansa batik Cirebonan yang cantik.

Uniknya, fashion show  ini menggunakan eskalator T3 Bandara Soekarno Hatta sebagai runway-nya.

20160720_153018-1

20160720_151809-1

 

20160720_152836

20160720_151441

Gak terasa fashion show  yang digelar selama kurang lebih 30 menit harus berakhir dan saya pun harus meninggalkan T3 Bandara Soekarno Hatta untuk sementara.

I’ll be back soon for traveling through T3 Bandara Soekarno Hatta 🙂

20160720_161835

 

 

[BANDUNG] Floating Market Lembang

20141215_171106

20141215_164609

20141215_164527

20141215_163956

Kalian pasti udah tahu salah satu tempat wisata di Lembang yaitu Floating Market yang terkenal itu 🙂

Saya menulis tempat wisata yang satu ini karena ditagih oleh anak saya yang sulung, dia senang sekali ke Floating Market Lembang Bandung.

Pertama kali ke tempat ini beberapa tahun yang lalu dan sudah banyak juga perubahan yang terjadi, tandanya bagus kan manajemen Floating Market Lembang Bandung terus bebenah diri memberikan wisata yang nyaman bagi pengunjungnya.

Biasanya saya akan datang ke Floating Market Lembang Bandung ini saat jam buka sekitar jam 9 pagi, saat matahari belum terik dan tempat wisata masih sepi. Tiket masuk mobil dipatok Rp30.000 dan tiket wisata sebesar Rp15.000 per orang  yang dapat ditukarkan dengan lemon tea/hot cappucino/hot chocolate.

Biasanya, pengunjung yang datang banyak menghabiskan waktu di pasar apung yang penuh dengan aneka jajanan. Kita cukup menukar uang kertas dengan koin yang dapat dibelanjakan di setiap tempat jajan yang ada di atas danau. Tak perlu kuatir, apabila masih ada sisa uang koin, kita dapat menukarkannya kembali dengan uang kertas yang biasa kita gunakan 🙂

Beberapa spot yang biasanya saya kunjungi untuk bermain atau berfoto adalah sebagai berikut:

Duduk duduk didepan danau sambil merasakan semilir angin yang bertiup. Sejak hamil anak kedua, kalau saya main ke FMLB, saya hanya duduk duduk saja di depan danau sambil menunggu anak pertama saya selesai bermain di FMLB.

Taman Kelinci

Keponakan saya menemukan tempat paling asik untuk berinteraksi dengan kelinci. Hanya dengan membayar Rp20.000, kita mendapatkan dua buah wortel sebagai makanan kelinci. Yang paling menarik adalah, di sini anak-anak bebas untuk menghabiskan waktunya sampai bosan.

Becak Mini

Area bermain ini cukup lucu karena becak dibuat seukuran dengan anak-anak dan dikayuh oleh anak-anak. Mereka dapat menikmati permainan ini sebanyak 4 kali putaran dan tiket dihargai sebesar Rp20.000.

Taman Miniatur Kereta Api

20141215_162849

Ini merupakan taman kesukaan putra sulung saya 🙂

Kalau sudah kesini, dia enggan pulang! Memang sih taman ini dibuat bagus, saya pun tertarik untuk mengunjungi taman ini, hanya saja tidak ada pepohonan sehingga panas terik matahari benar-benar terasa di atas kepala.

The Rock

Ada satu taman yang letaknya tidak terlalu keliatan tapi ternyata cantik untuk dijadikan tempat berfoto. The Rock merupakan taman buatan yang desainnya terbuat dari kayu sehingga memberikan kesan natural.

Kalau kalian merencanakan untuk berwisata ke Bandung, kalian bisa melihat rekomendasi akomodasi yang pernah saya review di sini

Selamat berakhir pekan dan berwisata 🙂

-@HoneyJT-

Traveler’s Tale day 5

Gak berasa dah hari ke-5 (lima) liburan di Bali, besok bakalan balik ke Jakarta wif Mandala Airlines (again) . abisan promo seh, hehhehe =)

tujuan pertama adalah Pura Taman Ayun. di pura ini tamannya bagus banget, rumputnya ijo, ada bangunan pura berjajar, di bagian bawah ada kali. setelah puas maen disini, our next destination is Bedugul.

sebelum sampe di bedugul, kita lunch dulu di salah satu warung di pinggir jalan (lupa nama warungnya euy). makanannya lumayan enak, harganya so- so.

akhirnya qta sampe di bedugul, tapi bukan bedugul yg kebanyakan orang maksud. qta salah masuk ke bedugul resort, mana udah mulai ujan lagi. Akhirnya qta mancing aja deh disini. Lumayan dapet ikan zebra banyak tapi kecil- kecil.

Bosen di bedugul resort, saya melihat kabut agak tersapu dan mulai cerah. dan qta memutuskan menuju ke bedugul yang sesungguhnya alias Pura Ulundanu. Nah pura ini yang qta maksud, pura yg juga ada di uang kertas 50 ribuan.

Puas foto- foto disana, kami memutuskan untuk back to Denpasar, secara udah mulai malem juga.

di tengah jalan qta belok ke Jl. Nusakambangan tempat toko souvenir yg namanya Erlangga I. Rencananya mo cari oleh- oleh yg kurang, tp apa daya ga bisa juga secara baby D udah ga nyaman mungkin karena ngantuk juga. di toko Erlangga ini, semua barang udah ada harga fixed-nya, jadi buat yg males tawar menawar di pasar sukowati bisa cari barang yg sama disini. Ada juga toko Khrisna di jalan yang sama pula, tapi saya ga sempat kesana, kebentur sama waktu yang udah makin malem. Soalnya nanti malam rencananya qta mo wisata kuliner di sekitar seminyak.

akhirnya dinnernya beli Bakmi Gang Kelinci dan di bungkus, makan di hotel ajah. selsai mandi dan dinner qta mutusin ke warung made soalnya dah jam 21.30 pm

warung made tuh masih buka aja sampe midnite kali ya… sedangkan saya keburu pengen cepet pulang soalnya baby D dah ketiduran di mobil…. biasa emak- emak kaga tega ngliat anaknya tidurnya ga nyaman =P

nyampe di hotel jam 00.00 teng… wuih, capek tapi puasss… mana harus packing buat pulang besok…

nite, nite…

Traveler’s Tale day 4

hari ini qta pindah hotel dari Novotel, Nusa Dua menuju Wina Holiday Inn, Kuta

complimentary voucher dari Accor Vacation Club masih sisa banyak, akhirnya dibelanjain air mineral buat persediaan di jalan sama croissant dan kue- kue lain yang pasti rasanya Maknyos!!!

setelah titip koper di Wina Holiday Inn, qta brangkat ke Pasar Sukowati I.

Pasti pada heran, “emangnya gak takut ya kopernya di titip gitu ?”

ya gak lah kan ada penandanya klo koper qta titipkan trus lagian juga klo masyarakat bali yang asli tidak akan berbuat hal yang jahat karena mereka percaya dengan karma.

di pasar sukowati I lebih besar dan luas dibanding pasar Sukowati II. nah disini deh hunting accesories dan oleh- oleh buat orang rumah.

saya hunting gelang tangan buat nyokap dan anting buat saya sendiri seharga 15 ribu perak untuk dua item barang tersebut. swami beli nasi bungkus yang murah banget dan rasanya enak… murah meriah abis…

tips : bila belanja di sukowati tawar hingga mencapai 1/3 dari harga buka kemudian deal di kisaran hampir menyentuh1/2 harga buka.

setelah puas, kami langsung menuju kintamani untuk melihat danau dan anjing- anjing kintamani yang berkeliaran. Sepanjang perjalanan memang ada beberapa anjing kintamani yang berkeliaran. dan ternyata di daerah ini nothing special, selain memang pemandangan danau yang sudah mulai tertutup kabut.

baru saja mau turun dari mobil, kami disodorkan kaos yang dijual oleh mayoritas ibu- ibu. tapi yang menjengkelkan adalah mereka memaksa untuk kami membeli kaos tersebut. padahal apabila mereka tidak memaksa, mungkin saya akan membeli 1/2 lusin kaos tersebut. namun karena cara mereka kasar seperti itu jadilah kami sedikit marah dan hanya membeli 1 (satu) kaos saja. itupun agar ibu penjual itu lekas meninggalkan kami. Saya ngerti kalo mereka belum dapet uang dari hasil penjualan mereka hari itu dan hari menjelang sore, tapi bukan dengan cara paksaan juga kaleee… *SIGH*

selesai foto di kintamani dengan latar belakang danau, akhirnya kami langsung pergi menuju Pura Tirta Empul.

Entah kenapa saya jatuh cinta dengan keseharian masyarakat Bali di pura ini. Pura Tirta Empul merupakan pura umum yang sehari- hari digunakan oleh masyarakat Bali untuk bersembahyang dan mandi di kolam pemandian. Di kolam pemandian terdapat beberapa mata air dan banyak ikan hidup didalam kolam tersebut. Puas berfoto di pura ini, kami pulang menuju Denpasar untuk makan malam.

Sebelum makan kami mapir di Hardy’s swalayan untuk beli susu Darren yang sudah menipis dan air mineral.

Makan malam kali ini di Mc D, sudah berulang kali kami cari hoka- hoka bento, tapi gak ktemu… huh…

selesai makan, kami kembali ke Hotel Wina Holiday Inn. bangunannya memang tampak sudah tua, kamarnya pun standar tapi kolam renangnya ada beberapa. air keran masih terasa asin dan banyak nyamuk pula.

thats for today… gud nite…