GARDENS BY THE BAY

dsc_1873

Pemandangan yang cantik bukan? Yep! Itu adalah Supertree Grove, Gardens By The Bay, Singapore.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau Singapura itu punya taman-taman kecil yang indah dan nyaman buat warganya. Perlu kalian ketahui bahwa hampir 50% lahan yang ada di Singapura merupakan lahan terbuka hijau! Keren ya?! Padahal luas negara Singapura lebih kecil dibandingkan Indonesia tapi setengah luasnya adalah taman!

Hmm, Indonesia bakalan bisa kayak gitu ga ya?

dsc_1872

Di tahun 2006, ide untuk membuat City in a Garden dicetuskan dan pada 28 Juni 2012, Gardens By The Bay resmi dibuka untuk umum. Keputusan untuk membangun taman ini bukan merupakan hal yang mudah karena itu artinya pemerintah Singapura harus merelakan lahannya yang mungkin saja dapat digunakan sebagai tempat komersial bisnis yang menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk negara tersebut.

Well, saya sih gak heran kalau pemerintah Singapura berani mengambil langkah tersebut di atas karena warganegara-nya yang sudah taat pajak dan pemberantasan korupsi di sana dilakukan konsisten dan berkesinambungan. Sedangkan di Indonesia, satu-satunya lembaga pemberantasan korupsi malahan mau ditiadakan…. ini membuat saya gagal paham! maap curcol

Gardens By The Bay memiliki 12 area yang berbeda. Karena terbatasnya waktu, saya hanya punya kesempatan untuk mengunjungi 2 conservatory yaitu Flower Dome dan Cloud Forest.

Di Flower Dome, kita bisa melihat segala jenis bunga yang ada di dunia. Yang kerennya lagi, hampir setiap bulan, ada saja tema bunga yang diusung! Salah satunya “Autumn Harvest” yang merupakan tema September-Oktober  🙂

dsc_1918

Saat berada di area ini, saya jadi teringat akan ibu saya. Beliau pasti senang diajak ke tempat ini suatu hari nanti dan semoga saya juga diberi rezeki untuk bisa kembali kesini bersama mamih  🙂

dsc_1903

Di area yang kedua, Cloud Forest, di sini kita bisa melihat air terjun buatan. Singapura tidak memiliki keindahan seperti halnya Indonesia yang di mana kita bisa menikmati air terjun hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan kita ga perlu pergi jauh ke Indonesia Timur, di Puncak pun ada air terjun 🙂

Saking kepengennya mereka memiliki air terjun, akhirnya dibuat air terjun artifisial. Walau artifisial, air terjun ini airnya dingin dan siap-siap untuk merasakan percikan air yang mengenai kita apabila kita terlalu dekat dengan posisi air terjun untuk berfoto.

dsc_1921

Akhir perjalanan di Gardens By The Bay memberikan saya pengalaman yang tidak terlupakan. Saya sungguh kagum dengan pemerintah negara ini yang bukan hanya mendirikan taman ini sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai sarana belajar bagi warganya. Bravo!

dsc_1930

Selesai berkeliling di kedua area tersebut, kita bisa duduk duduk untuk menikmati langit yang cerah dan bertaburkan bintang kalau beruntung 🙂

read more: #neiiSGtrip

 

Gardens By The Bay

http://www.gardensbythebay.com.sg

18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953

 

 

Advertisements

WONDER FULL, Light and Water Show

dsc_1806

dsc_1808

dsc_1813

dsc_1809

dsc_1811

Seharusnya, setelah naik Singapore River Cruise… jadwal selanjutnya adalah menonton Wonder Full, Light and Water Show.  Namun karena durasi cruise yang cukup lama, saya hanya melihat akhir dari pertunjukan ini.

Pertunjukan ini unik karena memanfaatkan air mancur sebagai sarana layarnya, sedangkan pertunjukan lampu sebagai film-nya.

Wonder Full Light and Water Show ini berlangsung mulai jam 20.00 di area Promenade Marina Bay Sands dan gratis tanpa dipungut biaya.

Selamat menonton ya!

T3 Soetta Face Off

Minggu lalu saya diundang Liputan6.com bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) untuk menghadiri sebuah acara fashion show yang bertajuk “Terminal 3 Fashion Show”. Fashion Show ini merupakan salah satu selebrasi dalam rangka menyambut dibukanya Perluasan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang akan menjadi salah satu terminal terbaik di Asia, jelas Bapak Chairil Anwar selaku Public Relations Angkasa Pura II.

20160720_145342

Mengapa terbaik? karena T3 Bandara Soekarno Hatta akan beroperasi dengan menggunakan:

  • Baggage Handling System (BHS)  level 5 yang bisa mendeteksi bahan peledak.
  • Airport Security System (ASS) yang dapat mendeteksi wajah penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang masuk daftar pihak berwajib.
  • Intelligence Building Management System (IBMS) yang mengatur agar  T3 Bandara Soekarno Hatta menjadi bangunan yang mengusung konsep eco green.

IMG_20160720_162914

Beberapa tahun lalu, saya pernah berangkat ke Bali dan Singapura melalui Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta yang sudah sedikit direnovasi…. itu aja udah bikin saya seneng karena T3 jadi lebih tertata, gak semrawut seperti terminal lainnya dan yang paling penting adalah bersih!

Begitu turun di depan T3 Bandara Soekarno Hatta yang diperluas, saya langsung kagum!

20160720_142529.jpg

20160720_143131.jpg

Depannya aja udah keren, dalemnya…lebih keren lagi  🙂

IMG_20160720_160720

20160720_155544

20160720_154722.jpg

IMG_20160720_160431

Fasilitas di T3 Bandara Soekarno Hatta cukup lengkap, termasuk airport lounge dan children playground. Saya belum melihat adanya nursery room, mungkin juga karena akses yang terbatas sehingga bagian tersebut tidak terlihat. Besar harapan saya T3 Bandara Soekarno Hatta juga menyediakan nursery room  yang nyaman 🙂

Selanjutnya, fashion show yang bertema smart and fashionable traveling outfit menggandeng tiga desainer ternama Indonesia, yaitu Tri Handoko dengan koleksi ready to wear Austere, Mel Ahyar dengan koleksi Happa Fall/Winter dan Danny Satriadi yang tampil dengan nuansa batik Cirebonan yang cantik.

Uniknya, fashion show  ini menggunakan eskalator T3 Bandara Soekarno Hatta sebagai runway-nya.

20160720_153018-1

20160720_151809-1

 

20160720_152836

20160720_151441

Gak terasa fashion show  yang digelar selama kurang lebih 30 menit harus berakhir dan saya pun harus meninggalkan T3 Bandara Soekarno Hatta untuk sementara.

I’ll be back soon for traveling through T3 Bandara Soekarno Hatta 🙂

20160720_161835

 

 

[BANDUNG] Floating Market Lembang

20141215_171106

20141215_164609

20141215_164527

20141215_163956

Kalian pasti udah tahu salah satu tempat wisata di Lembang yaitu Floating Market yang terkenal itu 🙂

Saya menulis tempat wisata yang satu ini karena ditagih oleh anak saya yang sulung, dia senang sekali ke Floating Market Lembang Bandung.

Pertama kali ke tempat ini beberapa tahun yang lalu dan sudah banyak juga perubahan yang terjadi, tandanya bagus kan manajemen Floating Market Lembang Bandung terus bebenah diri memberikan wisata yang nyaman bagi pengunjungnya.

Biasanya saya akan datang ke Floating Market Lembang Bandung ini saat jam buka sekitar jam 9 pagi, saat matahari belum terik dan tempat wisata masih sepi. Tiket masuk mobil dipatok Rp30.000 dan tiket wisata sebesar Rp15.000 per orang  yang dapat ditukarkan dengan lemon tea/hot cappucino/hot chocolate.

Biasanya, pengunjung yang datang banyak menghabiskan waktu di pasar apung yang penuh dengan aneka jajanan. Kita cukup menukar uang kertas dengan koin yang dapat dibelanjakan di setiap tempat jajan yang ada di atas danau. Tak perlu kuatir, apabila masih ada sisa uang koin, kita dapat menukarkannya kembali dengan uang kertas yang biasa kita gunakan 🙂

Beberapa spot yang biasanya saya kunjungi untuk bermain atau berfoto adalah sebagai berikut:

Duduk duduk didepan danau sambil merasakan semilir angin yang bertiup. Sejak hamil anak kedua, kalau saya main ke FMLB, saya hanya duduk duduk saja di depan danau sambil menunggu anak pertama saya selesai bermain di FMLB.

Taman Kelinci

Keponakan saya menemukan tempat paling asik untuk berinteraksi dengan kelinci. Hanya dengan membayar Rp20.000, kita mendapatkan dua buah wortel sebagai makanan kelinci. Yang paling menarik adalah, di sini anak-anak bebas untuk menghabiskan waktunya sampai bosan.

Becak Mini

Area bermain ini cukup lucu karena becak dibuat seukuran dengan anak-anak dan dikayuh oleh anak-anak. Mereka dapat menikmati permainan ini sebanyak 4 kali putaran dan tiket dihargai sebesar Rp20.000.

Taman Miniatur Kereta Api

20141215_162849

Ini merupakan taman kesukaan putra sulung saya 🙂

Kalau sudah kesini, dia enggan pulang! Memang sih taman ini dibuat bagus, saya pun tertarik untuk mengunjungi taman ini, hanya saja tidak ada pepohonan sehingga panas terik matahari benar-benar terasa di atas kepala.

The Rock

Ada satu taman yang letaknya tidak terlalu keliatan tapi ternyata cantik untuk dijadikan tempat berfoto. The Rock merupakan taman buatan yang desainnya terbuat dari kayu sehingga memberikan kesan natural.

Kalau kalian merencanakan untuk berwisata ke Bandung, kalian bisa melihat rekomendasi akomodasi yang pernah saya review di sini

Selamat berakhir pekan dan berwisata 🙂

-@HoneyJT-

Traveler’s Tale day 5

Gak berasa dah hari ke-5 (lima) liburan di Bali, besok bakalan balik ke Jakarta wif Mandala Airlines (again) . abisan promo seh, hehhehe =)

tujuan pertama adalah Pura Taman Ayun. di pura ini tamannya bagus banget, rumputnya ijo, ada bangunan pura berjajar, di bagian bawah ada kali. setelah puas maen disini, our next destination is Bedugul.

sebelum sampe di bedugul, kita lunch dulu di salah satu warung di pinggir jalan (lupa nama warungnya euy). makanannya lumayan enak, harganya so- so.

akhirnya qta sampe di bedugul, tapi bukan bedugul yg kebanyakan orang maksud. qta salah masuk ke bedugul resort, mana udah mulai ujan lagi. Akhirnya qta mancing aja deh disini. Lumayan dapet ikan zebra banyak tapi kecil- kecil.

Bosen di bedugul resort, saya melihat kabut agak tersapu dan mulai cerah. dan qta memutuskan menuju ke bedugul yang sesungguhnya alias Pura Ulundanu. Nah pura ini yang qta maksud, pura yg juga ada di uang kertas 50 ribuan.

Puas foto- foto disana, kami memutuskan untuk back to Denpasar, secara udah mulai malem juga.

di tengah jalan qta belok ke Jl. Nusakambangan tempat toko souvenir yg namanya Erlangga I. Rencananya mo cari oleh- oleh yg kurang, tp apa daya ga bisa juga secara baby D udah ga nyaman mungkin karena ngantuk juga. di toko Erlangga ini, semua barang udah ada harga fixed-nya, jadi buat yg males tawar menawar di pasar sukowati bisa cari barang yg sama disini. Ada juga toko Khrisna di jalan yang sama pula, tapi saya ga sempat kesana, kebentur sama waktu yang udah makin malem. Soalnya nanti malam rencananya qta mo wisata kuliner di sekitar seminyak.

akhirnya dinnernya beli Bakmi Gang Kelinci dan di bungkus, makan di hotel ajah. selsai mandi dan dinner qta mutusin ke warung made soalnya dah jam 21.30 pm

warung made tuh masih buka aja sampe midnite kali ya… sedangkan saya keburu pengen cepet pulang soalnya baby D dah ketiduran di mobil…. biasa emak- emak kaga tega ngliat anaknya tidurnya ga nyaman =P

nyampe di hotel jam 00.00 teng… wuih, capek tapi puasss… mana harus packing buat pulang besok…

nite, nite…