Traveler’s Tale: Belok Kanan Barcelona

Dulu, saya pernah naksir mati-matian sama seseorang tapi takut menyatakan cinta karena masih punya pemikiran orang zaman old, bahwa perempuan itu akan dicap agresif kalau menyatakan cinta kepada laki-laki. Padahal saat itu, dia mendapatkan beasiswa S2 di negeri kangguru dan kalau saya enggak menyatakan cinta kepadanya pasti akan ada orang lain yang akhirnya jadi pacarnya. Dan beneran aja, setelah menyelesaikan S2-nya dia menikah dengan mantan pacarnya yang sering putus nyambung.

Nyesel gak saya? Kalau dibilang nyesel sih udah pasti, karena dia belakangan baru tahu kalau saya beneran cinta mati sama dia tapi enggak berani menyatakan 🙂

Atau, kalian pernah punya kisah cinta saat SMA? Kamu naksir seseorang tapi ternyata orang yang kamu taksir itu suka sama orang lain… atau kamu takut menerima kenyataan kalau hubungan pertemanan kalian akan jadi sulit kalau dilanjutkan ke arah pacaran?

Beberapa bulan lalu, saya membaca ulang novel yang ditulis 4 orang sekaligus, Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat dan Ninit Yunita. Kenapa membaca ulang? Jujur saja, saat membaca pertama kali, saya tergesa-gesa membacanya sehingga mudah lupa. Selain itu, karena novel tersebut akan diangkat ke layar lebar maka saya merasa perlu mengingat kembali bagaimana jalan ceritanya agar dapat menikmati film secara utuh.

IMG20180613170736

13 September 2018, saya diundang untuk menghadiri Gala Premiere Belok Kanan Barcelona oleh Adithya Mulya dan Ninit Yunita. Mendapatkan jadwal menonton yang baru mulai jam 20:30 dan mungkin akan selesai jam 22:30 tidak menyurutkan niat saya untuk melihat film Belok Kanan Barcelona.

IMG-20180913-WA0016(1)

Film Belok Kanan Barcelona yang sudah tayang di bioskop sejak Kamis, 20 September 2018 dibuka dengan adegan Francis (Morgan Oey) di atas panggung sedang konser piano. Kemudian, sama seperti novelnya, Francis mengabarkan kepada sahabat-sahabatnya, Retno (Mikha Tambayong), Farah (Anggika Bolsterli), dan Ucup (Deva Mahenra) tentang rencana pernikahannya.

Keempatnya adalah sahabat dekat sejak SMA. Setelah lulus, mereka menjalani kehidupan di negeri orang. Francis menjadi pianis kelas dunia yang memiliki kekasih bule yang cinta mati kepada Francis tapi tukang ngatur dan cemburuan kalau Francis menyinggung-nyinggung Retno. Retno, belajar menjadi koki di Copenhagen, Denmark. Mungkin Retno memilih profesi ini karena sebenarnya dia masih belum move on dari Francis. Waktu SMA, Retno sering membuatkan Francis rending atau membuat kue bersama Farah. Ucup, merantau sampai ke Afrika Selatan demi untuk membiayai kuliah adiknya setelah ayahnya meninggal dunia. Farah, diceritakan dalam film sebagai seorang arsitek yang meniti karir di Vietnam.

Tentu saja kabar rencana pernikahan Francis membuat kaget mereka semua, pasalnya, masih ada urusan masa lalu yang belum selesai. Francis pernah jatuh cinta kepada Retno tapi Retno menyimpan rapat-rapat perasaannya karena dia pernah dinasehati oleh kedua orangtuanya mengenai perbedaan agama yang akan membuat hubungannya dengan Francis cukup berat untuk dijalani.

Farah yang juga jatuh cinta kepada Francis memilih untuk memendam rasa karena merasa persahabatannya dengan Retno terlalu berharga untuk dirusak oleh percintaan ala remaja. Sedangkan Ucup, suka dengan Farah dan berniat menyatakan perasaannya saat masih bersekolah tapi selalu saja ada halangan.

Setelah mendengar kabar Francis akan menikah, Retno dan Farah bertekad untuk menyatakan perasaannya masing-masing sebelum semuanya terlambat!

Akankah mereka berhasil? Untuk tahu, kalian perlu nonton film Belok Kanan Barcelona. Dapatkan juga kesempatan untuk ke Barcelona gratis bareng pemain film Belok Kanan Barcelona!

IMG-20180914-WA0011

Belok Kanan Barcelona yang bergenre drama komedi sukses membuat saya tertawa dan mesem-mesem sepanjang film diputar. Lokasi syuting sangat memanjakan mata! Tentu saja dong film Belok Kanan Barcelona harus syuting di luar negeri karena kan film ini berangkat dari novel yang aslinya bercerita banyak tentang lokasi para tokohnya tinggal. Di dalam novel, kalian akan menemukan footnote tentang lokasi yang ada, dan ini membuat pengetahuan saya semakin bertambah tentang negara-negara yang Farah-Francis-Retno-Ucup kunjungi. Kini, novel Traveler’s Tale: Belok Kanan Barcelona dicetak ulang dengan menggunakan sampul terbaru, go grab them in bookstore!

Advertisements

Porto Nautico Apartment

Tetap dengan mode was-was serta waspada, saya memperhatikan jalanan mulai dari bandara OPO sampai pusat kota Porto yang jarang sekali terlihat kendaraan dengan jumlah banyak. Sungguh pemandangan yang berbeda dengan Jakarta, selalu ramai dan macet. Ternyata, perjalanan dari bandara menuju apartemen bernama Porto Nautico yang beralamat di Rua do Almada 472, União de Freguesias do Centro, Porto hanya saya tempuh 15 menit saja!

baca juga: Nadeem and Sweet Spot

Porto Nautico kalau dilihat dari depan sih enggak terlalu istimewa. Bahkan kalau kolega saya tidak memanggil dari jendela kamar, mungkin saya akan kelewatan. Model pintu lobby apartemen di Portugal itu kecil, tidak seperti di Jakarta yang besar dan terdiri dari banyak tower. Unit pun terbatas, dalam satu apartemen hanya ada 8 unit.

Pepatah “don’t judge book by its cover” nampaknya benar! Coba deh kalian lihat apartemen Porto Nautico setelah berada di dalamnya!

LANTAI DASAR

Porto Nautico menawarkan area untuk ngobrol dengan sesama traveler dengan menyediakan living room yang nyaman.

IMG20180516095122

IMG20180516100216

di luar living room, bisa ditemukan deretan sepeda yang bisa dipakai untuk berkeliling Porto dan juga smoking area agar tidak mengganggu traveler lain yang sensitif terhadap asap rokok.

This area also connecting traveler with the awesome spot they have, an outdoor swimming pool!

LANTAI ATAS

IMG20180516095821(1)

Sayang banget saya saat itu enggak bawa swimsuit!

Tersedia juga ruang bilas setelah berenang,

IMG20180516095909

Bersih dan nyaman!

dan dari atas sini, traveler bisa melihat beberapa bangunan yang menjadi ciri khas kota Porto!

IMG20180516095348

Bisa menentukan mana gereja Fatimah mana yang bukan?

IMG20180516095525

Shameless Selfie at the top of Porto Nautico apartment 😀

IMG20180516095928

IMG20180516100147

Pengen banget bawa pulang tegel-nya!

Kece ya apartemen ini, setiap sudutnya diperhatikan dengan detil! Kira-kira seperti ini unit apartemen yang saya tempati bersama kedua kolega saya yang berasal dari Singapura dan Vietnam,

UNIT KAMAR

IMG20180516084452

Apartemen ini terdiri atas 1 ranjang double, 2 sofa, 1 meja dan kursi untuk bekerja, tersedia pantry dan kamar mandi yang bersih. Sayangnya, karena terburu-buru, saya tidak sempat memotret penampakan kamar mandi seperti apa. Tapi buat saya yang sangat rewel untuk urusan kamar mandi, Porto Nautico memberikan kamar mandi yang bersih dan tertata rapi!

IMG20180516075237

My morning view at Porto Nautico Apartment

Semoga suatu hari nanti saya bisa kembali ke Porto Nautico Apartment bersama keluarga!

Obrigado Porto Nautico!

related articles:

Memotret dengan Smartphone

Memotret dengan smartphone sudah menjadi kegiatan saya sehari-hari. Awalnya hanya untuk swafoto tapi koq lama-lama rasanya kepengen juga memaksimalkan hasil jepretan dengan smartphone  yang dimiliki. Itulah yang membuat saya berminat untuk mengikuti Camera Mastering Class bersama Samsung Indonesia dan komunitas ifotografi Indosat Ooredoo.

Komunitas ifotografi Indosat Ooredoo berdiri 10 tahun lalu dan kini memiliki anggota sebanyak 190 orang. Awal mulanya, komunitas ini merupakan kumpulan karyawan Indosat yang memiliki hobi fotografi. Komunitas ini semakin berkembang dengan adanya departemen-departemen dengan genre fotografi yang beraneka ragam misalnya food photography, cityscape, model dan lainnya. Sebagian besar kegiatan komunitas ifotografi Indosat Ooredoo adalah hunting foto dan mulai Agustus 2018 akan aktif mengajar fotografi ke daerah pelosok Indonesia. Tidak hanya sebagai “ekstrakurikuler” Indosat, komunitas ini juga terlibat dalam kegiatan marketing Indosat.

#AyoKeGeraiIndosatOoredoo

Ibu Hesti dari Digital Management Indosat Ooredoo

#SamsungS9

Ibu Fully menjelaskan asal mula komunitas ifotografi Indosat Ooredoo

Biasanya nih yang paling sering saya potret adalah makanan tapi hanya sebagai food documentation, belum sampai ilmu food photography. Menang bedanya apa sih? Food photography merupakan teknik memotret makanan agar terlihat menarik dan yang melihat foto tersebut bisa tergoda serta ingin merasakan makanan tersebut.

Selain makanan, saya juga senang memotret anak sendiri tapi seringkali gagal karena mereka tidak berhenti bergerak 😀

#SamsungS9+

Ibu Wenny dari Food Photography Dept ifotografi Indosat Ooredoo

IMG20180727192841.jpg

Bapak Aris dari Model Photography Dept ifotografi Indosat Ooredoo

Nah ini tips memotret dengan smartphone:

  1. Pilih smartphone terbaik. Biasanya yang memiliki fungsi auto sehingga tidak perlu setting yang cukup menghabiskan waktu… yang ada kalau kelamaan setting, momennya terlewatkan.
  2. Abaikan zoom. Zoom di smartphone menggunakan digital dan bukan optikal sehingga bila memotret dengan zoom, hasil kurang maksimal.
  3. Stabil. Posisi smartphone tidak boleh goyang karena dapat menghasilkan foto yang tidak jelas.
  4. Bersih. Pastikan lensa kamera smartphone dalam keadaan bersih dari sidik jari, minyak serta debu.
  5. Melihat. Sering-seringlah melihat foto yang bagus sehingga memori kita terbiasa. Hal ini bisa menjadi referensi bagi kita untuk menghasilkan foto yang baik.
  6. Maksimal. Eksplorasi secara maksimal fungsi kamera smartphone seperti mode manual.
  7. Konsep. Sebelum memproduksi foto, tentukan konsep apa yang mau ditampilkan. Misalkan ingin menampilkan makanan tradisional gado-gado dengan sambal kacang dan kerupuk yang disajikan di atas daun pisang.
  8. Latar belakang. Pilih background serta properti pendukung yang stand out. Bahkan bila diperlukan, pilih yang warnanya kontras dengan obyek foto. Warna juga bersifat komplementari dan bisa kita temukan berpasangan seperti merah-hijau, ungu-kuning dan lainnya.
  9. Pencahayaan. Untuk memotret makanan, kebanyakan di restoran terdapat artificial light. Akan lebih baik bila menggunakan cahaya alami seperti cahaya matahari. Kalau memungkinkan, pilih posisi yang dekat dengan jendela agar mendapatkan pencahayaan terbaik. Kita perlu juga memahami sifat cahaya yang terbagi 2 yaitu soft dan hard. Cahaya yang sifatnya soft memiliki intensitas rendah. Biasanya bisa ditemukan di dalam ruangan biasanya indirect atau bila di luar ruangan saat cuasa mendung. Cahaya yang sifatnya hard memiliki intensitas tinggi dan biasanya ditemukan di luar ruangan saat langit cerah.
  10. Komposisi. Biasanya yang paling banyak digunakan adalah komposisi yang dinamakan rule of thirds. Caranya, tempatkan elemen penting foto di antara 3 garis horisontal dan vertikal. Selain rule of thirds, ada komposisi lainnya seperti :  golden ratio, create of dead, leading lights, contrast, framing, diagonal. Duh, beneran deh kalau begini banyaknya harus ngulik satu persatu dan akan saya coba kapan-kapan aja 🙂
  11. Sudut pandang. Untuk mendapatkan hasil foto yang terbaik, coba deh memotret dari tempat yang tidak biasa. Kalau biasanya kita memotret dengan eye level angle, coba bereksperimen dengan flatlay atau kemiringan sudut 45 derajat.
  12. Penyuntingan. Hal terakhir yang juga penting adalah editing tapi jangan berlebihan ya karena foto nantinya kelihatan tidak natural.
#withgalaxy

#3rd winner of Food Photo Competition

Untuk menghasilkan foto yang bagus tentu dong harus didukung dengan gawai dengan teknologi terdepan. Samsung menawarkan Samsung Galaxy S9 dan S9+ yang dibanderol seharga lebih kurang Rp12juta.

Coba deh kita cek dulu, saat pertama kali kita membeli ponsel adalah untuk telekomunikasi. Tapi sekarang, kita membeli ponsel untuk dokumentasi. Dulu, saat ingin membeli ponsel yang dicek pertama kali adalah harganya, cocok enggak harganya dengan kantong. Kini, yang dicek pertama kali adalah fitur kameranya!

IMG20180727173406

Bapak Iyung memperkenalkan fitur unggulan Samsung Galaxy S9 dan S9+

Oleh sebab itu Samsung menawarkan Samsung Galaxy S9 dan S9+ dengan fitur unggulan diantaranya :

  • Kamera. Samsung Galaxy S9 dan S9+ memiliki dual camera dengan sensor dual pixels yang sebelumnya diterapkan di kamera DSLR. Dual camera tersebut juga dilengkapi dengan dual aperture 1.5 dan 2.4. Untuk foto dalam kondisi minim cahaya, F1.5 berfungsi menangkap cahaya lebih baik. Dalam keadaan over cahaya, dapat menggunakan F2.4 sehingga gambar lebih detil. Pengaturan aperture bisa dilakukan secara manual dan otomatis.
  • Video. Bagi kalian yang suka sekali membuat video, Samsung Galaxy S9 dan S9+ memiliki fitur slow motion dengan 960 frame per second. Kita juga bisa memilih single take atau double take. Setelah video slow motion selesai, kita bisa menjadikan video tersebut sebagai wallpaper dengan format GIF.
  • Mode food. Bagi pegiat food photography tentunya mode ini akan membantu pengambilan foto makanan lebih maksimal. Kakau menurut saya, seperti kamera 360 untuk makanan 🙂
  • Emoji dengan wajah sendiri.
#ifotografiS9

Bapak Iyung mengajak peserta mencoba fitur emoji

#ifotografiS9+

Emojinya sudah jadi!

Jadi, ngiler sama Samsung Galaxy S9 dan S9+? Sama, saya juga! 🙂

related articlesPhotography using your smartphone or  Photography Workshop with Arbain Rambey

 

Pink Talk with SORELLA

Minggu lalu, aku dilanda kesedihan karena baru kehilangan sahabat SMA. Dia sempat menjadi penyintas kanker payudara tapi belakangan ditemukan kembali kanker di organ hatinya.

Hal tersebut membuatku menjadi perlu tahu mengenai kanker khususnya kanker payudara melalui SORELLA Pink Talk: Breast Cancer Awareness beberapa waktu lalu dengan narasumber dr. Ratna dari RSIA Budhijaya.

IMG20180526160400

Sebagai perempuan, kita harus bersyukur karena dianugerahi organ tubuh yang indah seperti payudara dan unik seperti rahim. Tidak hanya indah dan unik, payudara dan rahim harus dijaga dengan baik.

Kita tahu kan kalau tubuh manusia terdiri dari sel-sel? Nah kanker merupakan jaringan sel yang bertumbuh tidak dengan seharusnya. Kanker payudara merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh perempuan di dunia. Setiap detiknya, di dunia ditemukan kasus baru kanker payudara sehingga penyakit ini juga merupakan pembunuh utama perempuan.

Bahkan, di Asia trennya semakin banyak yang terkena kanker payudara di bawah usia 40 tahun  dan biasanya sudah terdiagnosa setelah stadium lanjut. Perempuan yang memiliki faktor risiko terkena kanker payudara adalah mereka yang:

  • Kelebihan berat badan
  • Mengkonsumsi alkohol dan merokok
  • Mendapatkan menstruasi di bawah umur 12 tahun
  • Belum pernah melahirkan atau melahirkan di atas umur 35 tahun
  • Menggunakan kontrasepsi oral
  • Melakukan terapi hormon terkait fertilitas
  • Tidak menyusui
  • Memiliki riwayat keluarga dengan kanker

Sebagian besar perempuan tidak aware dengan kanker payudara karena beberapa hal berikut:

  • Organ payudara yang tertutup
  • Mahalnya biaya pemeriksaan klinis
  • Kurangnya pengetahuan mengenai kanker payudara
  • Takut terdiagnosa kanker payudara

Walau mahalnya biaya pemeriksaan klinis, perempuan bisa lho melakukan deteksi dini kanker payudara dengan cara Periksa Payudara Sendiri (SADARI).  SADARI menjadi penting karena apabila kanker payudara ditemukan pada stadium awal memiliki survival rate yang tinggi.

Breast self exam, breast cancer monthly examination infographic

Kalau menemukan benjolan, jangan panik tapi langsung konsultasi ke dokter. 9 dari 10 benjolan di payudara biasanya bukan kanker. Untuk pemeriksaan akurat perlu dilakukan rontgent, laboratorium hingga biopsi oleh dokter.

Kanker payudara memiliki ciri khas selain benjolan keras pada salah satu payudara yaitu,

  • Permukaan payudara tidak rata
  • Benjolan tidak mudah digerakkan
  • Kemerahan pada kulit payudara
  • Kulit payudara seperti kulit jeruk
  • Luka tak kunjung sembuh di area payudara

Agar terhindar dari kanker payudara, dr Ratna menyarankan agar perempuan mengurangi konsumsi lemak, tetap bergerak aktif dan melakukan pemeriksaan dini seperti SADARI, dan pemeriksaan klinis ke dokter.

Di acara SORELLA Pink Talk: Breast Cancer Awareness, hadir pula Ibu Mitha Purba, penyintas kanker sekaligus Head of Support & Counselling Unit and Breast Cancer Survivor dari Love Pink Indonesia.

IMG20180526170551

Ibu Mitha bercerita bahwa pada tahun 2000 di umurnya yang ke-34 tahun, dia menderita kanker tiroid  stadium lanjut. Dokter memvonis kesempatan hidupnya hanya tinggal 6 bulan saja. Tentu saja hancur hati Ibu Mitha mendengar berita tersebut dan langsung teringat kedua anaknya yang masih kecil. Dia sempat tawar menawar dengan Tuhan, kalau boleh diberi kesempatan hidup sampai anaknya masuk SD karena menurutnya, apabila anak-anak sudah masuk SD, mereka sudah bisa mengurus diri mereka sendiri.

Anak-anak merupakan motivasi Ibu Mitha untuk melawan kanker tiroid yang dideritanya dan setelah berjuang selama 5 tahun, dia dinyatakan sembuh dari kanker tiroid.

Walau sudah berhasil melawan kanker tiroid, Ibu Mitha tidak meninggalkan gaya hidupnya sebagai perokok berat. Akibat kelalaiannya, pada tahun 2014, ditemukan 5 benjolan di dadanya dan divonis menderita kanker payudara stadium 3B. Ibu Mitha berpesan kepada perempuan yang hadir agar jangan lalai memeriksakan payudara karena kebanyakan hanya peduli memeriksakan kandungan melalui papsmear.

Hanya dibutuhkan waktu selama 4 hari bagi Ibu Mitha untuk memutuskan memerangi kanker payudara yang dideritanya. Pengobatan yang dilakukan bermula dari kemoterapi sebanyak 8 kali. Dilanjutkan dengan operasi pengangkatan payudara yang menyebabkan dia menjadi WTS (Wanita Tanpa Susu) dan diakhiri dengan rencana radiasi sebanyak 30 kali. Akan tetapi pada radiasi yang ke-25, sel kanker sudah tidak ada lagi dan prognosisnya bagus maka Ibu Mitha bisa beraktivitas seperti sediakala.

Sebagai wujud terimakasihnya kepada hidup, Ibu Mitha mendedikasikan dirinya di komunitas Love Pink Indonesia yang membantu mensosialisasikan deteksi dini kanker payudara dengan SADARI. Selain SADARI, perempuan Indonesia dengan rentang umur 25 tahun-35 tahun dapat mendeteksi kanker payudara dengan USG Mammae, di atas 40 tahun dengan mammografi.

Walau Ibu Mitha sudah menjadi WTS, dia masih memerlukan bra dari SORELLA. Kenapa? Anatomi payudara yang mengandung lemak, kelenjar, jaringan ikat dan cairan berfungsi untuk melawan gaya berat dari jaringan dan kulit yang menutupnya. Saat dilakukan mastektomi semuanya hilang sehingga kebanyakan perempuan akan membungkuk dan lama kelamaan postur tubuh seperti ini bila dibiarkan akan menimbulkan gangguan tulang belakang. Maka walaupun telah dilakukan mastektomi, perempuan tetap butuh memakai bra. Dan perlu diketahui juga bahwa memakai bra tidak terbukti meningkatkan risiko kanker payudara.

Nah, bra seperti apa yang dapat membantu penyintas kanker payudara?

Sorella, produk pakaian dalam yang berasal dari Taiwan hadir di Indonesia sejak 33 tahun lalu dan sudah menjadi top brand selama 7 tahun berturut-turut. Sorella memiliki varian bra yang disebut mastektomi dan menjual mastektomi pad. Bra mastektomi dari Sorella memiliki fitur padding yang dapat dilepaskan.

Produk ini dapat ditemukan di offline (department store) maupun online store (store).

Semoga dengan artikel ini perempuan Indonesia semakin menyadari pentingnya untuk pemeriksaan dini kanker payudara baik melalui SADARI atau mengunjungi dokter.

33 Degree Sky Bridge

Sebagai pekerja kantoran yang terkadang harus keluar untuk meeting dengan kolega, biasanya kita memilih restoran atau coffee shop. Kalau meeting pas jam makan siang, pilihan saya langsung jatuh ke restoran yang menyediakan lunch meeting. Tapi kalau harus meeting di jam tanggung (biasanya setelah jam makan siang atau bahkan setelah jam pulang kantor), saya sebenarnya kurang merasa sreg untuk bertemu di coffee shop.

Kenapa? Karena terkadang business meeting membicarakan hal-hal yang cukup private & confidential. Jadi, kalau bukan di coffee shop, pilihannya di mana lagi dong untuk meeting?

Kebetulan banget nih, minggu lalu saya diundang oleh 33 Degree Sky Bridge dan blogger crony untuk menghadiri jamuan di sebuah hotel di bilangan Jakarta Utara. Yuk kenalan dengan 33 Degree Sky Bridge!

IMG_20180709_133146

33 Degree Sky Bridge merupakan rooftop lounge and bar yang terletak di lantai ke-33 Aston Marina Hotel, Ancol, Jakarta dengan kapasitas 250 orang. Lounge & bar ini menawarkan view yang menarik jika dibandingkan dengan rooftop lounge and bar lainnya, karena di sini pengunjung bisa menikmati dua pemandangan sekaligus, yaitu city view Jakarta Utara dan ocean view dari Teluk Jakarta.

IMG20180704160648

City View of North Jakarta

IMG20180704160456Ocean View of Jakarta Bay

Selain pemandangannya yang memanjakan mata,  area indoor 33 Degree Sky Bridge didesain dengan konsep interior bohemian style. Sedangkan di area outdoor, terdapat kursi berwarna putih yang terbuat dari rotan. Kesan dekorasi ini mengingatkan saya akan beach club yang dapat ditemui di daerah Seminyak, Bali. Pengunjung pun dapat memilih untuk ditempatkan di lounge dengan city view atau ocean view.

IMG20180704172425

IMG20180704160636

33 Degree Sky Bridge menyediakan high tea+ (high tea plus) bagi pengunjung yang dapat dinikmati mulai dari harga Rp110.000 net per orang (promo berlaku 4 Juli – 4 Agustus 2018) .

Kalian sudah familiar belum sih dengan yang dinamakan high tea? Kebiasaan meminum teh sudah dikenal bangsawan Inggris sejak tahun 1800-an yang biasa dikenal dengan sebutan afternoon tea, disajikan di antara jam 3 sore sampai jam 4 sore. Untuk menemani minum teh, dibuatlah kudapan seperti finger sandwich serta kue tart dengan ukuran kecil sehingga tidak mengenyangkan.

Nah, kalau high tea, biasanya kalangan yang meminumnya adalah para pekerja buruh pabrik. Pada masa revolusi industri di Inggris abad ke-18, banyak bermunculan pabrik. Para buruh biasanya pulang dari pabrik di antara jam 4 sore dan jam 5 sore dalam kondisi lapar. Karena budaya minum teh di Inggris yang sangat kuat, maka para buruh juga minum teh sambil makan dengan menu makanan yang mengenyangkan. Maka lahirnya istilah high tea karena memakan makanan “berat” seperti makan malam di high table (meja makan).

Setiap harinya, menu di 33 Degree Sky Bridge selalu berganti namun tetap mengutamakan menu makanan Indonesia. Ini juga yang membedakan 33 Degree Sky Bridge dari restoran high tea lainnya, menu yang disajikan terdiri atas tapas (makanan yang disajikan dalam porsi kecil) dan makanan Indonesia. Minuman yang disajikan berupa teh, kopi, jus dan ice lemon tea.

Penasaran menu high tea+ apa saja yang disajikan oleh 33 Degree Sky Bridge?

33

IMG20180704155746

IMG20180704162417

Sore itu, tapas high tea+ yang disajikan oleh 33 Degree Sky Bridge terdiri dari aneka jenis pastry, samosa, pastel, sandwich sampai aneka jenis salad mulai dari buah yang ditusuk seperti sate hingga salad pasta, pisang goreng, dan bakwan. Menu makanan Indonesia disajikan berupa nasi hijau dengan lauk orek tempe, oseng sayur, ayam goreng, irisan telur dadar dan sambal kacang. Perpaduan nasi hijau dengan lauk serta sambal kacang cocok banget di lidah saya, jadi pengen nambah terus *oops

Bagi pengunjung yang merupakan tamu menginap di Aston Marina Hotel, dapat menikmati suguhan high tea+ yang sudah siap sejak jam 16.30 dengan memanfaatkan voucher potongan harga sebesar Rp50.000. Menarik banget kan penawarannya?! Saya pun jadi tergoda untuk staycation bersama keluarga sambil menikmati high tea+ dari ketinggian.

IMG-20180705-WA0016

lagi cerita ketinggalan pesawat ke kakak Idfi

IMG-20180705-WA0008

obrolan perempuan bareng mpok Wawa

Nah, daripada kena macet ibukota yang bikin stres, mendingan mampir ke 33 Degree Sky Bridge dan dijamin obrolan bisnis pun jadi lebih menyenangkan 🙂

Terima kasih untuk 33 Degree Sky Bridge dan blogger crony untuk jamuan high tea+ yang memanjakan mata dan lidah saya 🙂

Further information:

33 Degree Sky Bridge

Address: Aston Marina Hotel, 33th floor, Jalan Lodan Raya No 2A, Ancol, Jakarta Utara

Phone: +62 21 6983 7120

Opening hours: 16:30-20:00, Wednesday to Sunday

LIMA Nilai dalam Keseharian

Ingatan saya melayang ke masa kecil saat bermain permainan “Pancasila Lima Dasar”. Permainan itu butuh maksimal lima orang dengan cara ber-hom-pim-pa sambil menyebutkan hal apa yang mau disebutkan. Kemudian menghitung jari dengan menyebutkan abjad lalu setelah itu masing-masing menyebutkan hal yang disepakati dengan berawalan abjad yang dihitung tadi.

Apakah kalian juga pernah bermain Pancasila Lima Dasar?

Tepat di hari lahir Pancasila, saya bersama komunitas Sahabat Blogger dan ShopBack menonton film LIMA. Sebelum menonton saya mulai mencari tahu apakah film LIMA itu. Setelah saya membaca berita mengenai film LIMA, saya menjadi penasaran bagaimana kelima sutradara saling bekerja sama agar film tersebut dapat berkesinambungan.

maxresdefault

Ide film ini berawal dari salah satu sutradara LIMA, Lola Amaria yang kemudian mengajak keempat temannya untuk menggarap film LIMA. Lola melihat adanya krisis penghayatan Pancasila dalam masyarakat, sekaligus mengekspresikan kegelisahan dan harapan melihat Indonesia yang lebih damai pada masa yang akan datang.

Film diawali dengan cerita meninggalnya Maryam (Tri Yudiman), ibu dari tiga bersaudara, Fara (diperankan Prisia Nasution), Aryo (Yoga Pratama), dan Adi (Baskara Mahendra).

Scene dilematis dimulai ketika terjadi perdebatan mengenai jenazah ibu mereka dari sudut pandang agama masing-masing. Bahkan ada juga adegan jenazah Maryam ditolak untuk disholatkan di mesjid karena dia yang meninggal dalam posisi sebagai muslimah dikisahkan sebelumnya pernah memeluk agama Kristen. Adegan sila pertama yang diciptakan sutradara Shalahuddin Siregar ini dapat diselesaikan dengan damai.

Setelah Aryo ditinggal ibunya, dia merasa kesepian sehingga kerapkali mengenang ibunya dengan bermain piano. Saat Aryo mengunjungi toko musik, pemilik toko sempat berujar, “Kita yang memilih diam juga sama pengecutnya”, membuat Aryo berpikir mengenai bully yang terjadi di sekolahnya. Puncaknya saat Aryo mau menolong seorang pencopet ketika dia dalam perjalanan pulang ke rumah.

Rasanya, adegan sila kedua yang disutradarai oleh Tika Pramesti ini merupakan adegan yang membuat pilu karena seolah-olah nyawa manusia tidak ada harganya. Masyarakat dengan mudahnya menghukum orang yang bersalah dengan main hakim sendiri.

Adegan ini disutradarai oleh Lola Amaria diawali dengan cerita Fara yang merupakan pelatih renang mendapatkan kabar gembira kalau Indonesia dapat mengikuti ajang kompetisi internasional namun hanya satu orang yang dapat dikirim. Pemilik klub renang memaksa Fara untuk mengirim Andre yang seringkali terlambat datang untuk latihan. Sebenarnya Fara mengajukan Kevin yang lebih baik performance-nya daripada Andre namun karena Kevin seorang keturunan Tionghoa maka ditolak. Hal ini menyebabkan Fara mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pelatih renang.

Cerita bergulir sampai ke adegan keempat di mana Fara, Adi dan Aryo kedatangan notaris yang jasanya digunakan oleh Maryam. Ibu mereka telah meninggalkan sejumlah warisan untuk segera diselesaikan. Penolakan keras terjadi dari Aryo yang merasa bahwa saat itu bukan waktu yang tepat untuk berbagi warisan. Tentu saja konflik sila keempat yang disutradarai oleh Harvan Agustriansyah ini akhirnya mencapai mufakat.

Adegan terakhir diceritakan tentang si bibi yang memutuskan untuk kembali ke desa karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dia kerjakan di keluarga Maryam. Lagipula si bibi ingin membesarkan anak-anaknya di sisa hidupnya. Akibat absennya si bibi, kedua anaknya mencoba untuk mengambil bibit cocoa di perkebunan orang lain. Kejadian ini membuat kedua anak si bibi berhadapan dengan hukum.

Lalu, bagaimana kelanjutannya? Yuk tonton film LIMA yang menciptakan narasi positif demi bangsa Indonesia yang lebih maju ketimbang menghidupkan narasi negatif tentang intoleransi atau terorisme.

 

Film LIMA begitu berkesan bagi saya karena mampu mengingatkan lagi arti Pancasila yang bukan hanya sekadar ideologi negara tetapi sejatinya merupakan pandangan hidup kita sehari-hari.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama yang mengajarkan kepercayaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Sila kedua yang mengakui manusia diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban azasinya, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, dan keparcayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. Karena itu dikembangkanlah sikap saling ,mencintai sesama manusia, dan sikap tenggang rasa.
  3. Persatuan Indonesia. Sila ketiga menempatkan manusia Indonesia pada persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila keempat menyatakan bahwa manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Dalam menggunakan hak-haknya ia menyadari perlunya selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan negara dan kepentingan masyarakat.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kelima mengingatkan kita untuk mengembangkan sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menghormati hak-hak orang lain.

Nilai-nilai luhur Pancasila mampu menyatukan berbagai perbedaan dan justru dengan segala keberagaman yang ada di bangsa Indonesia memperkuat jati diri kita.

Mungkin kalau semua dari kita benar-benar menghayati nilai-nilai Pancasila tidak akan terjadi keriuhan di media sosial yang tiada henti 🙂

Terima kasih Lola Amaria dkk yang sudah membuat film yang wajib ditonton oleh semua anak bangsa yang peduli dengan Indonesia.

Doa saya, semoga kedepannya lahir film-film kebangsaan yang bermutu seperti LIMA!

*artikel ini menjadi pemenang dalam lomba blog yang diselenggarakan shopback dan komunitas sahabat blogger

Merawat Kekuatan dan Kesehatan Rambut dengan Natur Hair Care

Siapa yang tahu shampoo Natur? Kalau kamu belum pernah mencoba shampoo Natur, ada baiknya kamu membaca tulisan ini sampai habis 🙂

Saya kenal shampoo Natur mulai tahun 2008. Saat itu saya mengalami kerontokan rambut sehabis melahirkan anak pertama. Khawatir kepala menjadi botak akhirnya saya mencoba memakai shampoo Natur Ginseng Extract. Walaupun bau jamu, saya tahan-tahanin demi mendapatkan rambut yang lebat karena rambut adalah mahkota terutama bagi perempuan. Nah supaya rambut bisa indah dan sehat perlu dirawat tentunya dengan Natur Hair Care.

Yuk kita kenalan lebih jauh dengan Natur Hair Care!

Natur Hair Care merupakan produk perawatan rambut yang diproduksi oleh PT Gondowangi Tradisional Kosmetika. Perusahaan yang memproduksi produk kecantikan dari bahan baku alami ini berdiri sejak tahun 2000, diprakarsai oleh Bapak Liem Soedarno. Beliau lahir di Solo, Jawa Tengah pada tahun 1925. Karena concern terhadap produk perawatan kecantikan yang banyak mengandung bahan kimia, beliau melakukan analisa secara mendalam pada pemanfaatan bahan-bahan alami untuk menciptakan produk-produk perawatan alami sesungguhnya.

Tahun 1970 Bapak Liem Soedarno mengawali usaha berbudidaya rumput laut. Dari sana, sebuah ide untuk membuat inovasi produk kosmetik kulit melalui proses racik pun lahir. Dengan kesuksesan produk tersebut, pada tahun 1972 beliau mengembangkan penelitian dan observasi produk kosmetik untuk rambut dan kulit kepala di klinik yang didirikannya. Barulah pada tahun 2000 beliau mendirikan pabrik yang memproduksi produk Natur Hair Care untuk pertama kalinya dengan didukung mesin berteknologi terdepan dan di bawah pengawasan ketat dari riset dan penelitian ilmiah.

Dalam proses produksinya, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika menggunakan teknologi ekstraksi dengan sistem penyinaran  ultra violet (UV) serta menggunakan air yang terjamin kebersihannya dalam proses manufaktur. Dengan Close Sytem Process, higienitas dari produk terjamin sehingga Natur Hair Care mendapatkan Sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, proses akhir menggunakan Clean In Pipe (CIP) System mencegah terjadinya kontaminasi antara satu proses dengan proses lainnya. Melalui proses ini, Natur Hair Care memenuhi prosedur Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Nah, untuk menjaga kualitas bahan alami dari Natur Hair Care, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika melakukan sendiri proses ekstrasi dari bahan-bahan alami seperti ekstrak ginseng, ekstrak minyak zaitun, ekstrak urang aring, ekstrak lidah buaya dan ekstrak moringa oliefera. Catatan tambahan pada botol pun berbunyi, “Botol jangan sampai kemasukan air sebab dapat merusak produk.” Ini membuktikan bahwa Natur Hair Care terbuat dan diracik murni dari bahan-bahan alami.

Belakangan memang saya suka gonta ganti perawatan rambut lain tapi ujung-ujungnya saya pasti balik lagi ke Natur. Bisa dibilang shampoo andalan saya sekarang ya Natur dengan ginseng extract karena permasalahan rambut yang saya alami udah paling pas pakai varian ini!

Ternyata sekarang produk Natur itu enggak cuma shampoo, rangkaian perawatan rambutnya lengkap banget dengan berbagai varian! Mulai dari shampoo, conditioner, hair tonic sampai yang terbaru ada hair vitamin!

Natur Hair Care Series

Natur Hair Care Series

Natur Shampoo Ginseng Extract

Shampoo ini mengandung bahan alami Ginseng Extract yang membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Kemasannya menggunakan botol plastik bewarna hitam dengan tutup flip top. Bagian depan kemasan terdapat logo Natur dengan gambar ginseng yang menunjukkan varian. Bagian belakang berisikan tentang informasi seputar produk, komposisi produk, dan aturan pemakaian dengan keterangan perusahaan produsen yaitu PT Gondowangi Tradisional Kosmetika.

Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Depan Kemasan Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Belakang Natur Ginseng Extract

Komposisi Shampoo Natur Ginseng Extract

Tekstur Shampoo Natur Ginseng Extract

warna kecoklatan yang artinya Shampoo Natur Ginseng Extract memakai bahan alami

Surprisingly, sekarang Shampoo Natur Ginseng Extract wangi! Udah enggak bau jamu-jamuan, wanginya jauh lebih segar dan harum dibandingkan produk pertama yang saya pakai hampir sepuluh tahun lalu! Produk ini juga halal karena tidak mengandung alkohol.

Cara pakai: Tuang Shampoo Natur Ginseng Extract secukupnya di telapak tangan. Usapkan shampoo pada rambut dan kulit kepala yang basah, pijat kepala dengan lembut hingga menghasilkan busa. Bilas hingga bersih.

Setelah pakai Shampoo Natur Ginseng Extract ini, rasanya kulit kepala saya bersih dan segar, akar rambut pun jadi sehat karena kerontokan rambut saya berkurang drastis!

IMG20180604173632

Terbukti deh dengan pemakaian teratur dapat mengurangi kerontokan rambut sebanyak 90%. Memang enggak salah deh kalau Shampoo Natur Ginseng Extract meraih penghargaan sebagai Top Brand sejak tahun 2007 sampai dengan 2017!

Selain ginseng extract, shampoo ini memiliki varian lain seperti:

  1. Aloe Vera, untuk menyuburkan rambut
  2. Moringa Oleifera, untuk merawat rambut rusak
  3. Olive Oil, untuk merawat rambut kering
  4. Tea Tree Oil, untuk mengatasi ketombe

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Setelah keramas dengan Shampoo Natur Ginseng Extract, disarankan untuk menggunakan Natur Conditioner agar rambut menjadi lebih mudah ditata, lembut dan halus. Dikemas dengan tube plastik seberat 165ml membuat Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil tidak mudah terlepas dari tangan ketika basah.

Komposisi Natur Conditioner

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Komposisi Natur Conditioner

Bagian belakang kemasan Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

tekstur natur conditioner

Cara pakai: Setelah menggunakan Shampoo Natur Ginseng Extract, tuang Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil ke telapak tangan secukupnya. Usapkan merata pada helai rambut dan bilas hingga bersih.

Pengalaman setelah memakai Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil, wanginya lembut dan menenangkan serta rambut menjadi lembab dan mudah ditata. Tersedia juga dalam varian Aloe Vera & Olive Oil serta Moringa Oleifera & Olive Oil.

IMG20180604173707

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Salah satu senjata andalan mencegah kerontokan rambut adalah dengan menggunakan hair tonic. Natur Hair Tonic Ginseng Extract membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Dikemas menggunakan botol plastik hitam yang khas karena ujungnya runcing tapi bertutup ulir sehingga memudahkan pemakaian Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala.

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

komposisi Natur Hair Tonic

komposisi Natur Hair Tonic Ginseng Extract

ekstrak hair tonik

Cara pakai: Kocok produk terlebih dahulu. Tuangkan Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala sehabis keramas. Pijat kulit kepala secara lembut untuk memperlancar peredaran darah ke akar rambut. Diamkan sampai kering dan tidak perlu dibilas.

Pada saat menggunakan Natur Hair Tonic Ginseng Extract, wanginya alami dan segar sehingga bikin mood jadi happy! Tidak meninggalkan kesan lengket setelah pemakaian. Duh, jadi tambah cinta sama produk yang satu ini karena sama sekali tidak bau jamu! Dan biasanya nih setelah aku pakai Natur Hair Tonic Ginseng Extract, akan muncul rambut-rambut baru sehingga rambut tambah lebat! Super senang! Tersedia juga varian Aloe Vera Extract.

IMG20180604173738

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E For Hair & Scalp

Ini merupakan produk terbaru Natur Hair Care yang mengandung 7 Natural Oil dan Vitamin E yang berfungsi untuk melembutkan dan melembabkan helaian rambut sekaligus memberikan kesejukan di kulit kepala dan membantu menjaga kesuburan rambut serta memberikan efek kemilau alami rambut. Selain itu, juga mengandung UV A dan UV B filter yang membantu melindungi rambut yang diwarnai dari pudar akibat efek radiasi sinar matahari.

IMG20180604161123

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

IMG20180604161223

Komposisi Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

Selain varian Olive Oil & Vitamin E untuk rambut diwarnai, ada juga Aloe Vera & Pro Vitamin B5 untuk semua jenis rambut dengan wangi French Rose.

Saat saya pakai, tercium wangi yang manis…. saya kira itu bau coklat tapi ternyata Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E mengandung sweet vanilla makanya rambut jadi harum dan segar sepanjang hari.

IMG20180530172007

Secara keseluruhan, saya suka menggunakan rangkaian produk Natur Hair Care berupa Shampoo Natur Ginseng Extract dan Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E.  Kenapa? Karena Shampoo Natur Ginseng Extract pas dengan kondisi rambut saya yang saat ini sedang rontok karena bisa membuat rambut rontok berkurang. Shampoo Natur Ginseng Extract memberikan hasil yang signifikan mengurangi kerontokan rambut dan memperkuat akar rambut. Senang deh karena saya sudah berhasil mengatasi kerontokan rambut dengan Natur Hair Care!

Ditambah lagi saya yang seringkali menggunakan ojek online terselamatkan oleh Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E. Jadi, begitu turun dari ojol, pakai hair vitamin langsung lupa dengan kemacetan yang baru dialami plus rambut jadi bebas stres dan tambah cantik 🙂

Informasi lebih lanjut tentang produk Natur Hair Care, sila kunjungi:

Instagram: @backtonatur

Fan Page: BackToNatur

Twitter: @backtonatur

*artikel ini dilombakan dan menjadi pemenang pertama dari Natur Hair Care