LIMA Nilai dalam Keseharian

Ingatan saya melayang ke masa kecil saat bermain permainan “Pancasila Lima Dasar”. Permainan itu butuh maksimal lima orang dengan cara ber-hom-pim-pa sambil menyebutkan hal apa yang mau disebutkan. Kemudian menghitung jari dengan menyebutkan abjad lalu setelah itu masing-masing menyebutkan hal yang disepakati dengan berawalan abjad yang dihitung tadi.

Apakah kalian juga pernah bermain Pancasila Lima Dasar?

Tepat di hari lahir Pancasila, saya bersama komunitas Sahabat Blogger dan ShopBack menonton film LIMA. Sebelum menonton saya mulai mencari tahu apakah film LIMA itu. Setelah saya membaca berita mengenai film LIMA, saya menjadi penasaran bagaimana kelima sutradara saling bekerja sama agar film tersebut dapat berkesinambungan.

maxresdefault

Ide film ini berawal dari salah satu sutradara LIMA, Lola Amaria yang kemudian mengajak keempat temannya untuk menggarap film LIMA. Lola melihat adanya krisis penghayatan Pancasila dalam masyarakat, sekaligus mengekspresikan kegelisahan dan harapan melihat Indonesia yang lebih damai pada masa yang akan datang.

Film diawali dengan cerita meninggalnya Maryam (Tri Yudiman), ibu dari tiga bersaudara, Fara (diperankan Prisia Nasution), Aryo (Yoga Pratama), dan Adi (Baskara Mahendra).

Scene dilematis dimulai ketika terjadi perdebatan mengenai jenazah ibu mereka dari sudut pandang agama masing-masing. Bahkan ada juga adegan jenazah Maryam ditolak untuk disholatkan di mesjid karena dia yang meninggal dalam posisi sebagai muslimah dikisahkan sebelumnya pernah memeluk agama Kristen. Adegan sila pertama yang diciptakan sutradara Shalahuddin Siregar ini dapat diselesaikan dengan damai.

Setelah Aryo ditinggal ibunya, dia merasa kesepian sehingga kerapkali mengenang ibunya dengan bermain piano. Saat Aryo mengunjungi toko musik, pemilik toko sempat berujar, “Kita yang memilih diam juga sama pengecutnya”, membuat Aryo berpikir mengenai bully yang terjadi di sekolahnya. Puncaknya saat Aryo mau menolong seorang pencopet ketika dia dalam perjalanan pulang ke rumah.

Rasanya, adegan sila kedua yang disutradarai oleh Tika Pramesti ini merupakan adegan yang membuat pilu karena seolah-olah nyawa manusia tidak ada harganya. Masyarakat dengan mudahnya menghukum orang yang bersalah dengan main hakim sendiri.

Adegan ini disutradarai oleh Lola Amaria diawali dengan cerita Fara yang merupakan pelatih renang mendapatkan kabar gembira kalau Indonesia dapat mengikuti ajang kompetisi internasional namun hanya satu orang yang dapat dikirim. Pemilik klub renang memaksa Fara untuk mengirim Andre yang seringkali terlambat datang untuk latihan. Sebenarnya Fara mengajukan Kevin yang lebih baik performance-nya daripada Andre namun karena Kevin seorang keturunan Tionghoa maka ditolak. Hal ini menyebabkan Fara mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pelatih renang.

Cerita bergulir sampai ke adegan keempat di mana Fara, Adi dan Aryo kedatangan notaris yang jasanya digunakan oleh Maryam. Ibu mereka telah meninggalkan sejumlah warisan untuk segera diselesaikan. Penolakan keras terjadi dari Aryo yang merasa bahwa saat itu bukan waktu yang tepat untuk berbagi warisan. Tentu saja konflik sila keempat yang disutradarai oleh Harvan Agustriansyah ini akhirnya mencapai mufakat.

Adegan terakhir diceritakan tentang si bibi yang memutuskan untuk kembali ke desa karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dia kerjakan di keluarga Maryam. Lagipula si bibi ingin membesarkan anak-anaknya di sisa hidupnya. Akibat absennya si bibi, kedua anaknya mencoba untuk mengambil bibit cocoa di perkebunan orang lain. Kejadian ini membuat kedua anak si bibi berhadapan dengan hukum.

Lalu, bagaimana kelanjutannya? Yuk tonton film LIMA yang menciptakan narasi positif demi bangsa Indonesia yang lebih maju ketimbang menghidupkan narasi negatif tentang intoleransi atau terorisme.

 

Film LIMA begitu berkesan bagi saya karena mampu mengingatkan lagi arti Pancasila yang bukan hanya sekadar ideologi negara tetapi sejatinya merupakan pandangan hidup kita sehari-hari.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila pertama yang mengajarkan kepercayaan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Sila kedua yang mengakui manusia diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa, yang sama derajatnya, yang sama haknya dan kewajiban-kewajiban azasinya, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, dan keparcayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya. Karena itu dikembangkanlah sikap saling ,mencintai sesama manusia, dan sikap tenggang rasa.
  3. Persatuan Indonesia. Sila ketiga menempatkan manusia Indonesia pada persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Sila keempat menyatakan bahwa manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama. Dalam menggunakan hak-haknya ia menyadari perlunya selalu memperhatikan dan mengutamakan kepentingan negara dan kepentingan masyarakat.
  5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila kelima mengingatkan kita untuk mengembangkan sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban, serta menghormati hak-hak orang lain.

Nilai-nilai luhur Pancasila mampu menyatukan berbagai perbedaan dan justru dengan segala keberagaman yang ada di bangsa Indonesia memperkuat jati diri kita.

Mungkin kalau semua dari kita benar-benar menghayati nilai-nilai Pancasila tidak akan terjadi keriuhan di media sosial yang tiada henti 🙂

Terima kasih Lola Amaria dkk yang sudah membuat film yang wajib ditonton oleh semua anak bangsa yang peduli dengan Indonesia.

Doa saya, semoga kedepannya lahir film-film kebangsaan yang bermutu seperti LIMA!

Advertisements

Day of My Flight Across Continent part 1

Finally, the day of my flight across continent is arrived! Tepat 14 Juni 2018, saya melakukan perjalanan ke Portugal (PRT) tepatnya kota Porto seorang diri. Ada rasa khawatir tapi juga excited karena saya akan menginjakkan kaki di benua Eropa yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya!

Saya memilih penerbangan dengan menggunakan maskapai Lufthansa. Mengapa memilih Lufthansa? Pertama, karena maskapai dari Indonesia dilarang terbang ke benua Eropa dengan alasan standar keselamatan. Tetapi larangan itu telah dicabut dan terhitung mulai 14 Juni 2018, maskapai nasional Indonesia diperbolehkan melayani perjalanan ke Eropa. Alasan kedua, entah kenapa saya merasa nyaman terbang pertama kali melintasi benua dengan maskapai buatan teknologi Jerman. Walaupun rute penerbangan lebih jauh dengan waktu tempuh selama kurang lebih 16-18 jam. Saya perlu transit sebanyak 2 (dua) kali yaitu di bandara Changi, Singapura (SIN) dan bandara Munchen, Jerman (MUC). Lumayan deh ya saya bisa melihat-lihat kota Munich dari atas 🙂

Setelah semua kelengkapan dokumen yang saya butuhkan mulai dari paspor, visa, travel insurance, tiket pesawat sampai uang saku dalam bentuk Euro berada di dalam tas, saya berangkat ke bandara Soekarno-Hatta (SHIA), Cengkareng pada pukul 4 sore.

read moreBuat Visa Schengen Tanpa Agen Perjalanan

Perjalanan dari rumah menuju bandara saya diantar oleh suami dan putra sulung saya. Agak menakjubkan juga karena perjalanan sangat lancar mengingat sore itu adalah Senin sore yang biasanya jalanan macet luar biasa!

Tiba di SHIA, saya melewati security gate dan ingat juga untuk meminta security check tag for luggage dari petugas bandara karena semua koper harus mendapatkan tanda aman sehingga diperbolehkan masuk kedalam pesawat. Bahkan saya melihat setiap koper setelah diperiksa dioleskan cairan khusus oleh petugas.

Saya check in di counter Singapore Airlines (SQ) dan diberitahu bahwa bagasi akan tiba bersama di Porto, Portugal tanpa perlu saya ambil setiap transit. Tapi tidak semua maskapai memberlakukan hal yang sama ya, jadi sebaiknya kamu menanyakan perihal bagasi saat check in.

Sambil menunggu boarding, saya menyempatkan untuk makan malam bersama suami dan D1 terlebih dahulu karena di tiket pesawat tidak terdapat keterangan mendapatkan makanan saat perjalanan dari SHIA ke SIN.

Waktu boarding pun tiba dan saya berpamitan serta berpisah dengan keluarga. This is it! My 1st flying solo accross the continent! Tanpa menunggu lama, saya beserta penumpang lain pun dipanggil untuk naik kedalam pesawat.

Saat naik ke pesawat, ada toddler yang tidak berhenti menangis sejak masuk pesawat bahkan semakin menjadi saat pesawat take off. Mungkin si ibu muda itu tidak tahu kalau anaknya perlu disusui atau diberi minum saat pesawat mulai terbang atau mungkin juga toddler tersebut mengalami anxiety attack.

Mendengar si toddler menangis, saya bukan merasa terganggu melainkan kasihan karena menangis itu menguras emosi dan energi. Setelah lampu indikator penggunaan sabuk pengaman dimatikan saya menghampiri ibu si toddler yang terbang hanya didampingi oleh ibunya (nenek si toddler) sambil memberikan soothing balm andalan saya. Sebenarnya, lebih tepatnya produk Daintree yang dinamakan Deep Sleep yang formulanya terdiri atas minyak atsiri penenang seperti lavender, chamomile, cedarwood, patchouli, cananga dan vetiver.

IMG_20180619_194057

Deep Sleep dari daintree bukan hanya saya gunakan saat kesulitan tidur menyerang tapi juga saat hidung mulai tersumbat hingga mengalami mood swing karena aromanya yang menenangkan. Ditambah lagi, produk ini aman untuk digunakan oleh anak karena terbuat dari bahan alami sehingga tidak menimbulkan alergi atau pun iritasi kulit. Saat dioleskan, tidak terasa sensasi hangat yang berlebihan seperti balsam orang dewasa, pokoknya nyaman banget deh!

Penumpang lain juga mencoba meredakan tangis si toddler dengan meminjamkan gawainya yang berisi video anak-anak dan perlahan tangisnya berangsur mereda.

Pesawat pun akhirnya tenang dan kru pesawat mulai berdatangan membawa makan malam, penumpang pun tidak terkecuali saya sibuk dengan makanan masing-masing. Iya, walau sudah makan sebelum boarding, saya tetap makan di pesawat karena saya memiliki first name: Always dan last name: Hungry 🙂

Pilot dari dalam kokpit pun mengumumkan bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat di Changi dan penumpang pun kembali ke kursi masing-masing memasang sabuk pengamannya.

Pendaratan pun berjalan mulus dan akhirnya setiap penumpang memilih jalan masing-masing untuk melanjutkan perjalanannya. Saya bergegas untuk mengejar penerbangan selanjutnya di terminal yang berbeda dan kembali bertemu dengan toddler yang menangis tadi saat menaiki skytrain. Ibunya hendak menyerahkan Deep Sleep kembali namun saya tolak. Ibu muda itu lebih membutuhkan Deep Sleep untuk si toddler ketimbang saya karena ternyata mereka akan berangkat ke Belanda untuk pertama kalinya. Semoga dengan Deep Sleep, si toddler bisa tenang dan nyaman selama perjalanan yang panjang.

Itu bagian pertama perjalanan Eropa saya, nantikan kelanjutannya ya 🙂

Merawat Kekuatan dan Kesehatan Rambut dengan Natur Hair Care

Siapa yang tahu shampoo Natur? Kalau kamu belum pernah mencoba shampoo Natur, ada baiknya kamu membaca tulisan ini sampai habis 🙂

Saya kenal shampoo Natur mulai tahun 2008. Saat itu saya mengalami kerontokan rambut sehabis melahirkan anak pertama. Khawatir kepala menjadi botak akhirnya saya mencoba memakai shampoo Natur Ginseng Extract. Walaupun bau jamu, saya tahan-tahanin demi mendapatkan rambut yang lebat karena rambut adalah mahkota terutama bagi perempuan. Nah supaya rambut bisa indah dan sehat perlu dirawat tentunya dengan Natur Hair Care.

Yuk kita kenalan lebih jauh dengan Natur Hair Care!

Natur Hair Care merupakan produk perawatan rambut yang diproduksi oleh PT Gondowangi Tradisional Kosmetika. Perusahaan yang memproduksi produk kecantikan dari bahan baku alami ini berdiri sejak tahun 2000, diprakarsai oleh Bapak Liem Soedarno. Beliau lahir di Solo, Jawa Tengah pada tahun 1925. Karena concern terhadap produk perawatan kecantikan yang banyak mengandung bahan kimia, beliau melakukan analisa secara mendalam pada pemanfaatan bahan-bahan alami untuk menciptakan produk-produk perawatan alami sesungguhnya.

Tahun 1970 Bapak Liem Soedarno mengawali usaha berbudidaya rumput laut. Dari sana, sebuah ide untuk membuat inovasi produk kosmetik kulit melalui proses racik pun lahir. Dengan kesuksesan produk tersebut, pada tahun 1972 beliau mengembangkan penelitian dan observasi produk kosmetik untuk rambut dan kulit kepala di klinik yang didirikannya. Barulah pada tahun 2000 beliau mendirikan pabrik yang memproduksi produk Natur Hair Care untuk pertama kalinya dengan didukung mesin berteknologi terdepan dan di bawah pengawasan ketat dari riset dan penelitian ilmiah.

Dalam proses produksinya, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika menggunakan teknologi ekstraksi dengan sistem penyinaran  ultra violet (UV) serta menggunakan air yang terjamin kebersihannya dalam proses manufaktur. Dengan Close Sytem Process, higienitas dari produk terjamin sehingga Natur Hair Care mendapatkan Sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, proses akhir menggunakan Clean In Pipe (CIP) System mencegah terjadinya kontaminasi antara satu proses dengan proses lainnya. Melalui proses ini, Natur Hair Care memenuhi prosedur Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Nah, untuk menjaga kualitas bahan alami dari Natur Hair Care, PT Gondowangi Tradisional Kosmetika melakukan sendiri proses ekstrasi dari bahan-bahan alami seperti ekstrak ginseng, ekstrak minyak zaitun, ekstrak urang aring, ekstrak lidah buaya dan ekstrak moringa oliefera. Catatan tambahan pada botol pun berbunyi, “Botol jangan sampai kemasukan air sebab dapat merusak produk.” Ini membuktikan bahwa Natur Hair Care terbuat dan diracik murni dari bahan-bahan alami.

Belakangan memang saya suka gonta ganti perawatan rambut lain tapi ujung-ujungnya saya pasti balik lagi ke Natur. Bisa dibilang shampoo andalan saya sekarang ya Natur dengan ginseng extract karena permasalahan rambut yang saya alami udah paling pas pakai varian ini!

Ternyata sekarang produk Natur itu enggak cuma shampoo, rangkaian perawatan rambutnya lengkap banget dengan berbagai varian! Mulai dari shampoo, conditioner, hair tonic sampai yang terbaru ada hair vitamin!

Natur Hair Care Series

Natur Hair Care Series

Natur Shampoo Ginseng Extract

Shampoo ini mengandung bahan alami Ginseng Extract yang membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Kemasannya menggunakan botol plastik bewarna hitam dengan tutup flip top. Bagian depan kemasan terdapat logo Natur dengan gambar ginseng yang menunjukkan varian. Bagian belakang berisikan tentang informasi seputar produk, komposisi produk, dan aturan pemakaian dengan keterangan perusahaan produsen yaitu PT Gondowangi Tradisional Kosmetika.

Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Depan Kemasan Shampoo Natur Ginseng Extract

Bagian Belakang Natur Ginseng Extract

Komposisi Shampoo Natur Ginseng Extract

Tekstur Shampoo Natur Ginseng Extract

warna kecoklatan yang artinya Shampoo Natur Ginseng Extract memakai bahan alami

Surprisingly, sekarang Shampoo Natur Ginseng Extract wangi! Udah enggak bau jamu-jamuan, wanginya jauh lebih segar dan harum dibandingkan produk pertama yang saya pakai hampir sepuluh tahun lalu! Produk ini juga halal karena tidak mengandung alkohol.

Cara pakai: Tuang Shampoo Natur Ginseng Extract secukupnya di telapak tangan. Usapkan shampoo pada rambut dan kulit kepala yang basah, pijat kepala dengan lembut hingga menghasilkan busa. Bilas hingga bersih.

Setelah pakai Shampoo Natur Ginseng Extract ini, rasanya kulit kepala saya bersih dan segar, akar rambut pun jadi sehat karena kerontokan rambut saya berkurang drastis!

IMG20180604173632

Terbukti deh dengan pemakaian teratur dapat mengurangi kerontokan rambut sebanyak 90%. Memang enggak salah deh kalau Shampoo Natur Ginseng Extract meraih penghargaan sebagai Top Brand sejak tahun 2007 sampai dengan 2017!

Selain ginseng extract, shampoo ini memiliki varian lain seperti:

  1. Aloe Vera, untuk menyuburkan rambut
  2. Moringa Oleifera, untuk merawat rambut rusak
  3. Olive Oil, untuk merawat rambut kering
  4. Tea Tree Oil, untuk mengatasi ketombe

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Setelah keramas dengan Shampoo Natur Ginseng Extract, disarankan untuk menggunakan Natur Conditioner agar rambut menjadi lebih mudah ditata, lembut dan halus. Dikemas dengan tube plastik seberat 165ml membuat Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil tidak mudah terlepas dari tangan ketika basah.

Komposisi Natur Conditioner

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

Komposisi Natur Conditioner

Bagian belakang kemasan Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil

tekstur natur conditioner

Cara pakai: Setelah menggunakan Shampoo Natur Ginseng Extract, tuang Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil ke telapak tangan secukupnya. Usapkan merata pada helai rambut dan bilas hingga bersih.

Pengalaman setelah memakai Natur Conditioner Ginseng & Olive Oil, wanginya lembut dan menenangkan serta rambut menjadi lembab dan mudah ditata. Tersedia juga dalam varian Aloe Vera & Olive Oil serta Moringa Oleifera & Olive Oil.

IMG20180604173707

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Salah satu senjata andalan mencegah kerontokan rambut adalah dengan menggunakan hair tonic. Natur Hair Tonic Ginseng Extract membantu merawat kekuatan akar rambut dan kesehatan kulit kepala. Dikemas menggunakan botol plastik hitam yang khas karena ujungnya runcing tapi bertutup ulir sehingga memudahkan pemakaian Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala.

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

Natur Hair Tonic Ginseng Extract

komposisi Natur Hair Tonic

komposisi Natur Hair Tonic Ginseng Extract

ekstrak hair tonik

Cara pakai: Kocok produk terlebih dahulu. Tuangkan Natur Hair Tonic Ginseng Extract di kulit kepala sehabis keramas. Pijat kulit kepala secara lembut untuk memperlancar peredaran darah ke akar rambut. Diamkan sampai kering dan tidak perlu dibilas.

Pada saat menggunakan Natur Hair Tonic Ginseng Extract, wanginya alami dan segar sehingga bikin mood jadi happy! Tidak meninggalkan kesan lengket setelah pemakaian. Duh, jadi tambah cinta sama produk yang satu ini karena sama sekali tidak bau jamu! Dan biasanya nih setelah aku pakai Natur Hair Tonic Ginseng Extract, akan muncul rambut-rambut baru sehingga rambut tambah lebat! Super senang! Tersedia juga varian Aloe Vera Extract.

IMG20180604173738

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E For Hair & Scalp

Ini merupakan produk terbaru Natur Hair Care yang mengandung 7 Natural Oil dan Vitamin E yang berfungsi untuk melembutkan dan melembabkan helaian rambut sekaligus memberikan kesejukan di kulit kepala dan membantu menjaga kesuburan rambut serta memberikan efek kemilau alami rambut. Selain itu, juga mengandung UV A dan UV B filter yang membantu melindungi rambut yang diwarnai dari pudar akibat efek radiasi sinar matahari.

IMG20180604161123

Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

IMG20180604161223

Komposisi Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E

Selain varian Olive Oil & Vitamin E untuk rambut diwarnai, ada juga Aloe Vera & Pro Vitamin B5 untuk semua jenis rambut dengan wangi French Rose.

Saat saya pakai, tercium wangi yang manis…. saya kira itu bau coklat tapi ternyata Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E mengandung sweet vanilla makanya rambut jadi harum dan segar sepanjang hari.

IMG20180530172007

Secara keseluruhan, saya suka menggunakan rangkaian produk Natur Hair Care berupa Shampoo Natur Ginseng Extract dan Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E.  Kenapa? Karena Shampoo Natur Ginseng Extract pas dengan kondisi rambut saya yang saat ini sedang rontok karena bisa membuat rambut rontok berkurang. Shampoo Natur Ginseng Extract memberikan hasil yang signifikan mengurangi kerontokan rambut dan memperkuat akar rambut. Senang deh karena saya sudah berhasil mengatasi kerontokan rambut dengan Natur Hair Care!

Ditambah lagi saya yang seringkali menggunakan ojek online terselamatkan oleh Natur Hair Vitamin Olive Oil & Vitamin E. Jadi, begitu turun dari ojol, pakai hair vitamin langsung lupa dengan kemacetan yang baru dialami plus rambut jadi bebas stres dan tambah cantik 🙂

Informasi lebih lanjut tentang produk Natur Hair Care, sila kunjungi:

Instagram: @backtonatur

Fan Page: BackToNatur

Twitter: @backtonatur

*artikel ini dilombakan dan menjadi pemenang pertama dari Natur Hair Care

 

Membuat Visa Schengen Portugal Tanpa Agen Perjalanan

WhatsApp Image 2018-05-30 at 14.07.02

Pertengahan April 2018, bos bertanya pada saya, apakah sudah membuat visa untuk perjalanan dinas ke Portugal yang akan terjadi pada Mei 2018.

Saya memang tahu kalau akan ada Global Finance Summit 2018 yang akan berlangsung di Portugal tapi tidak menyangka kalau benar akan terjadi karena saya tidak mendapatkan undangan dari pihak penyelenggara. Bisa jadi sih karena saya masih ‘anak baru’ sehingga data diri saya belum sampai ke head quarter di Spanyol.

Dua orang kolega bahkan khawatir kalau-kalau pengajuan visa saya ditolak. Di lain sisi, saya pasrah… kalau memang sudah rezeki saya untuk berangkat melintasi benua, maka semuanya akan dipermudah.

Tepat 1 Mei yang merupakan Hari Buruh Internasional, sebuah  undangan ke Global Finance Summit 16-18 Mei 2018 yang bertempat di Ilhavo, Portugal datang melalui e-mail. Melihat waktu yang masih cukup, saya optimis mengajukan permohonan visa Schengen Portugal untuk perjalanan dinas.

Setelah mencoba bertanya ke travel agent yang biasa dipakai kantor, mereka menjawab tidak sanggup memenuhi kebutuhan akan visa yang pendaftarannya cukup mepet. Saya pun berkomunikasi dengan kolega di regional Asia dan berkata, “I’ll try my luck then!”

Saya memilih untuk tidak ngoyo dalam persiapan perjalanan dinas melintasi benua untuk pertama kalinya. Saya juga berkata kepada rekan kerja, “Kalau memang sudah rezeki, pasti saya bisa berangkat. Kalau belum rezeki, tetap bersyukur.”

Kamis, 3 Mei 2018 pagi-pagi sekali saya pergi ke Kedutaan Besar Portugal yang terletak di Jl. Indramayu No.2A, RT.1/RW.5, Menteng, Jakarta Pusat 10230. Persisnya bangunan ini terletak di seberang samping Sate Khas Senayan Menteng. Bangunannya sendiri merupakan salah satu cagar budaya dan sedikit tertutup dengan rimbunnya pepohonan.

Read moreBuat Paspor Tanpa Calo

Setibanya saya di sana ternyata ada perubahan hari serta jam pelayanan Kedubes Portugal sejak 11 September 2017. Bagian konsuler Kedubes Portugal hanya buka pada hari Senin – Rabu – Jumat jam 09:00 sampai dengan 13:00 pada tanggal 1 s/d 25 setiap bulannya. Ingat juga bahwa konsuler tutup saat libur nasional Indonesia dan Portugal.

Untuk pengajuan visa Schengen Portugal, kita perlu membuat perjanjian dengan konsuler melalui e-mail yang sudah ditentukan oleh pihak Kedubes Portugal. Melalui e-mail, kita akan mendapatkan formulir pengajuan visa yang perlu diisi terlebih dahulu dan dibawa saat datang ke konsuler. Apabila perjanjian pengajuan visa sudah disetujui maka kita dapat langsung datang ke Kedubes Portugal sesuai jam yang ditentukan dengan membawa dokumen yang diperlukan.

Ada pun dokumen yang diperlukan untuk pengajuan visa Schengen Portugal:

  • Paspor asli. Harus berlaku maksimal enam (6) sebelum masa habis paspor
  • Pas Foto (2) berwarna, 3×4 cm dengan latar  / background warna putih
  • Itinerary / rencana perjalanan yang lengkap dan terperinci
  • Fotokopi halaman depan dan belakang paspor
  • Untuk short stay business visa, maka diperlukan surat sponsor dari perusahaan (ASLI), surat keterangan kerja (ASLI) dari perusahaan di Indonesia, dan surat undangan dari perusahaan di Portugal
  • Surat keterangan kerja / penghasilan. Jika masih pelajar, maka diperlukan fotokopi kartu pelajar
  • Untuk tourist visa yang disponsori oleh individu di Portugal, maka harus ada surat sponsor / Undangan dari pihak Portugal (ASLI). Pengundang dari Portugal, harus mengisi Termo of Responsibility yang di sah-kan oleh kantor SEF di Portugal, atau notaris di Portugal
  • Konfirmasi pemesanan hotel
  • Booking-an tiket pesawat (pulang pergi)
  • Rekening tabungan / Koran, 3 (tiga) bulan terakhir
  • Travel Insurance dengan durasi yang sama dengan perjalanan Anda
  • Fotokopi KTP dan KK yang masih berlaku
  • Fotokopi bukti pembayaran visa sebesar EUR60.00 (kurs dalam IDR ditentukan oleh konsuler)

Tambahan lainnya (jika diperlukan)

  • Jika anak dibawah 18 tahun berpergian tanpa orang tua atau hanya dengan salah satu dari orang tua (ayah atau ibu) , maka diperlukan dokumen tambahan yaitu, surat ijin dari pihak orang tua lainnya (bapak / ibu), dalam bahasa Inggris dan di cap notaris.
  • Jika pemohon adalah orang asing yang tinggal di Indonesia, maka harus disertakan KITAS

Jadi, Kamis siang saya menyiapkan semua dokumen termasuk membayar visa serta membeli travel insuranceI. Dan keesokkan harinya saya kembali menuju Kedubes Portugal dengan berbekal e-mail undangan pengajuan visa dan dokumen lengkap sekaligus untuk diambil sidik jarinya dengan mesin biometric scan.

Awalnya saya optimis karena konsuler Portugal sepertinya cukup sepi dibandingkan konsuler lain seperti Belanda atau Perancis. Tapi setibanya saya di sana, ternyata yang mengajukan visa Portugal banyak sekali bahkan ada yang datang dari jauh seperti Aceh.

Seketika juga percaya diri saya satu persatu mundur teratur, saya cukup cemas dengan waktu yang sudah mepet!

Proses di konsuler cukup singkat, saya diminta untuk menyerahkan semua dokumen, wawancara singkat tentang apa yang akan saya lakukan di Portugal dan merekam sidik jari. Saya bertanya kapan sebaiknya menghubungi konsuler untuk menanyakan kelanjutan proses pengajuan visa dan dijawab, saya bisa menelepon terlebih dahulu pada 11 Mei 2018, yang artinya proses pengajuan visa saya hanya kurang lebih 3-5 hari kerja!

Akhir pekan saya pun berjalan seperti biasa sambil harap-harap cemas, ditambah lagi saya mendapatkan kabar dari teman saya yang juga akan berangkat ke Eropa untuk berlibur bahwa Ibunya harus melakukan rekam sidik jari ulang karena tidak terdeteksi mesin biometric! Tentu saja mereka panik dong karena tiket pesawat sudah dibeli! Mendengar berita itu pun saya jadi tambah cemas, anything can happen! Saya memilih pasrah saja tanpa mengharuskan dan apa pun berita yang akan saya terima Jumat depan!

Selasa, 8 Mei 2018 akhirnya saya memantapkan diri membayar pesanan tiket pesawat yang non refundable pada sore hari. Dalam hati sempat berpikir, “duh kalau ga jadi berangkat gimana nih, terpaksa ganti uang perusahaan puluhan juta Rupiah nih!”. Akhirnya kecemasan saya memaksa untuk menelepon Kedubes Portugal pada Rabu, 9 Mei 2018 dan menanyakan apakah visa berhasil diajukan. Konsuler pun menjawab kalau saya sudah dapat mengambil visa saya hari itu juga!

Bersyukur, saya jadi juga ke Portugal dan gak perlu mengganti uang tiket pesawat yang hangus 🙂

Cerita tentang perjalanan saya ke Portugal menyusul ya!

Terbang Menembus Langit

Dua minggu lalu, saya bertemu dengan sahabat-sahabat SMA di sebuah restoran tepat di seberang sekolah kami dulu. Ada yang baru saja mendarat terbang dari Pulau Kalimantan untuk dinas di Jakarta, ada yang baru berulang tahun, ada yang memilih Long Distance Love dan banyak cerita yang terjadi selama kurun waktu hampir 8 tahun kami lulus dari jenjang SMA!

Bahkan, saya punya sahabat yang kami sama-sama dari SD sampai SMA dan dia sudah menjadi dokter bedah mulut sekarang. Ketika bertemu, teman saya bercerita bagaimana generasi zaman now kehilangan daya juang, manja dan google minded. Betapa anak-anak zaman sekarang mengandalkan Google untuk menjawab semua pertanyaan yang dihadapkan kepadanya. Padahal, di dunia kedokteran, kebiasaan pencarian di mesin pencari sangatlah berbahaya karena di luar sana banyak sekali opini yang belum tentu teruji secara klinis. Dulu saja, teman saya harus membaca puluhan jurnal kedokteran hanya untuk menjawab satu pertanyaan tentang penyakit yang diderita pasiennya.

Tidak dapat dipungkiri, saya juga merasakan hal yang sama dengan anak sulung saya. Salah satu cara untuk mengubah cara pandang dia dalam kemudahan hidup adalah dengan memberikan contoh nyata tentang perjuangan seseorang baik melalui buku ataupun menonton film.

Kali ini, saya memilih film Terbang Menembus Langit, sebuah film biopic tentang seorang anak muda bernama Onggy, berkebangsaan Indonesia keturunan Tionghoa. Onggy berasal dari Pulau Tarakan yang memiliki mimpi untuk keluar dari belenggu kemiskinan dan berjuang mati-matian untuk bisa sukses!

Terbang Menembus Langit - riyardiarisman.com

Pic by riyardiarisman.com

Cerita bergulir menceritakan kehidupan Onggy kecil dengan keluarganya. Ayahnya seorang pegawai di toko kelontong, kakaknya cerdas di sekolah namun memilih untuk tetap tinggal di Tarakan untuk menggantikan ayahn mereka menjadi tulang punggung keluarga.

Onggy yang telah beranjak dewasa tetap memegang nasehat ayahnya untuk memilih kebebasannya sendiri dan menjaga nama baik keluarga akhirnya memilih untuk melanjutkan kuliah di kota Surabaya.

Untuk membiayai kehidupan dan kuliahnya, Onggy mulai berdagang kecil-kecilan. Awalnya berjualan buah-buahan, gagal. Kemudian berjualan jagung bakar, gagal lagi. Selanjutnya berjualan kerupuk, gagal juga!

Kegagalan awal tidak membuat Onggy menyerah sampai akhirnya dia berhasil menjadi pekerja kantoran. Tapi perjuangan tidak berhenti sampai di situ. Onggy masih mencari kebebasannya. Bahkan Onggy muda melepaskan karier cemerlangnya di kantor hanya untuk mencari kebebasannya.

Kebanyakan orang mungkin akan bilang kalau Onggy ini bodoh karena melepaskan kehidupan terjamin dan nyaman yang dimilikinya. Namun Onggy punya pemikiran tersendiri.

Walaupun berkali-kali gagal, Onggy tidak patah semangat ataupun mengeluh sedikit pun! Sampai akhirnya dia memutuskan membawa istri serta anaknya merantau ke Jakarta.

Tiba di Jakarta dengan harapan dapat memiliki kehidupan yang lebih baik tidak juga didapat Onggy karena pada saat yang bersamaan, terjadi kerusuhan Mei 1998 yang mengerikan untuk warga keturunan Tionghoa.

Ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya dengan Onggy dan keluarganya? Kalian wajib tonton  Terbang Menembus Langit di bioskop kesayangan sebelum kehabisan!

Berburu Tiket Pesawat dan Akomodasi Murah

Belakangan ini saya menemukan banyak sekali gelaran travel fair serta situs maskapai penerbangan yang menawarkan tiket pesawat promo dan diskon. Apalagi sebentar lagi mau libur Lebaran yang pastinya banyak di antara kita yang mudik ke kampung halaman. Apakah kamu pernah mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang sangat murah? Kalau saya, enggak pernah beruntung dalam hal ini 😀

Dengki rasanya melihat beberapa teman bisa mendapatkan tiket pesawat dengan harga Rp0 dan hanya membayar biaya asuransi saja 😀

Biasanya, komponen terbesar dalam liburan adalah transportasi dan akomodasi.

read more:   Biaya Perjalanan SG-JB 3D2N

Pencarian tiket pesawat dan akomodasi sesuai dengan anggaran dana liburan yang sudah tersedia saya serahkan kepada suami karena dia cukup jeli membaca semua syarat dan ketentuan yang diberlakukan maskapai penerbangan dan penginapan yang dituju.

Proposal harga tiket pesawat dan penginapan pun diserahkan kepada saya. Saya meninjau sambil juga ikut membuka beberapa situs yang biasa saya pakai untuk membandingkan harga tiket dan penginapan. Dan saya terbantu sekali dengan TRAVELOKA, perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara online.

IMG_20180418_170759

Saya membanding-bandingkan antara membeli tiket pesawat dan akomodasi secara terpisah dengan bundling antara tiket pesawat dengan hotel. Ternyata setelah dihitung biaya tiket pesawat yang di-bundling dengan penginapan jauh lebih murah dibandingkan membeli secara terpisah! Saya mendapatkan tiket pesawat ke Singapura (SG) pulang pergi dan akomodasi 4D3N (empat hari tiga malam) untuk 6 orang sebesar dengan total sebesar Rp8.266.594. Itu artinya untuk perjalanan ke SG selama 4D3N, tmenghabiskan anggaran sebesar Rp1.377.766 per pax untuk tiket pesawat dan hostel! This is really best price that I ever had when traveling to SG for the 3rd time!

Kalau bicara tentang berburu tiket dan akomodasi, tentu erat kaitannya dengan waktu. Menurut beberapa survei (sila di- google), waktu ideal memesan penerbangan adalah antara 5 sampai 8 minggu sebelum keberangkatan. Di kisaran waktu ini, harga tiket pesawat 19% lebih murah secara rata-rata dari harga biasanya. Namun, saya memesan tiket di atas saat ada hari belanja online nasional (harbolnas) pada Desember 2017. Selain itu saya juga menentukan waktu liburan disesuaikan dengan jadwal sekolah anak sehingga, kalau dihitung, saya memesan tiket pesawat beserta akomodasi pada minggu ke-15 sebelum keberangkatan.

Selain mencari waktu ideal pemesanan transportasi, kita perlu juga berlibur di luar waktu liburan. Kenapa? Tentu saja agar harga akomodasi normal dan tempat wisata tidak penuh dengan pengunjung sehingga kita bisa bebas berada di tempat wisata tanpa terbatas waktu. Ditambah lagi bisa seseruan foto tanpa perlu rebutan spot foto 😀

Oh ya, ingat juga kalau membeli tiket pesawat dari low cost carrier pastikan membeli bagasi yang cukup. Saya punya pengalaman konyol mengenai bagasi, ceritanya di artikel lain ya, tungguin aja!

Traveloka sekarang jadi andalan saya untuk mencari tiket transportasi dan akomodasi. Aplikasinya yang user friendly memudahkan, efisien dan dapat menyesuaikan anggaran dana liburan! Dengan Best Price Guarantee-nya, kita bisa mendapatkan garansi uang kembali kalau pemesanan yang dilakukan di traveloka ternyata lebih mahal daripada online travel agency lainnya. Saya pun jadi tenang karena traveloka dapat dipercaya dan pelayanan pelanggannya helpful banget!

Jadi, kalian mau mudik atau liburan kemana saat libur Lebaran nanti? Traveloka dulu ya!

Merencanakan Liburan Keluar Indonesia

traveling quote

Hello Hai Hai! Apa kabar? Saya kembali lagi mengisi blog ini soalnya kemarin sempat cuti panjang karena kerjaan sedang lucu-lucunya eh keterusan sakit 😦

Tahun 2014, saya dengan modal percaya diri, merencanakan liburan bersama anak keluar negeri. Saya seumur hidup belum pernah keluar Indonesia, mungkin rejekinya memang baru hanya sampai liburan lokal saja. Namun, diam-diam, saya menyimpan keinginan untuk bisa melancong keluar Indonesia untuk melihat dunia luar.

read more:   Planning Abroad

Kenapa sih harus repot melancong keluar negeri padahal di Indonesia masih banyak daerah yang lebih cantik?! Jawabannya sederhana, “The world is a book and those who do not travel read only one page” – St Augustine

Dengan saya melihat negeri orang lain, saya menjadi terpacu untuk berbuat lebih baik bagi Indonesia mulai dari hal terkecil seperti menjaga kebersihan, mengantre tertib, lebih memilih menggunakan angkutan umum dan lainnya.

Kali ini, saya punya alasan tersendiri kenapa harus melancong keluar negeri. Semua bermula dari ucapan salah seorang teman dari bibi saya, sebut saja Mawar. Saat itu, Mawar bicara kepada mama saya bahwa sampai meninggal pun beliau enggak akan bisa keluar negeri.

Wow! Hebat sekali Mawar ini bisa menentukan nasib seseorang sesuka hatinya 😀

Kesal kah saya? Tentu saja! Anak mana yang bisa menerima ibunya diperlakukan seperti itu? Saya yakin pasti kamu juga enggak akan terima begitu saja ketika ibumu diperlakukan seperti itu.

Maka, sejak tiga tahun lalu saya mulai menabung untuk mengajak mama melancong keluar negeri. Bangga kah saya? Tentu dong! Saya mampu mengajak tidak hanya mama tapi juga papa beserta kedua anak dan suami ke Singapura Maret 2018 lalu! Dan saya lebih bangga lagi karena mampu jalan-jalan ke salah satu negara dengan tujuan wisata termahal di dunia tanpa berhutang!

Lalu, bagaimana saya mewujudkan mimpi saya membawa mama keluar negeri? Pastinya dengan perencanaan yang matang! Jadi, kali ini saya akan berbagi apa saja yang harus dipersiapkan untuk berlibur keluar Indonesia 🙂

Pertama, untuk berlibur keluar negeri diperlukan paspor. Seringkali banyak orang merasa membuat paspor itu sulit sehingga enggan mengurusnya, padahal sekarang mudah sekali membuat paspor baru tanpa calo seperti pengalaman saya 🙂

Selain paspor, juga diperlukan visa apabila kamu mengunjungi negara yang membutuhkan visa seperti beberapa negara di benua Asia, Amerika, Eropa dan Afrika.

WhatsApp Image 2018-01-07 at 20.35.44

Kedua, perencanaan yang matang adalah kunci! Seperti yang sudah saya informasikan di atas, untuk bisa kembali mengunjungi Singapura dengan keluarga dibutuhkan  3 tahun menabung dengan serius! Saya menyisihkan Rp625.000 per bulan selama 36 bulan untuk Dana Liburan 2018.

Selain memiliki Dana Liburan, buat juga anggaran liburannya. Tujuannya agar kebutuhan liburan sesuai dengan Dana Liburan yang terkumpul. Hindari memaksakan diri untuk melancong kalau Dana Liburan tidak memadai. Sungguh, berhutang hanya untuk kelihatan keren di media sosial akan menyebabkan kesusahan dalam hidupmu. Di lain kesempatan saya akan berbagi tips tentang cara menyiasati anggaran liburan, stay tune ya 🙂

read more:   Anggaran Liburan 3D/2N Tour de Asia

Ketiga, lakukan riset. Karena kita akan melancong keluar negeri, tempat di mana kita sama sekali belum pernah menginjakkan kaki maka perlu riset yang cukup agar tahu apa saja yang akan dihadapi di negeri orang lain. Mulai dari cara berkomunikasi, transportasi yang akan dipakai, tempat wisata sampai makanan dan minuman. Sekarang kita semakin dimudahkan apabila akan keluar negeri karena sudah tersedia official tourism website yang lengkap dari tempat tujuan liburan. Contohnya, karena saya akan liburan ke Singapura maka saya bisa mencari tahu melalui #VisitSingapore

Selain melakukan riset, kita juga bisa bertanya lho dengan teman-teman yang sudah lebih dulu mengunjungi negeri yang akan kita datangi. Sudah banyak grup-grup di media sosial yang bisa memberikan saran dan berbagi pengalaman tentang perjalanan mereka.

Nah, jadi untuk kalian yang sudah punya rencana untuk melancong keluar Indonesia enggak perlu ragu-ragu lagi 🙂

Just do it!

Selamat Liburan!