Buat Paspor Baru Tanpa Calo

WhatsApp Image 2018-01-07 at 20.35.44

Saya teringat empat tahun lalu membuat paspor untuk pertama kalinya untuk bepergian ke luar negeri.

read more: Negara Nyembur Banyu

Saat itu, saya harus datang ke kantor imigrasi terdekat dan mengambil nomor antrean yang dibatasi setiap harinya. Untuk mendapatkan nomor antrean pembuatan paspor, pemohon diharuskan datang mulai dari subuh sampai jam 7 pagi.

Saya berbagi tugas dengan suami dalam hal antrean pembuatan paspor. Suami mengantre ketika subuh dan saya mengurus Darren yang akan berangkat ke sekolah. Setelah Darren dijemput mobil jemputan sekolah, barulah saya menyusul suami di kantor imigrasi.

Nomor antrian sudah di tangan, dengan dokumen lengkap kami menunggu untuk dipanggil petugas imigrasi. Setelah berkas diserahkan kepada petugas, kami mendapatkan resi pembayaran biaya paspor senilai Rp255.000 (Dua Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah).

Proses belum selesai. Kami harus membayarkan biaya pembuatan paspor terlebih dahulu ke bank yang ditunjuk dan kembali ke kantor imigrasi dengan mengantre seperti proses di atas hanya untuk menyerahkan bukti pembayaran, diwawancara dan merekam foto paspor. Dan paspor bisa diambil setelah beberapa hari kemudian. Sungguh proses yang panjang untuk membuat sebuah paspor.

Bulan Oktober 2017, saya kembali membuat paspor untuk anak bungsu saya, Dre beserta dengan orang tua saya. Saya sudah membayangkan betapa riweuh-nya membuat paspor dengan proses seperti di atas. Saya sempat bertanya kepada teman yang berhasil membuat paspor secara online. Saat itu, dia mengunduh semua dokumen yang diperlukan kedalam situs imigrasi. Keberhasilan pengunduhan dan ini sangat dipengaruhi oleh kekuatan data internet. Penasaran dengan cara yang cukup praktis, saya pun mencoba ingin mengunduh dokumen di situs imigrasi.

Dan ternyata kalau sekarang ingin membuat paspor baru, kita tidak perlu lagi mengambil nomor antrean di imigrasi. Kita hanya perlu mengantri paspor secara online melalui situs https://antrian.imigrasi.go.id/Layanan/ .

Teman-teman hanya perlu melakukan pendaftaran dengan menggunakan email dan memasukkan nomer identitas penduduk. Di situs tersebut, kita dapat memilih imigrasi terdekat yang bisa didatangi serta tanggal dan jam yang dapat disesuaikan dengan jadwal harian kita. Saya memlih jam antrean setelah Dre selesai sarapan dan power nap di pagi hari.

Lalu, bagaimana selanjutnya proses pembuatan paspor baru di kantor imigrasi?

Pertama, bawalah nomor antrian yang kita dapatkan saat mendaftar melalui situs antrean online dan tukarkan nomor antrean tersebut di petugas. Dari sana, petugas akan mengatur antrean agar lebih tertata.

Kedua, setelah mengantri, teman-teman dapat mengisi formulir yang dibutuhkan untuk membuat paspor. Agar menghemat waktu, teman-teman dapat mengambil formulir tersebut di imigrasi terlebih dahulu sehari sebelumnya dan mengisinya di rumah. Hal ini dilakukan agar saat tiba di imigrasi, kalian sudah siap dan tidak perlu repot mengisi formulir.

Ketiga, pakai pakaian yang nyaman dan bukan berwarna putih. Proses pembuatan paspor baru kini lebih efisien karena setelah menyerahkan dokumen ke loket, teman-teman akan langsung diwawancara serta difoto. Selanjutnya, kalian mama akan  diberikan resi pembayaran pembuatan paspor seharga Rp355.000 (Tiga Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah) dan pulang ke rumah.

Keempat, teman-teman dapat membayar pembuatan biaya paspor melalui ATM. Bukti pembayaran dapat diberikan kepada imigrasi bersamaan dengan pengambilan paspor baru yang telah selesai dalam kurun waktu 4-5 hari kerja.

Seneng deh kalau sekarang mau bikin paspor itu semakin mudah. Kabarnya, untuk kalian yang perlu melakukan perpanjangan paspor lama, teman-teman bisa melakukannya di Mal Pelayanan Publik yang bertempat di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Selamat merencanakan liburan!

read more: Tour de Asia

Advertisements

All about NIVEA

Nivea, siapa yang gak kenal brand  yang satu ini? Saya pengguna setia Nivea, salah satunya lip butter dan saya mendapatkan rangkaian produk Nivea saat menghadari sebuah event salah satu e-commerce.

Kalian penasaran? Sama!  Saya juga penasaran bagaimana rangkaian produk Nivea buat kulit saya. Yuk kita cari tahu satu persatu searah jarum jam dimulai dari kiri bawah gambar di bawah ini:

dsc_1151

NIVEA White Oil Control Make Up Clear 2 in 1 Foam. Ini merupakan face wash yang mampu mengangkat make up. Penggunaannya pun seperti face wash  biasa. Teksturnya setelah terkena air creamy dan foamy.  Tersedia dalam ukuran 100ml.

237701-1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA Body Serum Intensive Moisture with SPF 25 PA++. Saya memakai serum ini saat beraktivitas di pagi hari. Formula yang diperkaya Grape Seed extract ini dapat memberikan kelembapan secara intensif untuk kulit kering. Saat mengaplikasikannya, serum ini terasa ringan, tidak lengket, dan cepat meresap kedalam kulit. Ditambah lotion ini diperkaya dengan SPF 25 PA++ yang memberikan perlindungan bagi kulit dari sinar UVA dan UVB. Tersedia dalam ukuran 75ml.

237685-1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA Soft. Saya menggunakan produk ini untuk wajah ketika terasa kering karena Nivea Soft mengandung Vitamin E dan Jojoba Oil. Dengan formula yang menyegarkan, produk ini menghaluskan dan membuat kulit kenyal. Tersedia dalam ukuran 50ml.

1

pic courtesy of nivea.co.id

NIVEA White Oil Control Make Up Clear 2 in 1 Mud. Produk ini tersedia dalam ukuran 100ml dan memiliki manfaat:

  1. Membantu mengurangi minyak berlebih
  2. Bebas kilau
  3. Kulit terasa halus
  4. Menyamakan warna kulit
  5. Kulit tampak lebih cerah
  6. Pori-pori tampak lebih kecil
  7. Bantu cegah komedo hitam
  8. Bantu cegah komedo putih
  9. Menyamarkan spot hitam
  10. Kulit terasa lembut
SAM_7418

pic courtesy of female daily

NIVEA MAKE UP CLEAR WHITE TONER. Saat mencoba toner ini, saya langsung suka karena efektif mengangkat make up dan kotoran di wajah. Produk ini diperkaya dengan Pearl Whitening Complex yang mampu mencerahkan wajah 10x lebih baik. Saat selesai memakai produk ini, ada sensasi dingin dan segar yang kulit saya rasakan. Yang menyenangkan lagi, Nivea Make Up Clear White Toner mampu membersihkan sisa make up, meminimalisir jerawat dan pori-pori membesar. Produk ini tergolong awet karena tersedia dalam ukuran 200ml.

dsc_1152

Nah itu dia ulasan rangkaian produk yang saya coba selama beberapa bulan. Dan saya suka kesuam rangkain produk Nivea 🙂

Kalau kamu suka produk yang mana?

CHRISYE a film by Rizal Mantovani

Kalau baca judul tulisan ini, pastinya udah tau dong siapa Chrisye itu? Chrisye, legenda pop Indonesia dengan single dan album yang hits.

Tentunya ga susah ya untuk mencari tahu siapa Chrisye, apa yang sudah dilakukannya dalam 40 tahun perjalanan karirnya… kita bisa dengan mudah melihatnya di wikipedia.

Namun, saya jadi tahu lebih banyak mengenai pribadi Almarhum Chrisye saat menonton film ini.

WhatsApp Image 2017-12-04 at 10.55.42

Press Screening, XXI Epicentrum Walk 1 Des 2017

Di awal film diceritakan tentang masa muda almarhum yang memiliki ketertarikan dalam bermusik. Ketertarikannya tersebut mengantar almarhum bergabung dengan Gipsy Band dan berkesempatan manggung selama satu tahun di New York, Amerika Serikat walau sempat ditentang oleh papinya. Pada masa itu, berkarir di bidang musik dianggap tidak memiliki masa depan yang baik makanya ditentang habis-habisan bahkan seringkali Chrisye harus masuk kedalam rumah diam-diam saat selesai manggung bersama band-nya. Tapi berhubung Chrisye pernah sakit sampai berbulan-bulan karena larangan papinya untuk bermusik, akhirnya papinya luluh juga untuk memberikan restu almarhum berkarir sebagai pemusik.

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39(1)

Dari film yang dibintangi Vino G Bastian ini,  saya jadi tahu betapa cupu dan kakunya almarhum saat harus berhadapan dengan mahluk yang namanya perempuan. Dan perempuan yang dipilih Chrisye, yang bisa jadi merupakan cinta pada pandangan pertamanya (kalau ini saya perlu nanya tante Yanti Noor, istri almarhum) sebagai pendamping hidupnya.

Saya juga melihat totalitas Chrisye dalam bermusik. Setiap selesai membuat lagu, single atau album, Chrisye selalu move forward. Selalu mencari sesuatu yang baru dan fresh, benar-benar memikirkan mulai dari konsep karya sampai paska produksi.

Kehidupan pribadi almarhum ditampilkan seutuhnya di film Chrisye, mulai dari keputusannya untuk menjadi mualaf sampai kegelisahan dalam hidup bersama dengan keempat anak buah pernikahan dengan Gusti Firoza Damayanti Noor yag diperankan oleh Velove Vexia. Diceritakan meskipun almarhum sudah menjadi penyanyi hebat, Chrisye masih merasa khawatir tidak bisa menafkahi keluarganya hanya dengan kemampuannya bernyanyi sehingga dia sempat memutuskan untuk berhenti menyanyi.

Melihat keadaan tersebut, Hendra Priyadi dan Jay Subyakto mendatangi Chrisye dan memberikan ide kepada almarhum untuk mengadakan konser tunggal di Jakarta Convention Centre. Konser bertajuk “Sendiri” merupakan pelopor konser tunggal musik Indonesia… keren ya!

Konser “Sendiri” yang diadakan pada 19 Agustus 1994 dengan diiringi orkestra aransemen Erwin Gutawa. Padahal, dua hari menjelang konser diadakan, almarhum sempat kehilangan suara. Tapi berkat dukungan penuh dari Erwin Gutawa dan Jay Subyakto, konser tersebut sukses diadakan. Sejak saat itu, Chrisye, Jay Subiakto dan Erwin Gutawa bersahabat hingga akhir hayatnya.

Setelah sukses dengan konser tunggalnya, lagi-lagi Chrisye merasakan kegelisahan dalam hidupnya yang berbeda dari kegelisahan sebelumnya. Perjalanan mencari jawaban atas kegelisahan spiritualnya membuat almarhumm menciptakan notasi sebuah lagu yang liriknya ditulis oleh penyair angkatan 66, Taufiq Ismail.

Ingin tahu bagaimana proses penulisan lirik “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” oleh Taufiq Ismail dan proses Chrisye melagukan lirik tersebut? Temukan jawabannya di film “Chrisye” yang akan tayang di bioskop kesayanganmu mulai 7 Desember 2017!

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.39

Judul Film: Chrisye

Sutradara: Rizal Mantovani

Penulis: Alim Sudio

Produksi: MNC Pictures

Tayang: 7 Desember 2017

Genre: Drama

Pemain: Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti Noor), RaySahetapy (Ayah Chrisye), Tien Basuki (Ibu Chrisye), Fendy Chow (Joris), Teuku Rifnu Wikana (Gauri), Cholidi Asadil Alam (Surya), Roby Tremonti (Jay Subyakto), Peter Taslim (Hendra Priyadi), Andi Arsyil (Erwin Gutawa), Irsyadillah (Addie Ms), Verdi Solaiman (Aciu), Eduwart Boang Manalu (Danny), Fauzi Baadilla (Imran Amir), Ali Mensan (Sinyang), Arick Ardiansyah (Sys Ns), Ayu Dyah Pasha (Ibu Yanti), Hetty Reksoprodjo (Tante Cia), Dwi Sasono (Guruh Soekarno Putra), Fuad Idris (Taufiq Ismail), Indra Aziz (Adjie Soetama), Nabila Bintang (Nissa 11 tahun), Shaquilla Nugraha (Risty 8 tahun), Toar & Rungan (Masha & Pasha 5 tahun), Tria The Changcuters (Eddy Sud), Nenny Welch (Acin)

Terima kasih MNC Pictures dan bloggercrony untuk undangannya  🙂

WhatsApp Image 2017-12-01 at 18.57.36

*pic courtesy of Andiyani Ahmad

 

Strolling around Kampong Glam

Perjalanan dua hari yang dimulai dari naik pesawat seorang diri ke negeri orang memberikan saya begitu banyak pengalaman yang sangat pribadi.

Perasaan yang awalnya was-was berganti dengan rasa percaya diri bahwa saya mampu melakukan perjalanan ini dan tidak merasa sendiri. Kemudian berbalik mengagumi keindahan negara kecil yang dibangun atas mimpi dari pendirinya.

read more: We build nation

Tibalah saya di perjalanan akhir di Singapura kali ini. Saya menjelajahi Kampung Glam, Haji Lane dan sekitarnya…. yang membuat saya jatuh cinta!

You  all need to see it by yourself, there aren’t much words to describe it… you must feel it! I have found gems!

Yang disayangkan adalah beberapa toko buka agak siang sehingga saya hanya melewati toko-toko tersebut tanpa mampir masuk kedalamnya.

whatsapp-image-2017-01-20-at-10-05-04

dsc_1957

Ada satu yang sangat menarik perhatian saya yaitu Children Little Museum yang lagi-lagi jam beroperasinya agak siang. Mungkin ini tandanya saya harus kembali kesini bersama anak-anak saya! Tapi saya sempat berfoto di depan museum ini  🙂

dsc_1964

dsc_1966

Bye for now Singapore, ’till we meet again!

read more: #neiiSGtrip

JUMBO SEAFOOD, EAST COST

Puas menjelajahi Gardens By The Bay, tiba waktunya untuk memanjakan perut ini dengan makan enak  🙂

Saya bersama dengan tim QM mencoba JUMBO Seafood, restoran seafood yang sejak tahun 1987 membuka gerainya di Singapura. Signature dish restoran ini yang juara adalah Chilli Crab. Buat teman-teman Muslim, jangan kuatir, kalian tetap dapat menikmati menu makanan ini. Kenapa? karena kepiting yang disajikan merupakan kepiting Raja Alaska yang hidupnya 100% di dalam air sehingga halal untuk dikonsumsi.

Sebelum mulai makan heboh, kita diberikan apron tipis supaya baju tetap bersih dari kecelakaan makan 😀

Terkadang, saya kalau lagi makan heboh suka ada aja makanan yang jatuh ke baju, jadi bikin noda deh… pe er kan buat nge-bersihinnya…. kalian begitu juga ga kalau makan?

img-20161214-wa0104

Kalau buat saya, makanan lainnya yang cocok banget di lidah selain Chilli Crab adalah roti mantou Jumbo Seafood. Baru kali ini saya mengunyah mantou yang empuk tapi didalamnya tidak kering, saya berkali-kali menambah roti ini sebagai ganti nasi putih…. puas sekali rasanyaaaa….. saat menuliskan artikel ini pun saya masih ingat rasanya mantou ini di dalam mulut 🙂

20161214_210922

dsc_1937

Liat deh warna udangnya yang begitu segar dan menarik… semangkuk gak cukup, harus nambah hihihihihihhi

dsc_1943

It was a well spent day!

Menyenangkan sekali mengamati orang-orang yang duduk-duduk dekat ikon negara ini,  belajar sejarah tentang Singapura, menikmati keindahan bunga-bunga di dunia dan terakhir makan seafood sampai kekenyangan  🙂

I will comeback for more! I promise you, SG!

read more: #neiiSGtrip

Jumbo Seafood
website: https://www.jumboseafood.com.sg/en/home
Block 1206 East Coast Parkway #01-07/08,
East Coast Seafood Centre, Singapore 449883
Tel : 6442 3435
Fax: 6444 5373

GARDENS BY THE BAY

dsc_1873

Pemandangan yang cantik bukan? Yep! Itu adalah Supertree Grove, Gardens By The Bay, Singapore.

Seperti yang kita ketahui bersama kalau Singapura itu punya taman-taman kecil yang indah dan nyaman buat warganya. Perlu kalian ketahui bahwa hampir 50% lahan yang ada di Singapura merupakan lahan terbuka hijau! Keren ya?! Padahal luas negara Singapura lebih kecil dibandingkan Indonesia tapi setengah luasnya adalah taman!

Hmm, Indonesia bakalan bisa kayak gitu ga ya?

dsc_1872

Di tahun 2006, ide untuk membuat City in a Garden dicetuskan dan pada 28 Juni 2012, Gardens By The Bay resmi dibuka untuk umum. Keputusan untuk membangun taman ini bukan merupakan hal yang mudah karena itu artinya pemerintah Singapura harus merelakan lahannya yang mungkin saja dapat digunakan sebagai tempat komersial bisnis yang menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk negara tersebut.

Well, saya sih gak heran kalau pemerintah Singapura berani mengambil langkah tersebut di atas karena warganegara-nya yang sudah taat pajak dan pemberantasan korupsi di sana dilakukan konsisten dan berkesinambungan. Sedangkan di Indonesia, satu-satunya lembaga pemberantasan korupsi malahan mau ditiadakan…. ini membuat saya gagal paham! maap curcol

Gardens By The Bay memiliki 12 area yang berbeda. Karena terbatasnya waktu, saya hanya punya kesempatan untuk mengunjungi 2 conservatory yaitu Flower Dome dan Cloud Forest.

Di Flower Dome, kita bisa melihat segala jenis bunga yang ada di dunia. Yang kerennya lagi, hampir setiap bulan, ada saja tema bunga yang diusung! Salah satunya “Autumn Harvest” yang merupakan tema September-Oktober  🙂

dsc_1918

Saat berada di area ini, saya jadi teringat akan ibu saya. Beliau pasti senang diajak ke tempat ini suatu hari nanti dan semoga saya juga diberi rezeki untuk bisa kembali kesini bersama mamih  🙂

dsc_1903

Di area yang kedua, Cloud Forest, di sini kita bisa melihat air terjun buatan. Singapura tidak memiliki keindahan seperti halnya Indonesia yang di mana kita bisa menikmati air terjun hampir di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan kita ga perlu pergi jauh ke Indonesia Timur, di Puncak pun ada air terjun 🙂

Saking kepengennya mereka memiliki air terjun, akhirnya dibuat air terjun artifisial. Walau artifisial, air terjun ini airnya dingin dan siap-siap untuk merasakan percikan air yang mengenai kita apabila kita terlalu dekat dengan posisi air terjun untuk berfoto.

dsc_1921

Akhir perjalanan di Gardens By The Bay memberikan saya pengalaman yang tidak terlupakan. Saya sungguh kagum dengan pemerintah negara ini yang bukan hanya mendirikan taman ini sebagai tempat wisata tetapi juga sebagai sarana belajar bagi warganya. Bravo!

dsc_1930

Selesai berkeliling di kedua area tersebut, kita bisa duduk duduk untuk menikmati langit yang cerah dan bertaburkan bintang kalau beruntung 🙂

read more: #neiiSGtrip

 

Gardens By The Bay

http://www.gardensbythebay.com.sg

18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953

 

 

NATIONAL MUSEUM, Stamford Road

Berjalan kaki di Singapura dan dilakukan di atas jam 9 pagi merupakan perjalanan yang menguras keringat karena ternyata cuaca di sana cukup panas  🙂

Tapi, keindahan setiap sudut negara termaju di Asia Tenggara ini membuat saya tidak berhenti berjalan.

Setelah melihat ikon negara ini, saya berkunjung ke Museum Nasional di Stamford Road

dsc_1817

20161214_103649

20161214_103736

20161214_103832

Saat melangkah kedalamnya, saya teringat anak sulung saya, Darren. Dia senang sekali mempelajari sejarah padahal saya tidak begitu menyukai sejarah. Namun, karena keingintahuannya yang sangat tinggi tentang sejarah apa pun yang ada di dunia, mau tidak mau saya pun akhirnya ikut mempelajarinya.

20161214_114533

dsc_1825

dsc_1837

Setiap sudut museum ini benar-benar membukakan mata saya bahwa Singapura dan warganya sangat menghargai sejarah.

Ketika tiba di ruang museum paling akhir, kita dapat menyaksikan pidato almarhum Lee Kuan Yew yang mengharu biru.

Bunyinya seperti ini, “For me it is a moment of anguish because all my life….you see the whole of my adult life…. I have believed in merger and the unity of these two territories. You know it’s a people connected by geography, economics, and ties of kinship… .”

Dan dengan bermodalkan mimpi (dream) dan semangat membangun bangsa (we build nation), Singapura telah menjadi negara yang menyejahterakan rakyatnya.

dsc_1850

dsc_1854

dsc_1839

dsc_1855

dsc_1864

I definately will come back with my eldest son and enjoying Singapore soon!

read more: #neiiSGtrip

 

National Museum of Singapore

http://nationalmuseum.sg/

93 Stamford Road, Singapore 178897